JAKARTA - Bakso Malang bukan sekadar bakso yang disajikan bersama kuah. Sajian ini dapat dibuat lengkap dengan bakso daging, tahu isi bakso, pangsit goreng, serta kuah gurih yang menjadi penentu cita rasa. Dalam resep Yudo Bustara, kunci bakso yang lembut terletak pada pengolahan daging, penggunaan air es, serta takaran tepung sagu. Sementara itu, kuah dibuat lebih kaya dengan bawang putih, bumbu sederhana, sumsum, dan bagian berlemak dari brisket.
Cara membuatnya memang membutuhkan beberapa tahap. Namun, satu adonan dasar dapat dimanfaatkan untuk membuat beberapa isian sekaligus sehingga menghasilkan sajian Bakso Malang yang lengkap.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Hilang, Siapkan Berkas Ini Sebelum Datang ke Kantor Pertanahan
Air Es Jadi Salah Satu Kunci Adonan Bakso
Pembuatan dimulai dari adonan dasar bakso. Bawang putih, garam, merica, dan satu butir telur diproses terlebih dahulu menggunakan food processor hingga halus.
Setelah bumbu halus, daging cincang atau daging giling dimasukkan bersama tepung sagu. Takaran tepung bisa disesuaikan dengan tekstur bakso yang diinginkan.
Jika ingin menghasilkan bakso yang lebih kenyal, tepung sagu dapat digunakan lebih banyak. Sebaliknya, penggunaan tepung yang lebih sedikit membuat cita rasa daging lebih dominan.
Bahan lain yang tidak kalah penting adalah air es. Air ini digunakan agar daging tidak menjadi keras ketika diproses. Semua bahan kemudian diolah sampai menghasilkan tekstur yang lembut, rata, dan tidak terlalu basah.
Adonan tersebut selanjutnya dibagi untuk membuat bakso, tahu bakso, dan pangsit.
Membentuk Bakso Tak Harus Pakai Cara Lama
Setelah adonan siap, air dipanaskan hingga mendidih. Namun, ketika adonan bakso akan dimasukkan, api dimatikan sehingga bakso tidak langsung terkena panas berlebihan.
Bakso dapat dibentuk menggunakan tangan. Adonan diambil, kemudian diputar-putar hingga membentuk bulatan. Cara tersebut bisa menghasilkan bakso yang cukup rapi jika dilakukan dengan benar.
Ada pula cara yang lebih praktis menggunakan scoop es krim mini. Alat tersebut membantu membuat ukuran bakso lebih seragam. Hal ini terutama berguna apabila bakso dibuat dalam jumlah banyak atau untuk keperluan jualan.
Supaya adonan tidak lengket, tangan dapat dibasahi terlebih dahulu. Bakso kemudian dibulatkan hingga permukaannya halus sebelum dimasukkan ke air panas. Bakso yang sudah mengapung menandakan proses pemasakan telah selesai.
Tahu dan Pangsit Melengkapi Bakso Malang
Adonan yang sama juga digunakan untuk membuat tahu bakso. Tahu dipotong berbentuk segitiga, kemudian bagian dalamnya sedikit dipotong dan dibuka.
Adonan bakso dimasukkan ke bagian dalam tahu. Setelah semua tahu terisi, bahan tersebut dikukus selama sekitar lima sampai 10 menit.
Untuk pangsit, kulit pangsit diisi sekitar satu sendok makan adonan bakso. Bagian tepi kulit diberi air agar dapat merekat. Bentuk pangsit bisa disesuaikan sebelum digoreng menggunakan minyak panas.
Kedua pelengkap tersebut membuat sajian Bakso Malang tidak hanya berisi bola-bola daging.
Baca Juga: Sertifikat Tanah Hilang, Siapkan Berkas Ini Sebelum Datang ke Kantor Pertanahan
Kuah Gurih Jadi Penentu Sajian
Setelah semua pelengkap siap, perhatian beralih pada kuah. Air didihkan bersama bawang putih yang sudah dimemarkan. Garam dan merica kemudian ditambahkan untuk memberikan rasa dasar.
Air bekas merebus bakso dapat digunakan sebagai kuah. Namun, air baru juga bisa dipakai sesuai kebutuhan.
Rahasia tambahan dalam resep ini adalah penggunaan sumsum dan brisket. Bagian yang memiliki lemak tersebut direbus kembali bersama kuah untuk menghasilkan rasa yang lebih kaya.
Bakso, tahu, dan pangsit kemudian disajikan bersama kuah. Mie kuning juga dapat ditambahkan sebagai pelengkap.
Dengan teknik tersebut, Bakso Malang dapat dibuat sendiri di rumah dengan komponen yang lengkap. Tekstur bakso yang lembut, tahu berisi adonan daging, pangsit goreng, serta kuah kaya rasa menjadi satu sajian yang bisa dinikmati bersama.
Editor : Muhammad Rusdian NuzulaSumber : Willgoz Kitchen