Anggrek Hitam Kalimantan, Bunga Hijau dengan Tengah Hitam yang Harum dan Unik

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 15:25 WIB
Anggrek Hitam Kalimantan memiliki bunga hijau, tengah hitam, dan aroma wangi. Simak proses adaptasi serta cara merawatnya.(Pinterest)
Anggrek Hitam Kalimantan memiliki bunga hijau, tengah hitam, dan aroma wangi. Simak proses adaptasi serta cara merawatnya.(Pinterest)

JAKARTA - Anggrek Hitam Kalimantan atau Coelogyne pandurata memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan banyak jenis anggrek lainnya. Bunga tanaman ini didominasi warna hijau, tetapi bagian labellum atau tengah bunganya berwarna hitam. Selain tampilannya yang khas, Anggrek Hitam juga menghasilkan aroma yang wangi dan segar. Sebagai anggrek spesies asli alam, tanaman ini membutuhkan perhatian khusus terutama ketika menjalani proses adaptasi di tempat baru.

Dalam video Kebun Tetangga, Anggrek Hitam disebut sebagai anggrek spesies yang belum dihibrid. Di alam, tanaman ini dapat tumbuh dengan menempel pada pohon tanpa perlakuan khusus dari manusia. Kondisi tersebut membuat perawatannya relatif mudah setelah tanaman mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

Proses adaptasi menjadi tahap yang perlu diperhatikan. Waktu yang dibutuhkan biasanya sekitar dua sampai tiga bulan. Namun, jika lingkungan baru memiliki kondisi yang mirip dengan tempat tanaman sebelumnya tumbuh, proses adaptasi bisa berlangsung lebih cepat, sekitar satu bulan.

Tanda tanaman mulai beradaptasi dapat diketahui dari munculnya tunas baru dan akar baru. Pertumbuhan tersebut menunjukkan tanaman mulai menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan tempatnya dirawat.

Baca Juga: Anggrek Oncidium Menguning? Ini Cara Merawat Daun dan Tunas agar Tetap Sehat

Anggrek Hitam Tidak Cocok Full Sun

Setelah beradaptasi, perawatan Anggrek Hitam tergolong mudah. Tanaman dapat ditempatkan pada kondisi full rain atau terkena hujan. Namun, Anggrek Hitam tidak dianjurkan berada pada kondisi full sun atau terkena matahari secara penuh.

Penempatan tersebut perlu diperhatikan karena tanaman memiliki karakter alami yang tumbuh menempel pada pohon. Karena itu, lingkungan tumbuh sebaiknya tidak membuat tanaman terpapar sinar matahari penuh.

Untuk pemupukan, penghobi dapat menggunakan air cucian beras sebagai pilihan sederhana. Cara ini disebut cukup bagi pemilik tanaman yang belum terbiasa menggunakan pupuk kimia.

Jika menggunakan pupuk kimia, Gandasil atau Gaviota dapat menjadi pilihan sebagaimana disebutkan dalam video. Pemberian pupuk dilakukan sekitar satu minggu sekali melalui media tanam atau dengan penyemprotan.

Saat tanaman memasuki fase spike atau knop, pemupukan pada bagian knop sebaiknya dihindari. Pupuk lebih baik diberikan pada bagian perakaran atau media tanam.

Penyiraman Harus Melihat Kondisi Media

Penyiraman Anggrek Hitam tidak dilakukan ketika media masih basah. Kondisi media perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum tanaman kembali mendapatkan air.

Media yang digunakan dalam video berupa coco chips atau potongan bahan kelapa. Selain itu, Anggrek Hitam dapat menggunakan sphagnum moss, cacahan kulit kayu, kulit pakis, maupun cacahan pakis sebagai media tanam.

Tanaman juga dapat ditempel pada papan pakis. Cara tersebut sesuai dengan karakter Anggrek Hitam yang secara alami dapat hidup menempel pada pohon.

Baca Juga: Anggrek Cattleya Sulit Berbunga? Begini Cara Merawat Tunas hingga Siap Mekar

Bunga Belum Mekar Sempurna Tetap Menarik

Bunga Anggrek Hitam menjadi bagian yang paling mencolok. Warna hijau mendominasi bunga, sementara bagian labellum memiliki warna hitam. Ciri inilah yang membuat tanaman tersebut dikenal sebagai Anggrek Hitam.

Dalam video, bunga yang ditampilkan masih belum mekar sempurna. Ketika sudah membuka penuh, bunga disebut akan terlihat semakin cantik. Aromanya juga menjadi daya tarik karena bunga memiliki wangi yang kuat dan segar.

Tanaman dewasa yang ditawarkan dalam video memiliki ukuran besar dan kondisi rimbun. Harganya disebut Rp165.000 per pot dengan bobot ongkos kirim sekitar dua kilogram.

Harga tersebut disesuaikan dengan ukuran tanaman dan proses perawatan yang dilakukan sejak tanaman masih kecil hingga mencapai kondisi dewasa.

Anggrek Hitam Kalimantan pada akhirnya memiliki daya tarik bukan hanya dari warna bunganya, tetapi juga aroma dan karakter sebagai anggrek spesies. Dengan proses adaptasi yang diperhatikan sejak awal, tanaman ini dapat dirawat dengan cara yang relatif sederhana.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Kebun Tetangga
Anggrek Kalimantan Kebun Tetangga Anggrek Hitam Coelogyne pandurata bunga wangi