Anggrek Cattleya Sulit Berbunga? Begini Cara Merawat Tunas hingga Siap Mekar

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:40 WIB
Anggrek Cattleya sulit berbunga? Simak cara merawat tunas, pupuk, cahaya, media tanam, dan penyiramannya.(Pinterest)
Anggrek Cattleya sulit berbunga? Simak cara merawat tunas, pupuk, cahaya, media tanam, dan penyiramannya.(Pinterest)

JAKARTA - Anggrek Cattleya membutuhkan waktu dan perawatan bertahap sebelum menghasilkan bunga. Salah satu kunci yang dibahas Kebun Tetangga adalah memperhatikan pertumbuhan tunas baru. Tunas yang masih kecil belum memiliki cadangan makanan yang cukup, sedangkan tunas yang sudah besar dinilai mempunyai peluang lebih baik untuk berbunga. Karena itu, perawatan perlu dimulai dengan mendorong pertumbuhan tunas sebelum tanaman diarahkan ke fase pembungaan.

Cattleya tidak selalu menghasilkan bunga dari semua tunas yang muncul. Bahkan, dalam satu tanaman dapat terdapat beberapa tunas dengan ukuran berbeda. Tunas kecil masih membutuhkan waktu untuk berkembang, sementara tunas yang sudah cukup besar dapat mulai dipersiapkan menuju pembungaan.

Baca Juga: Anggrek Cattleya Cepat Berbunga, Fokus pada Tunas Baru dan Pola Pemupukan

Tunas Baru Jadi Fokus Utama

Setelah Cattleya selesai berbunga, perhatian kembali diarahkan pada pertumbuhan tunas. Pupuk pertumbuhan digunakan untuk membantu merangsang tunas agar berkembang lebih subur dan besar.

Ketika tunas telah mencapai ukuran yang cukup, tahap perawatan kemudian dapat diarahkan untuk merangsang bunga. Pergantian fase inilah yang menjadi bagian penting dalam pola perawatan yang dibagikan.

Jumlah tunas juga berpengaruh terhadap potensi pembungaan pada masa mendatang. Tanaman dengan beberapa tunas yang tumbuh baik berpeluang menghasilkan lebih banyak batang bunga ketika tunas-tunas tersebut sudah siap.

Namun, banyaknya tunas tidak berarti tanaman bisa langsung berbunga. Penghobi tetap perlu bersabar karena Cattleya membutuhkan waktu untuk membentuk tunas hingga mencapai ukuran yang mendukung pembungaan.

Pupuk Pertumbuhan dan Pembungaan Dibedakan

Dalam perawatan tersebut, Gandasil digunakan sebagai salah satu pupuk. Gandasil D disebut digunakan untuk merangsang pertumbuhan, sedangkan Gandasil B digunakan ketika tanaman diarahkan untuk berbunga.

Gandasil B yang dibahas memiliki kandungan 6 persen nitrogen, 20 persen fosfor dan 30 persen kalium. Larutan pupuk dibuat dengan mencampurkan lima liter air dan satu sendok makan pupuk.

Bagi penghobi yang belum terbiasa menggunakan pupuk kimia, penggunaan dosis lebih rendah terlebih dahulu dapat dilakukan. Dosis kemudian dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai kondisi tanaman.

Pemupukan juga tidak diberikan setiap minggu tanpa jeda. Pola yang dijelaskan adalah pemupukan tiga kali, kemudian satu kali penyiraman menggunakan air bersih. Setelah itu, siklus dapat dilanjutkan.

Air bersih diberikan untuk membantu menetralkan sisa pupuk dan mengurangi penumpukan bahan kimia pada media tanam.

Cara Memberikan Pupuk Perlu Diperhatikan

Saat Cattleya diarahkan untuk berbunga, pupuk dapat diberikan dengan cara menyiram atau merendam bagian akar dan media hingga basah. Cara tersebut dipilih untuk mengurangi risiko larutan pupuk mengenai bagian yang sedang menghasilkan bunga.

Penyemprotan langsung ke bagian tanaman yang berpotensi mengeluarkan bunga dihindari dalam metode tersebut. Larutan pupuk kimia dinilai berisiko membuat bagian tersebut terbakar.

Sementara pada fase pertumbuhan, pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara menyiram maupun menyemprot tanaman sesuai metode yang digunakan.

Baca Juga: Anggrek Vanda Dipilih karena Lingkungan Lembap, Vanda Lombokensis Jadi Favorit

Sirkulasi Udara dan Cahaya Penting

Anggrek Cattleya juga membutuhkan lingkungan yang mendukung. Karena termasuk tanaman epifit, sirkulasi udara yang baik menjadi salah satu perhatian.

Tanaman dapat digantung apabila lokasi memiliki aliran udara yang cukup. Jika tempat terlalu berangin, Cattleya dapat diletakkan di rak. Intinya, udara di sekitar tanaman harus tetap bergerak dengan baik.

Intensitas cahaya yang disebut dalam pembahasan berada sekitar 70 hingga 85 persen. Cattleya membutuhkan cahaya yang cukup banyak jika dibandingkan dengan anggrek bulan atau Phalaenopsis.

Kondisi cahaya dan sirkulasi udara yang baik diharapkan dapat mendukung pertumbuhan akar dan tanaman sehingga peluang pembungaan semakin baik.

Media Tanam Menentukan Frekuensi Air

Berbagai media dapat digunakan untuk menanam Cattleya. Beberapa di antaranya adalah moss, serabut kelapa, akar pakis, arang dan kulit kayu.

Pola penyiraman kemudian disesuaikan dengan media. Media yang memiliki daya serap air cukup baik dapat disiram setiap dua sampai tiga hari. Sementara penggunaan arang atau kulit kayu dapat membutuhkan penyiraman lebih sering, terutama ketika cuaca panas.

Cattleya memang membutuhkan waktu lebih panjang untuk berbunga dibandingkan Dendrobium atau Phalaenopsis. Setelah mekar, bunganya rata-rata bertahan sekitar dua minggu.

Bunga juga perlu dijaga dari air hujan maupun siraman langsung karena dapat membuatnya lebih cepat layu dan gugur. Meski demikian, bunga Cattleya tetap memiliki daya tarik karena ukurannya besar, harum dan terlihat elegan.

Dengan memperhatikan pertumbuhan tunas, memberikan pupuk sesuai fase, menjaga cahaya dan sirkulasi udara serta menyesuaikan penyiraman dengan media, penghobi dapat merawat Cattleya sambil menunggu tanaman memasuki waktu berbunga.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kebun Tetangga
anggrek Cattleya tunas Cattleya pupuk Cattleya bunga Cattleya media tanam