SURABAYA - Resep rawon setan khas Surabaya bisa menjadi pilihan bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati hidangan Jawa Timur tanpa harus datang langsung ke Kota Pahlawan. Dalam sebuah video YouTube, Susi Herawati membagikan cara membuat rawon dengan kuah hitam pekat, daging sapi empuk, serta racikan bumbu yang kaya rempah. Resep ini juga menggunakan pepaya muda sebagai salah satu bahan tambahan dan dapat disajikan bersama kecambah, sambal terasi, serta tempe goreng.
Rawon dikenal sebagai salah satu makanan khas Jawa Timur yang memiliki ciri khas kuah berwarna gelap. Warna tersebut berasal dari kluwak yang menjadi salah satu bahan utama dalam racikan bumbunya.
Dalam resep yang dibagikan, proses pembuatan rawon dimulai dari menyiapkan daging sapi sebanyak 500 gram. Daging yang digunakan dapat berupa bagian has dalam maupun bagian lain sesuai pilihan.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Hilang, Apakah Hak Kepemilikan Ikut Hilang? Ini Penjelasannya
Daging Empuk Jadi Perhatian Utama
Salah satu tahapan yang ditekankan adalah proses membuat daging menjadi lebih empuk. Dalam video tersebut, daging diberi tambahan soda kue dan cuka dapur. Campuran tersebut disebut membantu proses pengempukan daging.
Setelah didiamkan sekitar 30 menit, daging harus dicuci hingga bersih sebelum dimasak. Daging kemudian direbus hingga empuk. Proses perebusan yang dilakukan dalam video berlangsung sekitar 30 menit.
Bagi yang memiliki panci presto, proses pengempukan daging juga dapat dilakukan dengan alat tersebut. Air bekas rebusan daging tidak langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan kembali sebagai kaldu untuk kuah rawon.
Setelah daging matang, bahan tersebut dipotong sesuai selera. Sementara itu, pepaya muda dipotong berbentuk dadu dan daun bawang juga diiris untuk digunakan dalam tahap akhir memasak.
Kluwak Menjadi Kunci Kuah Rawon
Bumbu rawon yang digunakan cukup beragam. Selain kluwak, terdapat kencur, lengkuas, jahe, kayu manis, bawang putih, bawang merah, kunyit, daun jeruk, daun salam, serta serai.
Bumbu tambahan lainnya terdiri dari kemiri, ketumbar dan jinten. Ketiga bahan tersebut terlebih dahulu disangrai agar aromanya lebih kuat sebelum dihaluskan bersama bahan bumbu lainnya.
Kluwak menjadi bahan yang tidak boleh dilewatkan. Bagian cangkangnya dibuang dan isi kluwak diperiksa terlebih dahulu sebelum digunakan. Dalam video tersebut, kluwak disarankan untuk dicicipi. Jika rasanya pahit, bahan tersebut tidak digunakan.
Kluwak kemudian diberi sedikit air panas agar lebih lunak. Setelah itu, bahan tersebut dihaluskan bersama bumbu yang telah disiapkan menggunakan blender.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Hilang, Apakah Hak Kepemilikan Ikut Hilang? Ini Penjelasannya
Kuah Rawon Dimasak Bersama Daging dan Pepaya Muda
Tahap berikutnya adalah menumis bumbu. Serai, daun jeruk, daun salam, dan kayu manis dimasukkan terlebih dahulu hingga layu. Setelah itu, bumbu yang telah dihaluskan dimasukkan dan ditumis sampai matang.
Bumbu yang telah matang kemudian dicampurkan dengan kaldu sapi dari hasil rebusan sebelumnya. Pepaya muda dan potongan daging sapi dimasukkan ke dalam kuah, kemudian ditambahkan bumbu penyedap sesuai kebutuhan.
Kecap manis juga ditambahkan untuk memperkaya rasa. Setelah semua bahan tercampur, rawon dimasak hingga matang dan rasanya dapat disesuaikan kembali dengan menambahkan garam atau bumbu lain jika diperlukan.
Daun bawang dimasukkan menjelang akhir proses memasak agar tidak terlalu lama berada di dalam kuah.
Rawon yang sudah matang kemudian disajikan bersama kecambah, tempe goreng dan sambal terasi. Perpaduan tersebut menjadi pelengkap untuk menikmati hidangan berkuah hitam khas Jawa Timur.
Resep rawon setan ini juga disebut dapat menjadi inspirasi bagi mereka yang ingin membuat hidangan untuk keluarga maupun sebagai menu usaha warung makan.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
Sumber : Susi Herawati