Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Melalui Pemupukan Berimbang, Aplikasi SIPINDO Tingkatkan Keuntungan Petani Padi dan Jagung Hingga 25 Persen

Teguh Prasetyo • Jumat, 10 Mei 2024 | 02:21 WIB
PEMAPARAN : Prof Arif Hartono, pakar dari IPB menjelaskan hasil dari uji coba penggunaan aplikasi SIPINDO yang berdampak pada tanaman dengan perbandingan yang tidak menggunakan aplikasi.
PEMAPARAN : Prof Arif Hartono, pakar dari IPB menjelaskan hasil dari uji coba penggunaan aplikasi SIPINDO yang berdampak pada tanaman dengan perbandingan yang tidak menggunakan aplikasi.

NASIONAL - SIPINDO (Sistem Informasi Pertanian Indonesia), aplikasi pertanian berbasis platform Android baru baru ini meluncurkan versi terbaru dengan fitur rekomendasi pemupukan berimbang untuk tanaman padi dan jagung.

Versi ini melengkapi fitur pemupukan akurat yang sebelumnya telah tersedia sejak Desember 2023 untuk tanaman hortikultura. 

SIPINDO (Sistem Informasi Pertanian Indonesia), a new Android-based agricultural application, recently launched its latest version with a precision fertilizer recommendation feature for rice and maize crops.

This version complements the precision fertilization feature that has been available since December 2023 for horticultural crops.

Dalam pengembangan fitur pemupukan berimbang untuk tanaman padi dan jagung, SIPINDO melakukan uji coba rekomendasi pupuk aplikasi SIPINDO pada lahan petani di Kademangan, Blitar.

Uji coba dilakukan untuk membuktikan efektivitas rekomendasi pemupukan pada kondisi lahan pertanian yang sesungguhnya.

In developing the precision fertilization feature for rice and maize crops, SIPINDO conducted a trial of the SIPINDO application's fertilizer recommendations on farmers' land in Kademangan, Blitar.

The trial was conducted to prove the effectiveness of fertilizer recommendations in real agricultural land conditions.

Hasilnya seperti disampaikan Prof. Arif Hartono, pakar dari IPB University yang juga bagian dari tim ahli uji coba, bahwa penggunaan rekomendasi pemupukan padi dan jagung melalui aplikasi SIPINDO mampu meningkatkan keuntungan bagi petani hingga 25% jika dibandingkan dengan pemupukan yang biasa dilakukan petani. 

The results, as presented by Prof. Arif Hartono, an expert from IPB University who is also part of the trial expert team, stated that the use of rice and maize fertilization recommendations through the SIPINDO application can increase profits for farmers by up to 25% compared to fertilization that is usually carried out by farmers.

“Kami juga mengamati kenampakan fisik tanaman yang lebih baik setelah tanaman dipupuk secara akurat berdasarkan hasil rekomendasi dari aplikasi SIPINDO”, ujarnya dalam acara pemaparan hasil uji efikasi di Kantor Kepala Desa Plosorejo, Blitar pada Selasa (23/4).  

Baca Juga: Ganggu Harga Gabah, Petani Minta Pemkot Blitar Jangan Terlalu Sering Lakukan Operasi Pasar

"We also observed better physical appearance of the plants after they were fertilized accurately based on the recommendations from the SIPINDO application," he said at an event to present the results of the efficacy test at the Plosorejo Village Head's Office, Blitar on Tuesday (23/4).

Intan Ika, Koordinator SIPINDO di acara yang sama mengatakan bahwa hasil uji coba sebagai acuan untuk pemupukan berimbang ini akan dapat diakses oleh petani maupun pegiat pertanian di aplikasi SIPINDO yang dapat diunduh secara gratis. 

Intan Ika, SIPINDO Coordinator at the same event, said that the results of the trials as a reference for balanced fertilization will be accessible to farmers and agricultural market players through the SIPINDO application which can be downloaded for free.

