Anggrek Dendrobium Albertii Punya Bunga Lebat, Satu Tangkai Bisa 25 Kuntum

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:45 WIB
Anggrek dendrobium Albertii disebut langka dan harum, dengan satu tangkai mampu menghasilkan lebih dari 25 kuntum. (Pinterest)
Anggrek dendrobium Albertii disebut langka dan harum, dengan satu tangkai mampu menghasilkan lebih dari 25 kuntum. (Pinterest)

BANDUNG - Anggrek dendrobium Albertii menjadi salah satu tanaman yang mencuri perhatian dalam ulasan Anggrek Jawabarat. Anggrek klasik ini diperlihatkan sedang berbunga sangat lebat dengan tangkai panjang yang menjuntai. Tak hanya cantik, bunganya juga disebut memiliki aroma harum yang menjadi salah satu daya tarik utama.

Tanaman Albertii yang ditampilkan merupakan koleksi pribadi dan tidak untuk dijual. Pemiliknya bahkan berencana memperbanyak tanaman tersebut terlebih dahulu. Keputusan itu membuat rumpun besar yang sedang berbunga tidak dapat dipesan oleh penghobi.

Penampilan tanaman menjadi semakin menarik karena satu tanaman disebut mampu menghasilkan sekitar enam hingga tujuh tangkai bunga. Jumlah tersebut membuat rumpun terlihat padat ketika beberapa tangkai memasuki masa berbunga secara bersamaan.

Keistimewaan lainnya terlihat dari jumlah kuntum pada setiap tangkai. Dalam ulasan tersebut disebutkan satu tangkai dapat memiliki lebih dari 25 bunga. Tangkai yang panjang dan menjuntai membuat rangkaian bunga tampak semakin penuh.

Baca Juga: Jenis Anggrek Bulan di Indonesia, 22 Spesies Ini Punya Karakter Berbeda

Pesona Albertii Saat Berbunga

Albertii diperlihatkan dengan sejumlah tangkai yang sudah berbunga dan sebagian lainnya masih membawa kuncup. Kondisi tersebut memperlihatkan bagaimana satu tanaman dapat menghasilkan tampilan bunga yang sangat ramai.

Jumlah tangkai menjadi salah satu kelebihan yang dibahas dalam video. Satu tanaman tidak hanya menghasilkan satu atau dua tangkai, tetapi dapat mencapai sekitar enam hingga tujuh tangkai.

Ketika bunga pada tangkai tersebut berkembang secara bersamaan, rumpun terlihat sangat lebat. Bunga-bunga yang menjuntai panjang juga memberikan kesan berbeda dibandingkan tanaman yang hanya memiliki sedikit bunga.

Ukuran tangkai turut menjadi perhatian. Tangkai Albertii yang diperlihatkan disebut berukuran jumbo dan terlihat cukup tebal. Karakter tersebut semakin menonjolkan kesan kuat pada tanaman ketika sedang berbunga.

Keindahan bunga bahkan menjadi bahan pembicaraan sepanjang ulasan. Albertii disebut sangat cantik dan mampu menarik perhatian hanya dengan melihat banyaknya bunga yang muncul.

Wanginya Menjadi Keunggulan Lain

Selain penampilan, aroma bunga menjadi daya tarik lain dari Albertii. Dalam video, bunga tersebut beberapa kali disebut sangat harum.

Aroma tersebut membuat tanaman tidak hanya menarik secara visual. Ketika sedang berbunga, kehadiran wangi menjadi bagian dari pengalaman menikmati koleksi anggrek.

Albertii juga disebut sebagai anggrek klasik yang kini semakin sulit ditemukan. Dalam ulasan tersebut, tanaman ini disebut sudah dianggap langka pada 2023.

Kelangkaan menjadi salah satu faktor yang dikaitkan dengan meningkatnya harga tanaman. Keindahan bunga dan sulitnya menemukan tanaman dalam kondisi tertentu membuat Albertii dinilai memiliki nilai tersendiri.

Meski demikian, rumpun besar yang ditampilkan bukan barang dagangan. Pemiliknya menegaskan bahwa tanaman tersebut tidak untuk dijual.

Bahkan terdapat keinginan untuk memperbanyak tanaman sebelum hasilnya dapat digunakan untuk keperluan lain. Dalam percakapan video, muncul candaan bahwa tanaman tersebut dapat ditukar dengan mobil, tetapi proses perbanyakan perlu dilakukan terlebih dahulu.

Baca Juga: Jenis Anggrek Bulan Spesies Indonesia, Ini 22 Varietas yang Dibahas Adi De Orch

Rumpun Besar Sulit Dipesan

Tanaman yang menjadi objek ulasan sebelumnya berada di dalam pot plastik. Setelah itu, tanaman dipindahkan ke pot lain.

Karena baru saja dipindahkan, media tanamnya disebut belum sepenuhnya menetap. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi daya tarik tanaman yang sedang berbunga.

Rumpun besar seperti yang diperlihatkan disebut sangat jarang dan tidak tersedia untuk dipesan. Kelangkaan tersebut menjadi salah satu alasan tanaman besar memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan pilihan yang lebih ekonomis.

Bagi penghobi yang tetap ingin memiliki Albertii, Anggrek Jawabarat menyebut tersedia pilihan yang lebih ekonomis melalui live sale. Pilihan tersebut dapat dipantau melalui channel Anggrek Jawabarat.

Sementara itu, tanaman besar yang ditampilkan tetap menjadi koleksi pribadi. Perbanyakan menjadi langkah yang disebut perlu dilakukan agar tanaman dapat berkembang menjadi lebih banyak.

Ulasan ini memperlihatkan daya tarik anggrek dendrobium Albertii dari sisi jumlah bunga, panjang tangkai, aroma, dan kelangkaannya. Satu tanaman dapat menghasilkan sekitar enam hingga tujuh tangkai, sedangkan satu tangkai mampu membawa lebih dari 25 kuntum.

Kombinasi tersebut membuat Albertii tampak sangat menonjol ketika sedang berbunga. Bagi penghobi tanaman hias, kondisi seperti ini menjadi salah satu alasan anggrek klasik tetap menarik untuk dikoleksi.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Anggrek Jawabarat
anggrek Dendrobium Anggrek Jawabarat Anggrek Langka Anggrek Klasik Albertii