Anggrek Hitam Kalimantan Punya Bunga Hijau-Hitam yang Wangi, Begini Perawatannya

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 15:20 WIB
Anggrek Hitam Kalimantan punya bunga hijau dengan labellum hitam dan aroma wangi. Simak cara adaptasi dan perawatannya.(Pinterest)
Anggrek Hitam Kalimantan punya bunga hijau dengan labellum hitam dan aroma wangi. Simak cara adaptasi dan perawatannya.(Pinterest)

JAKARTA - Anggrek Hitam Kalimantan atau Coelogyne pandurata memiliki bunga dengan ciri khas warna hijau dominan dan hitam pada bagian labellum atau tengah bunga. Selain tampilannya yang berbeda dari anggrek lain, tanaman ini juga dikenal memiliki aroma yang sangat wangi. Sebagai anggrek spesies yang berasal dari alam, tantangan utama dalam perawatannya adalah proses adaptasi ketika tanaman dipindahkan ke lingkungan baru.

Anggrek Hitam Kalimantan yang dibahas dalam video Kebun Tetangga merupakan anggrek spesies atau anggrek asli alam yang belum dihibrid. Tanaman tersebut secara alami dapat hidup dengan menempel pada pohon dan tumbuh tanpa perlakuan khusus dari manusia.

Ketika dirawat di tempat baru, proses adaptasi perlu diperhatikan. Masa adaptasi dapat berlangsung sekitar dua hingga tiga bulan. Namun, apabila kondisi lingkungan baru mirip dengan tempat tanaman sebelumnya tumbuh, proses tersebut bisa berlangsung lebih cepat, sekitar satu bulan.

Salah satu tanda tanaman mulai beradaptasi adalah munculnya tunas dan akar baru. Setelah pertumbuhan baru terlihat, tanaman dinilai mulai mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya.

Baca Juga: Anggrek Oncidium Menguning? Ini Cara Merawat Daun dan Tunas agar Tetap Sehat

Bisa Terkena Hujan, tetapi Hindari Matahari Penuh

Dalam perawatannya, Anggrek Hitam dapat ditempatkan pada kondisi full rain atau terkena hujan. Namun, tanaman tidak dianjurkan ditempatkan di bawah sinar matahari penuh atau full sun.

Karakter tersebut berkaitan dengan kebiasaan tanaman yang di alam tumbuh menempel pada pohon. Karena itu, penempatan perlu memperhatikan kondisi lingkungan agar tanaman tidak mendapatkan paparan matahari secara berlebihan.

Setelah berhasil beradaptasi, perawatan Anggrek Hitam tergolong mudah. Tanaman dapat tumbuh subur dan berbunga dengan perawatan yang tidak rumit.

Air Cucian Beras untuk Pemupukan

Untuk pemupukan, air cucian beras dapat menjadi pilihan sederhana. Cara tersebut disebut cukup bagi penghobi yang belum terbiasa menggunakan pupuk kimia.

Jika ingin menggunakan pupuk kimia, dalam video disebutkan Gandasil atau Gaviota. Pemupukan dilakukan sekitar satu minggu sekali dengan cara disiramkan ke media tanam atau disemprotkan.

Khusus tanaman yang sedang berada pada fase spike atau knop, pemupukan pada bagian knop sebaiknya dihindari. Pemberian pupuk lebih diarahkan ke bagian perakaran atau media tanam.

Penyiraman juga harus menyesuaikan kondisi media. Jika media masih basah, tanaman tidak perlu langsung disiram kembali.

Coco Chips hingga Kulit Pakis Bisa Digunakan

Media tanam yang digunakan pada tanaman dalam video adalah coco chips, yaitu bahan kelapa yang sudah dipotong-potong. Namun, terdapat beberapa alternatif media yang dapat digunakan untuk Anggrek Hitam.

Media tersebut antara lain sphagnum moss, cacahan kulit kayu, kulit pakis, dan cacahan pakis. Anggrek Hitam juga dapat ditempel pada papan pakis, sesuai dengan karakter alaminya yang tumbuh menempel pada pohon.

Pemilihan media perlu disesuaikan dengan kondisi tanaman. Pemeriksaan terhadap kelembapan media juga penting sebelum melakukan penyiraman.

Baca Juga: Anggrek Cattleya Sulit Berbunga? Begini Cara Merawat Tunas hingga Siap Mekar

Warna Hitam Ada di Bagian Tengah Bunga

Keunikan Anggrek Hitam terlihat jelas pada bagian bunganya. Warna bunga secara umum lebih dominan hijau, sedangkan bagian labellum atau tengah bunga memiliki warna hitam.

Bunga yang ditampilkan dalam video belum mekar secara sempurna. Setelah mekar penuh, tampilannya disebut akan semakin cantik. Aroma bunga juga menjadi daya tarik karena wanginya cukup kuat dan segar.

Tanaman yang ditawarkan dalam video merupakan tanaman dewasa dengan kondisi besar dan rimbun. Harganya disebut Rp165.000 per pot dengan bobot ongkos kirim sekitar dua kilogram.

Harga tersebut disesuaikan dengan ukuran tanaman dan biaya perawatan yang telah dilakukan sejak tanaman masih kecil hingga menjadi dewasa.

Dengan ciri bunga yang unik dan aroma yang wangi, Anggrek Hitam Kalimantan menjadi tanaman yang menarik untuk dirawat. Tantangan terbesarnya berada pada masa adaptasi, sedangkan setelah tanaman menghasilkan tunas dan akar baru, perawatannya disebut relatif mudah.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kebun Tetangga
perawatan anggrek Anggrek Kalimantan Kebun Tetangga Anggrek Hitam Coelogyne pandurata