Anggrek Cattleya Cepat Berbunga, Fokus pada Tunas Baru dan Pola Pemupukan

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:15 WIB
Anggrek Cattleya cepat berbunga dengan fokus tunas baru, pupuk, cahaya, sirkulasi udara, dan media tanam.(Pinterest)
Anggrek Cattleya cepat berbunga dengan fokus tunas baru, pupuk, cahaya, sirkulasi udara, dan media tanam.(Pinterest)

JAKARTA - Anggrek Cattleya membutuhkan perhatian khusus pada pertumbuhan tunas baru jika ingin lebih cepat berbunga. Dalam perawatan yang dibagikan Kebun Tetangga, bunga Cattleya lebih diharapkan muncul dari tunas baru yang sudah cukup besar karena tidak semua tunas mampu menghasilkan bunga. Karena itu, pertumbuhan tunas menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan sejak awal. Teks yang ditempel

Cattleya dikenal memiliki pertumbuhan tunas yang beragam dalam satu tanaman. Ada tunas yang masih berukuran kecil, tetapi ada pula yang sudah berkembang lebih besar dan memiliki peluang berbunga. Perbedaan ukuran tersebut berkaitan dengan kesiapan tanaman untuk memasuki fase pembungaan.

Baca Juga: Anggrek Vanda Dipilih karena Lingkungan Lembap, Vanda Lombokensis Jadi Favorit

Fokus pada Tunas yang Sudah Besar

Dalam satu rumpun Cattleya, jumlah tunas tidak selalu menentukan seberapa cepat tanaman berbunga. Tunas yang masih kecil disebut belum memiliki cadangan makanan yang cukup untuk menghasilkan bunga.

Sebaliknya, tunas yang sudah berukuran besar memiliki peluang lebih baik untuk berbunga karena cadangan makanan yang tersedia dianggap lebih mencukupi. Karena itu, penghobi disarankan tidak hanya melihat banyaknya tunas, tetapi juga memperhatikan perkembangan setiap tunas.

Tunas yang jumlahnya banyak tetap memiliki keuntungan untuk pertumbuhan tanaman di masa mendatang. Jika tunas-tunas tersebut berkembang dengan baik, peluang munculnya lebih banyak batang berbunga juga semakin besar.

Pemupukan Dibedakan Berdasarkan Fase Pertumbuhan

Untuk merangsang pertumbuhan tunas baru, perawatan dimulai dengan pemberian pupuk pertumbuhan. Setelah tunas berkembang dan ukurannya sudah cukup besar, pupuk kemudian diganti dengan pupuk yang ditujukan untuk merangsang pembungaan.

Dalam praktik yang dibagikan, Gandasil digunakan sebagai salah satu pupuk. Gandasil B disebut digunakan untuk pembungaan, sedangkan Gandasil D digunakan untuk pertumbuhan. Jika menggunakan merek lain, komposisinya disarankan menyerupai kebutuhan tersebut.

Gandasil B yang disebut dalam pembahasan memiliki kandungan 6 persen nitrogen, 20 persen fosfor dan 30 persen kalium. Untuk membuat larutan, digunakan lima liter air dan satu sendok makan pupuk. Bagi yang belum terbiasa menggunakan pupuk kimia, dosis awal disarankan lebih rendah kemudian dinaikkan secara bertahap.

Pemupukan Cukup Dilakukan Berkala

Pemberian pupuk pada Cattleya dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanaman. Untuk merangsang bunga, pupuk dapat diberikan dengan cara menyiram atau merendam bagian media dan akar hingga basah.

Penyemprotan langsung ke bagian tertentu tanaman tidak disarankan dalam praktik tersebut ketika tanaman sedang diarahkan untuk berbunga. Alasannya, larutan pupuk kimia dapat mengenai bagian yang sedang memunculkan bunga dan berisiko membuatnya terbakar.

Interval pemupukan yang dibagikan adalah seminggu sekali, tetapi dalam satu bulan terdapat satu kali penyiraman tanpa pupuk. Artinya, tanaman diberi pupuk tiga kali dan pada kesempatan berikutnya hanya diberikan air bersih.

Pemberian air tanpa pupuk tersebut dilakukan untuk membantu menetralkan sisa pupuk dan mengurangi penumpukan bahan kimia pada media tanam. Siklus kemudian dilanjutkan sampai tanaman berbunga.

Sirkulasi Udara dan Cahaya Jadi Perhatian

Selain pemupukan, anggrek Cattleya membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Tanaman dapat digantung apabila lokasi memiliki pergerakan udara yang cukup. Jika kondisi lebih berangin, tanaman dapat ditempatkan di rak.

Intensitas cahaya yang disebut dalam pembahasan berada sekitar 70 hingga 85 persen. Cattleya membutuhkan cahaya yang cukup banyak jika dibandingkan dengan anggrek bulan atau Phalaenopsis.

Media tanam yang digunakan juga cukup beragam. Cattleya dapat ditanam menggunakan moss, serabut kelapa, akar pakis, arang maupun kulit kayu. Namun, jenis media akan memengaruhi kebutuhan penyiraman.

Media yang memiliki daya serap air cukup baik dapat disiram sekitar dua sampai tiga hari sekali. Sementara penggunaan arang atau kulit kayu disebut membutuhkan penyiraman lebih sering, terutama ketika cuaca panas.

Baca Juga: Anggrek Vanda Jadi Andalan Penghobi, Bisa Tumbuh Tanpa Media Tanah

Cattleya Butuh Waktu untuk Berbunga

Salah satu tantangan dalam merawat Cattleya adalah waktu berbunga yang relatif lama dibandingkan Dendrobium atau Phalaenopsis. Bunga Cattleya juga disebut tidak bertahan terlalu lama, dengan rata-rata sekitar dua minggu.

Bunga sebaiknya tidak terkena air hujan atau siraman langsung karena dapat membuat bunga lebih cepat layu dan gugur. Meski membutuhkan kesabaran, Cattleya tetap memiliki daya tarik tersendiri karena bunganya berukuran besar, harum dan dianggap elegan.

Dengan fokus pada pertumbuhan tunas, pemupukan sesuai fase, sirkulasi udara, cahaya dan penyiraman berdasarkan media, penghobi dapat merawat Cattleya sambil menunggu tunas berkembang hingga siap memasuki fase pembungaan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kebun Tetangga
Pupuk Anggrek anggrek Cattleya Cattleya berbunga tunas Cattleya Kebun Tetangga