10 Ikan Hias Air Tawar yang Aman Dicampur, Ada yang Wajib Dipelihara Berkelompok

Muhammad Rusdian Nuzula • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 21:25 WIB
Bingung memilih ikan hias air tawar untuk akuarium komunitas? Ini 10 jenis yang dikenal damai dan menarik dipelihara. (PINTEREST)
Bingung memilih ikan hias air tawar untuk akuarium komunitas? Ini 10 jenis yang dikenal damai dan menarik dipelihara. (PINTEREST)

JAKARTA - Memelihara ikan hias air tawar dalam satu akuarium menjadi pilihan menarik bagi penghobi yang ingin menghadirkan beragam warna dan bentuk dalam satu tempat. Namun, pemilihan ikan tetap perlu memperhatikan karakter masing-masing. Sejumlah ikan dikenal memiliki sifat damai dan dapat hidup berdampingan, seperti maskoki, komet, koi, manfish, guppy, hingga corydoras.

Akuarium komunitas memungkinkan beberapa jenis ikan ditempatkan dalam satu lingkungan. Meski demikian, setiap ikan mempunyai kebiasaan yang berbeda. Ada ikan yang aktif pada malam hari, ada pula yang lebih nyaman hidup secara berkelompok.

Karena itu, mengenali karakter ikan sebelum mencampurkannya menjadi bagian penting dalam perawatan akuarium.

Baca Juga: 10 Ikan Hias Air Tawar yang Bisa Dicampur dalam Satu Akuarium, Nomor 7 Wajib Berkelompok

Maskoki dan Komet Punya Karakter Damai

Maskoki termasuk ikan hias yang sudah cukup dikenal di kalangan penghobi. Bentuk tubuhnya yang unik dan terlihat menggemaskan menjadi salah satu daya tarik utama. Selain penampilannya, maskoki memiliki karakter damai sehingga tidak dikenal suka mengusik ikan lain.

Ikan komet juga dapat menjadi pilihan untuk akuarium yang dihuni beberapa jenis ikan. Masih berada dalam keluarga ikan mas, komet memiliki bentuk tubuh yang berbeda dari maskoki. Tubuhnya cenderung lonjong dengan ekor panjang.

Karakter ikan komet disebut serupa dengan maskoki karena bersifat damai dan ramah terhadap ikan lainnya.

Ikan koi juga memiliki karakter yang relatif damai. Meski lebih sering ditemui di kolam, jenis koi tertentu dapat dipelihara di akuarium. Butterfly koi menjadi salah satu pilihan karena mempunyai sirip dan ekor panjang yang memberikan tampilan menyerupai kupu-kupu.

Manfish juga menarik untuk dipertimbangkan. Bentuk tubuhnya pipih dengan sirip yang cukup panjang. Ketika berenang, bentuk tubuh tersebut membuat manfish terlihat seperti layang-layang. Pergerakannya relatif tenang sehingga memberikan kesan anggun di dalam akuarium.

Guppy, Platy dan Molly Cocok untuk Akuarium Komunitas

Guppy mempunyai ukuran tubuh kecil dengan ekor lebar yang dihiasi berbagai warna dan pola. Penampilannya yang menarik membuat ikan ini dapat menjadi salah satu penghuni akuarium bersama jenis ikan lainnya.

Ada pula platy dan molly. Keduanya termasuk kelompok ikan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Varian warna serta kombinasi pola tubuh menjadi daya tarik tersendiri. Dari sisi karakter, keduanya dikenal ramah terhadap ikan lain yang hidup bersamanya.

Sementara itu, botia mempunyai kebiasaan yang berbeda. Ikan hias asli Indonesia tersebut bersifat nokturnal atau lebih aktif pada malam hari. Botia dapat dicampur dengan ikan lain, tetapi lebih menyukai kehidupan berkelompok.

Jika ingin memasukkan botia ke akuarium komunitas, penghobi perlu menempatkan beberapa ekor agar ikan tersebut dapat hidup dalam kelompoknya.

Neon Tetra hingga Corydoras

Neon tetra merupakan ikan mungil dengan warna tubuh mencolok. Warna tersebut membuatnya tampak bercahaya ketika berada di dalam akuarium. Neon tetra juga termasuk ikan yang hidup berkelompok.

Untuk membuatnya merasa nyaman dan mengurangi risiko stres, ikan neon tetra sebaiknya dipelihara setidaknya delapan ekor.

Baca Juga: 10 Ikan Hias Air Tawar yang Bisa Dicampur dalam Satu Akuarium, Nomor 7 Wajib Berkelompok

Ikan Sumatera juga memiliki ukuran relatif kecil. Ikan yang berasal dari Sumatera ini mempunyai warna dasar kuning dengan pola garis vertikal. Sama seperti neon tetra, ikan Sumatera dikenal hidup secara berkelompok dan dapat dicampur dengan ikan lain.

Pilihan terakhir adalah corydoras. Ikan mungil ini lebih banyak berada di dasar akuarium dan dikenal memiliki sifat pemalu. Penghobi dapat menambahkan dekorasi yang berfungsi sebagai tempat persembunyian agar corydoras memiliki ruang untuk berlindung.

Dengan memahami karakter masing-masing, penghobi dapat menentukan kombinasi ikan hias air tawar yang lebih sesuai untuk akuarium komunitas. Perbedaan kebiasaan, ukuran, dan kebutuhan hidup tetap perlu menjadi pertimbangan sebelum beberapa jenis ikan ditempatkan bersama.

 

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Top10Pedia
Neon Tetra Ikan Maskoki Ikan Komet Ikan Sumatera ikan hias air tawar