JAKARTA - Kebun rumah tidak harus memiliki halaman luas untuk bisa menghasilkan bahan makanan. Dengan memanfaatkan pot atau polybag, sejumlah tanaman yang sering digunakan di dapur dapat ditanam sendiri. Dalam video Urban Farming, lima tanaman yang direkomendasikan untuk kebun rumah adalah cabai, daun bawang, kangkung, bayam, dan tomat. Tanaman tersebut dipilih karena relatif mudah ditanam, cepat tumbuh, dan beberapa di antaranya dapat dipanen berulang kali.
Konsep ini bisa menjadi pilihan bagi masyarakat yang kerap membeli sayuran dalam jumlah lebih banyak daripada kebutuhan. Sayuran yang tersisa berisiko layu sebelum digunakan. Dengan memiliki tanaman sendiri, kebutuhan cabai atau sayuran dapat dipenuhi dengan memetik secukupnya ketika akan memasak.
Baca Juga: 3 Ciri Pemancing Gagal Mancing, Nomor 2 Sering Tidak Disadari
Cabai Jadi Tanaman Penting di Rumah
Cabai ditempatkan sebagai tanaman pertama yang direkomendasikan. Alasannya, cabai banyak digunakan dalam masakan sehari-hari, mulai dari sambal, tumisan, mie goreng, hingga berbagai menu rumahan.
Selain penggunaannya yang tinggi, harga cabai juga disebut dapat mengalami perubahan. Karena itu, menanam cabai sendiri dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi kebutuhan membeli cabai.
Media tanam yang dapat digunakan terdiri dari tanah, kompos atau pupuk kandang, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1. Cabai dapat ditanam dari biji maupun bibit yang sudah tersedia.
Jika dimulai dari biji, panen pertama disebut membutuhkan waktu sekitar 90 hari. Dengan perawatan yang baik, tanaman cabai juga dapat terus berproduksi hingga enam bulan atau lebih.
Daun Bawang Bisa Tumbuh Lagi Setelah Dipotong
Daun bawang menjadi tanaman kedua yang dinilai praktis untuk kebun rumah. Tanaman ini memiliki kelebihan karena daunnya dapat tumbuh kembali setelah dipotong.
Bahkan, bagian akar daun bawang yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tanam. Akar tersebut cukup ditanam di tanah atau wadah kecil. Dalam waktu sekitar satu sampai dua minggu, daun baru disebut mulai tumbuh.
Kondisi tersebut membuat daun bawang menjadi salah satu pilihan yang sesuai untuk pemula yang baru mencoba berkebun di rumah.
Kangkung dan Bayam Punya Waktu Panen Singkat
Tanaman ketiga adalah kangkung. Sayuran ini dikenal memiliki pertumbuhan cepat. Dari biji sampai panen, waktu yang dibutuhkan sekitar 25 hingga 30 hari.
Kangkung juga dapat ditanam di berbagai wadah. Polybag, pot, ember, bahkan wadah bekas dapat digunakan selama media tanam mencukupi dan tanaman memperoleh sinar matahari.
Sementara itu, bayam menjadi tanaman keempat yang direkomendasikan. Bayam disebut dapat dipanen dalam waktu sekitar 20 hingga 30 hari. Pertumbuhan yang cepat membuatnya cocok untuk kebun rumah yang ingin menghasilkan sayuran secara rutin.
Baca Juga: 3 Ciri Pemancing Gagal Mancing, Nomor 2 Sering Tidak Disadari
Tomat Lengkapi Kebun Rumah
Tanaman terakhir adalah tomat. Bahan ini sering digunakan untuk sambal, sayur, jus, maupun lalapan. Tomat juga dapat ditanam menggunakan pot atau polybag.
Jika mendapatkan perawatan yang baik, satu tanaman tomat disebut dapat menghasilkan puluhan buah. Agar tanaman di kebun tidak habis dipanen dalam waktu bersamaan, penanaman dapat dilakukan secara bertahap dengan jeda sekitar satu minggu.
Perawatan juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi dan cahaya. Kompos, pupuk kandang, serta pupuk organik cair dapat digunakan untuk membantu menjaga kondisi media tanam. Sebagian besar sayuran juga membutuhkan sekitar lima hingga enam jam sinar matahari setiap hari.
Panen rutin menjadi bagian lain yang perlu diperhatikan. Pada sejumlah tanaman, pemanenan justru dapat mendorong produksi berikutnya.
Dengan mengombinasikan cabai, daun bawang, kangkung, bayam, dan tomat, kebun kecil di rumah dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan pangan untuk kebutuhan sehari-hari. Selain berpotensi menghemat pengeluaran dapur, aktivitas berkebun juga dapat membuat lingkungan rumah terasa lebih hijau dan menjadi kegiatan fisik yang menyenangkan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : URBAN Farming