Anggrek Oncidium Mudah Dirawat, Ini Cara Menjaga Daun dan Tunas Tetap Sehat

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:35 WIB
Anggrek Oncidium mudah dirawat dengan media tepat. Simak cara menjaga daun, tunas, kelembapan, dan menghindari matahari.(Pinterest)
Anggrek Oncidium mudah dirawat dengan media tepat. Simak cara menjaga daun, tunas, kelembapan, dan menghindari matahari.(Pinterest)

JAKARTA - Anggrek Oncidium kerap dianggap membutuhkan perawatan yang cukup rumit, terutama dalam menjaga kelembapan media tanam. Namun, menurut pengalaman yang dibagikan Orked Corner, perawatan anggrek Oncidium sebenarnya cukup sederhana selama penghobi memperhatikan kondisi media, daun, tunas, sirkulasi udara, serta perlindungan dari sinar matahari dan hujan berlebihan.

Dalam perawatan yang ditampilkan, Oncidium ditempatkan di pot plastik dengan posisi digantung. Media tanam yang digunakan berupa arang dengan sedikit moss di bagian bawah untuk membantu menjaga kelembapan akar.

Cara tersebut menunjukkan bahwa media tanam tidak harus rumit. Hal terpenting adalah media mampu menyimpan kelembapan yang dibutuhkan akar tanpa membuat kondisi tanaman terlalu basah.

Baca Juga: Anggrek Cattleya Cepat Berbunga, Fokus pada Tunas Baru dan Pola Pemupukan

Daun Bercak Sebaiknya Dipisahkan

Salah satu masalah yang perlu diperhatikan adalah munculnya daun kekuningan atau bercak. Dalam penjelasan tersebut, daun dengan kondisi seperti itu disebut dapat berkaitan dengan virus atau bakteri.

Jika menemukan tanaman dengan banyak bercak, tanaman tersebut disarankan segera dijauhkan dari koleksi lainnya. Tujuannya agar masalah pada tanaman tidak menyebar ke anggrek lain.

Daun yang sudah rusak atau berubah warna dapat dibersihkan menggunakan gunting. Bagian yang sudah mati atau tidak diperlukan dipotong kemudian dibuang. Daun yang rontok juga sebaiknya tidak dibiarkan menumpuk di sekitar tanaman.

Selain membersihkan bagian tanaman, fungisida dan bakterisida juga digunakan sebagai bagian dari perawatan di tempat tersebut.

Tunas Baru Perlu Dijaga

Anggrek Oncidium yang sehat dapat menunjukkan pertumbuhan tunas baru. Tunas dengan daun hijau dan kondisi segar sebaiknya tidak diletakkan berdekatan dengan tanaman yang memiliki banyak bercak.

Pada tanaman yang sudah selesai berbunga, tangkai bunga atau spike yang sudah tidak diperlukan dapat dipotong. Pemotongan dilakukan menggunakan gunting atau alat potong yang biasa digunakan untuk tangkai bunga anggrek.

Tangkai yang sudah selesai berbunga tersebut dipotong agar tidak menghambat pertumbuhan bagian tanaman lainnya. Setelah dipangkas, perhatian dapat kembali diarahkan pada tunas dan pertumbuhan tanaman.

Bersihkan Tanaman Liar di Media

Masalah lain yang cukup mudah ditemukan adalah tanaman liar yang tumbuh di media tanam. Tanaman tersebut dapat dicabut secara manual ketika terlihat.

Media yang digunakan untuk Oncidium dalam contoh tersebut dapat berisi arang, kulit pinus, moss, maupun bahan lainnya. Kulit ari atau bagian kulit tanaman yang sudah mengering dan terlepas juga dapat dibersihkan.

Bagian yang sudah kecokelatan dan berpotensi menahan air sebaiknya diperhatikan. Jika air hujan mengendap terlalu lama pada bagian tertentu, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko batang mengalami pembusukan.

Karena itu, posisi tanaman juga menjadi perhatian. Oncidium yang ditempel pada pohon dapat memiliki posisi lebih vertikal atau condong sehingga air lebih mudah mengalir. Sementara tanaman di pot perlu ditempatkan dengan cara yang tidak membuat air menggenang.

Baca Juga: Anggrek Vanda Dipilih karena Lingkungan Lembap, Vanda Lombokensis Jadi Favorit

Hindari Sinar Matahari Terlalu Terik

Daun Oncidium juga perlu dilindungi dari paparan matahari yang terlalu terik. Daun yang terbakar sinar matahari dapat berubah menjadi kekuningan hingga tampak gosong.

Kondisi tersebut berbeda dengan daun sehat yang terlihat hijau dan segar. Jika bagian daun sudah mengalami kerusakan parah akibat terbakar, bagian tersebut dapat dipotong.

Selain cahaya matahari, serangan serangga juga perlu diperhatikan. Daun yang berlubang dapat menjadi tanda adanya gangguan serangga. Dalam pengalaman yang dibagikan, pemeriksaan tanaman terutama dilakukan ketika berkeliling kebun.

Media dan Kelembapan Harus Disesuaikan

Oncidium dalam contoh tersebut ditempatkan dengan cara digantung. Media tanam yang digunakan pada dasarnya dipilih untuk membantu menjaga kelembapan sehingga akar dapat menyerap nutrisi.

Penyiraman perlu memperhatikan kondisi media. Jangan sampai air terlalu lama mengendap karena dapat memicu masalah pada bagian tanaman.

Oncidium juga tidak disarankan langsung ditempatkan di bawah terik matahari setelah terkena hujan. Tanaman yang sudah terbiasa berada di kondisi tertentu perlu dijaga agar tidak mengalami perubahan lingkungan secara ekstrem.

Pada akhirnya, perawatan anggrek Oncidium disebut tidak membutuhkan perlakuan yang berlebihan. Membersihkan bagian tanaman yang rusak, menjaga media, memperhatikan kelembapan, mengendalikan gangguan serangga, serta memberikan fungisida dan bakterisida secara rutin menjadi bagian dari perawatan yang dibagikan.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Orchid Corner
perawatan anggrek anggrek Oncidium Oncidium Orked Corner media tanam