JAKARTA - Nasi Kucing menjadi salah satu menu sederhana yang lekat dengan angkringan, terutama di Semarang dan Yogyakarta. Porsinya kecil, tetapi perpaduan nasi hangat, teri Lombok Ijo, kacang tanah, dan cabai hijau menghadirkan rasa gurih, manis, asin, hingga pedas dalam satu bungkus.
Menu ini juga dikenal dekat dengan kehidupan mahasiswa dan anak kos. Porsinya yang tidak terlalu banyak membuat nasi kucing kerap disantap bersama lauk atau beberapa makanan pendamping lain yang tersedia di angkringan.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Hilang karena Banjir atau Bencana? Begini Cara Mengurus Penggantinya
Teri Lombok Ijo Jadi Pelengkap Utama
Salah satu varian yang bisa dibuat adalah nasi kucing dengan teri Lombok Ijo. Bahan utamanya cukup sederhana dan mudah ditemukan. Teri yang digunakan dapat berupa teri asin maupun teri tanpa garam. Dalam resep tersebut, digunakan teri tanpa garam agar rasa bumbu lebih mudah disesuaikan.
Selain teri, kacang tanah menjadi bahan pelengkap yang memberikan tekstur renyah. Sekitar 30 gram kacang tanah dan teri digoreng terlebih dahulu hingga matang.
Bumbu Lombok Ijo menggunakan cabai hijau besar serta cabai rawit hijau untuk memberikan rasa pedas. Bumbu tersebut kemudian dipadukan dengan bawang merah, bawang putih, serai, lengkuas, daun jeruk, dan daun salam.
Setelah bumbu ditumis, bahan tambahan seperti garam, gula, penyedap, air asam jawa, dan kecap manis dimasukkan. Campuran tersebut dimasak hingga bumbu menyatu dan menghasilkan rasa yang gurih, manis, serta pedas.
Teri dan kacang tanah yang sebelumnya sudah digoreng kemudian dicampurkan ke dalam bumbu. Proses memasak dilanjutkan sampai bumbu menjadi lebih meresap dan tidak terlalu berair.
Nasi Dibungkus Daun Pisang dalam Porsi Kecil
Setelah teri Lombok Ijo siap, tahap berikutnya adalah menyiapkan nasi. Nasi putih panas diletakkan di atas daun pisang dengan porsi sekitar satu setengah sendok sayur.
Teri Lombok Ijo kemudian ditambahkan di atas nasi. Kacang tanah dan cabai hijau juga dapat menjadi pelengkap sebelum nasi dibungkus menggunakan daun pisang.
Ukuran bungkus yang kecil menjadi salah satu ciri khas nasi kucing. Nama tersebut bukan berarti makanan yang menggunakan daging kucing. Sebutan nasi kucing merujuk pada porsinya yang kecil.
Ukuran tersebut membuat nasi kucing mudah disantap sebagai makanan ringan maupun bagian dari makan malam. Di angkringan, menu ini juga dapat dikombinasikan dengan berbagai makanan pendamping lainnya.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Hilang karena Banjir atau Bencana? Begini Cara Mengurus Penggantinya
Rasa Sederhana yang Cocok untuk Anak Kos
Perpaduan nasi hangat dan teri Lombok Ijo menghasilkan rasa yang cukup kompleks meskipun menggunakan bahan sederhana. Rasa gurih berasal dari teri dan bumbu, sementara kecap memberikan sentuhan manis.
Cabai hijau dan cabai rawit membuat sensasi pedas semakin terasa. Kacang tanah memberikan tekstur renyah sehingga nasi yang lembut tidak terasa monoton.
Nasi Kucing kemudian menjadi pilihan yang cocok bagi mereka yang ingin menikmati makanan dengan porsi sederhana. Bagi mahasiswa dan anak kos, menu seperti ini juga dapat menjadi pilihan ketika ingin makan dengan biaya yang lebih terjangkau.
Dengan bahan yang mudah ditemukan dan proses pembuatan yang relatif sederhana, nasi kucing teri Lombok Ijo dapat dibuat sendiri di rumah. Penyajiannya menggunakan daun pisang juga memberikan aroma khas yang semakin memperkuat karakter makanan yang identik dengan angkringan tersebut.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : Ceceromed Kitchen