BLITAR-Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih bingung cara mengecek apakah bantuan sosial (bansos) dari pemerintah sudah cair atau belum. Salah satu yang paling sering ditanyakan adalah cara cek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BNI, yang digunakan untuk menerima bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Dalam video yang diunggah ke kanal YouTube “Inspirasi Oktar”, dijelaskan langkah-langkah sederhana untuk memastikan apakah dana bantuan sudah masuk ke rekening penerima. Panduan ini penting terutama bagi penerima bantuan yang belum terbiasa menggunakan mesin ATM atau masih ragu dalam mengecek saldo dengan aman.
Langkah Cek Saldo KKS di ATM BNI
Langkah pertama, siapkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang biasanya berlogo Garuda di sisi kanan depan kartu. Masukkan kartu tersebut ke dalam mesin ATM BNI. Setelah itu, pilih bahasa yang digunakan. Untuk memudahkan, pilih bahasa Indonesia.
Kemudian, masukkan PIN kartu dengan hati-hati. Pastikan tidak ada orang lain yang melihat saat Anda mengetikkan angka PIN, demi keamanan rekening. Setelah berhasil masuk ke menu utama, pilih opsi Menu Lainnya.
Di menu berikutnya, pilih Informasi Saldo Rekening Tabungan. Jika bantuan sudah cair, saldo tambahan akan langsung terlihat di layar. Namun, bila belum ada tambahan saldo, artinya bantuan masih dalam proses pencairan.
“Kalau muncul sudah ada bantuan, biasanya ada nominalnya. Tapi kalau belum ada ya sabar dulu, nanti akan cair sesuai jadwal,” ujar Oktar dalam video tersebut. Ia juga menambahkan dengan nada santai, “Kalau sudah cair, boleh buat jajan, tapi ingat digunakan sesuai kebutuhan ya.”
Setelah selesai mengecek, tekan tombol “Kembali” untuk keluar dari menu utama dan cabut kartu KKS dari mesin. Pastikan tidak meninggalkan kartu di ATM karena bisa berisiko disalahgunakan oleh pihak lain.
Hindari Penipuan Berkedok Cek Bansos
Selain menjelaskan cara cek saldo, Oktar juga mengingatkan agar para penerima bantuan berhati-hati terhadap modus penipuan yang sedang marak. Banyak pesan WhatsApp beredar yang mengatasnamakan Kementerian Sosial dan menawarkan link untuk mengecek dana PKH atau BPNT.
Padahal, cara semacam itu justru berbahaya. File yang dikirim dalam bentuk aplikasi (APK) bisa saja berisi malware atau pencurian data pribadi. Masyarakat diminta untuk tidak sembarangan memasukkan NIK, nomor rekening, atau PIN KKS ke situs atau aplikasi yang tidak resmi.
Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 4 2025 Segera Cair, Ada Tambahan Penebalan Rp400 Ribu untuk KPM
“Jangan mudah tergiur oleh pesan-pesan yang menjanjikan bantuan Rp7 juta atau nominal besar lainnya. Cek saldo hanya melalui ATM atau aplikasi resmi bank yang menerbitkan kartu,” tegas Oktar.
Cek Saldo Juga Bisa Lewat Aplikasi dan E-Warong
Selain lewat ATM, penerima KKS BNI juga bisa mengecek bantuan melalui aplikasi BNI Mobile Banking jika sudah terdaftar. Namun bagi sebagian besar penerima di daerah, cara paling aman tetap melalui ATM terdekat atau dengan bertanya langsung ke pendamping sosial Kemensos di wilayah masing-masing.
Beberapa desa juga memiliki E-Warong (Elektronik Warung Gotong Royong), tempat pencairan bantuan pangan BPNT. Di sana, operator E-Warong dapat membantu penerima mengecek saldo dan menukarkannya dengan bahan pangan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
Dengan berbagai kemudahan ini, masyarakat diharapkan lebih mandiri dan waspada dalam memanfaatkan fasilitas bantuan sosial dari pemerintah. “Yang penting jangan panik kalau belum cair. Setiap penerima memiliki jadwal berbeda tergantung bank penyalurnya,” tambah Oktar.
Penerima Diminta Bijak Gunakan Bantuan
Pemerintah melalui Kementerian Sosial menegaskan bahwa bantuan sosial seperti PKH dan BPNT diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga prasejahtera. Dana tersebut diharapkan digunakan untuk kebutuhan prioritas seperti pendidikan anak, kesehatan ibu hamil, serta pangan pokok.
Pendamping sosial di lapangan juga berperan aktif dalam memberikan sosialisasi agar bantuan digunakan dengan bijak. “Gunakan untuk keperluan penting, bukan untuk barang konsumtif,” pesan Oktar dalam penutup videonya.
Dengan mengikuti panduan sederhana ini, masyarakat penerima bantuan bisa lebih mudah memastikan status pencairan tanpa perlu khawatir tertipu. Jadi, pastikan Anda selalu mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) BNI hanya di tempat resmi — baik melalui mesin ATM, aplikasi bank, maupun pendamping sosial Kemensos.
Editor : Anggi Septian A.P.