Anggrek Cattleya Sulit Berbunga? Ternyata Ukuran Tunas Jadi Salah Satu Kuncinya

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:20 WIB
Anggrek Cattleya sulit berbunga? Simak cara fokus pada tunas, pupuk, cahaya, media, dan penyiraman agar bunga muncul.(Pinterest)
Anggrek Cattleya sulit berbunga? Simak cara fokus pada tunas, pupuk, cahaya, media, dan penyiraman agar bunga muncul.(Pinterest)

JAKARTA - Anggrek Cattleya membutuhkan kesabaran dalam proses pembungaan. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pertumbuhan tunas baru karena tidak semua tunas mampu menghasilkan bunga. Tunas yang masih kecil dinilai belum memiliki cadangan makanan yang cukup, sedangkan tunas yang sudah besar memiliki peluang lebih baik untuk memasuki fase berbunga. Teks yang ditempel (1)

Dalam perawatan yang dibagikan Kebun Tetangga, fokus utama untuk mendapatkan bunga Cattleya adalah memastikan tunas baru tumbuh dengan baik. Tunas lama yang sudah pernah berbunga disebut memiliki peluang kecil untuk kembali menghasilkan bunga sehingga perhatian lebih banyak diarahkan pada tunas baru.

Satu tanaman Cattleya bahkan dapat memiliki beberapa tunas sekaligus. Namun, banyaknya tunas tidak otomatis membuat tanaman langsung berbunga. Ukuran dan perkembangan tunas menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Baca Juga: Anggrek Vanda Dipilih karena Lingkungan Lembap, Vanda Lombokensis Jadi Favorit

Tunas Besar Lebih Siap Berbunga

Tunas Cattleya yang masih kecil membutuhkan waktu untuk berkembang. Pada tahap tersebut, tanaman dinilai belum mempunyai cadangan makanan yang cukup untuk mendukung pembungaan.

Sebaliknya, tunas yang sudah besar memiliki peluang lebih tinggi untuk menghasilkan bunga. Karena itu, penghobi tidak perlu terburu-buru mengharapkan bunga ketika tunas masih berukuran kecil.

Jumlah tunas tetap menjadi keuntungan untuk perkembangan tanaman ke depan. Jika dalam satu pot terdapat beberapa tunas yang berkembang hingga cukup besar, peluang munculnya beberapa batang bunga dalam satu waktu juga semakin terbuka.

Dengan demikian, Cattleya yang memiliki banyak tunas membutuhkan kesabaran. Pertumbuhan tunas satu per satu dapat menjadi modal untuk mendapatkan tanaman yang lebih rimbun dan pembungaan yang lebih banyak pada waktu berikutnya.

Pupuk Disesuaikan dengan Fase Tanaman

Setelah bunga selesai, pemberian pupuk pertumbuhan dilakukan untuk merangsang munculnya tunas baru. Ketika tunas sudah berkembang dan mencapai ukuran yang cukup, pupuk kemudian diarahkan untuk merangsang pembungaan.

Dalam perawatan yang dibagikan, Gandasil digunakan sebagai salah satu pilihan pupuk. Gandasil B digunakan untuk tanaman yang diarahkan berbunga, sedangkan Gandasil D digunakan untuk pertumbuhan.

Gandasil B yang disebut dalam pembahasan memiliki kandungan 6 persen nitrogen, 20 persen fosfor dan 30 persen kalium. Larutan dibuat menggunakan lima liter air dan satu sendok makan pupuk. Bagi penghobi yang belum terbiasa menggunakan pupuk kimia, dosis dapat dimulai lebih rendah kemudian dinaikkan secara bertahap.

Jangan Terlalu Sering Memberikan Pupuk

Pemupukan dilakukan secara berkala. Dalam pola yang dibagikan, tanaman diberi pupuk setiap minggu selama tiga kali, kemudian pada pemberian berikutnya hanya menggunakan air bersih.

Penyiraman tanpa pupuk tersebut dilakukan untuk membantu menetralkan sisa pupuk dan mengurangi penumpukan bahan kimia pada media tanam. Setelah itu, siklus pemupukan kembali dilanjutkan sampai tanaman berbunga.

Untuk tanaman yang sedang diarahkan berbunga, pemberian pupuk dilakukan dengan menyiram atau merendam area akar dan media sampai cukup basah. Penyemprotan langsung ke bagian tanaman yang berpotensi mengeluarkan bunga sebaiknya dihindari dalam metode tersebut karena larutan pupuk kimia berisiko mengenai bagian tersebut.

Baca Juga: Anggrek Vanda Jadi Andalan Penghobi, Bisa Tumbuh Tanpa Media Tanah

Cattleya Butuh Cahaya dan Udara yang Baik

Selain pupuk, kondisi lingkungan juga berpengaruh terhadap pertumbuhan Cattleya. Tanaman membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Cattleya dapat digantung apabila lokasi memiliki aliran udara yang sesuai. Jika tempat terlalu berangin, tanaman dapat diletakkan di rak.

Intensitas cahaya yang disebut dalam perawatan berada di kisaran 70 hingga 85 persen. Kebutuhan cahaya Cattleya disebut lebih tinggi dibandingkan anggrek bulan atau Phalaenopsis.

Media tanam dapat menggunakan berbagai bahan, seperti moss, serabut kelapa, akar pakis, arang dan kulit kayu. Frekuensi penyiraman kemudian disesuaikan dengan media yang digunakan.

Jika memakai media dengan kemampuan menyerap air cukup baik, penyiraman dapat dilakukan sekitar dua sampai tiga hari sekali. Sementara media seperti arang atau kulit kayu membutuhkan penyiraman lebih sering, terutama saat cuaca panas.

Bunga Cattleya Tidak Bertahan Terlalu Lama

Cattleya disebut membutuhkan waktu berbunga lebih lama dibandingkan Dendrobium atau Phalaenopsis. Setelah mekar, bunga rata-rata bertahan sekitar dua minggu.

Bunga juga sebaiknya tidak terkena hujan atau siraman langsung karena dapat membuatnya lebih cepat layu dan gugur. Meski demikian, Cattleya tetap memiliki daya tarik karena bunganya berukuran besar, harum dan terlihat elegan.

Bagi penghobi yang ingin mendapatkan bunga Cattleya, kuncinya adalah bersabar menunggu tunas berkembang. Setelah tunas cukup besar, perawatan dapat diarahkan menuju fase pembungaan dengan memperhatikan pupuk, cahaya, sirkulasi udara dan kebutuhan air tanaman.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kebun Tetangga
anggrek Cattleya tunas Cattleya Kebun Tetangga pupuk Cattleya bunga Cattleya