"Hadirnya fitur rekomendasi pemupukan berimbang untuk padi dan jagung harapannya dapat membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian, serta bagian dari komitmen SIPINDO dalam memajukan pengetahuan pertanian bagi komunitas akademik maupun khalayak umum,” tambahnya.

"The presence of the precision fertilization recommendation feature for rice and corn is expected to help farmers increase agricultural productivity, and is part of SIPINDO's commitment to advancing agricultural knowledge for the academic community and the general public," he added.

Dalam proses pengembangan rekomendasi pemumpukan berimbang baik untuk hortikultura maupun padi dan jagung, SIPINDO bekerja sama dengan PRISMA, kemitraan inovatif antara Pemerintah Indonesia (melalui Kementerian PPN/Bappenas) dan Pemerintah Australia (melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan/DFAT) untuk pertumbuhan pasar pertanian nasional.

In the process of developing precision fertilization recommendations for both horticulture and rice and maize, SIPINDO collaborates with PRISMA, an innovative partnership between the Indonesian government (Bappenas) and the Australian government (DFAT) to grow the national agricultural market.

Eko Prasetiyo, Head of Portfolio PRISMA berharap dengan adanya aplikasi SIPINDO, akses terhadap rekomendasi pemupukan yang akurat dan efisien dapat diakses secara luas dan mudah tidak hanya oleh petani, namun juga penyuluh pertanian dan kios-kios tani.

Dengan meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya pemupukan berimbang, maka petani akan semakin yakin untuk mencoba inovasi ini.

Eko Prasetiyo, Head of Portfolio PRISMA, hopes that with the SIPINDO application, access to accurate and efficient fertilizer recommendations can be widely and easily accessed not only by farmers, but also by agronomists and agri-kiosks.

By convincing the community about the importance of precision fertilization, farmers can be convinced to try this innovation.

“Hal ini selaras dengan tujuan PRISMA untuk peningkatan produktivitas dan pendapatan petani kecil, serta ke depannya dapat kesehatan tanah dapat terpelihara dan emisi gas buang CO2 dari penggunaan pupuk kimia dapat diminimalisir,” ujar Eko. 

"This is in line with PRISMA's aim of increasing the productivity and income of smallholder farmers, and in the future, can regenerate soil and minimalizing the CO2 gas emissions from the use of chemical fertilizers," said Eko.

Dalam rangka mempromosikan fitur rekomendasi pemupukan akurat untuk tanaman padi dan jagung, SIPINDO dan PRISMA melakukan edukasi terhadap petani, penyuluh lapangan, dan Dinas Pertanian Kabupaten Blitar mengenai praktik pemupukan akurat menggunakan aplikasi SIPINDO.

As part of promoting the accurate fertilization recommendation feature for rice and corn crops, SIPINDO and PRISMA provide education to farmers, field extension workers, and the Blitar District Agriculture Office on accurate fertilization practices using the SIPINDO application.

***

Tentang SIPINDO (Sistem Informasi Pertanian Indonesia)

SIPINDO merupakan sebuah aplikasi pertanian berbasis android gratis yang memberikan kemudahan akses informasi pertanian kepada petani di seluruh Indonesia.

Tidak hanya itu, SIPINDO juga memiliki misi untuk mensejahterakan dan meningkatkan taraf hidup para petani di Indonesia dengan cara menyediakan informasi mengenai teknik budidaya tanaman, hama penyakit tanaman, serta menyediakan akses pasar untuk kebutuhan jual beli hasil panen mereka.

SIPINDO merupakan aplikasi hasil kerjasama antara PT. East West Seed Indonesia (EWINDO) dengan AIP PRISMA. Informasi lengkap mengenai SIPINDO dapat mengakses website.

Tentang PRISMA

PRISMA adalah kemitraan inovatif antara Pemerintah Indonesia (melaui Kementerian PPN/Bappenas) dan Pemerintah Australia (melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan/DFAT) untuk pertumbuhan pasar pertanian di Indonesia.

Tujuan strategis PRISMA adalah untuk mengatasi kemiskinan dan mewujudkan ketahanan pangan dengan membuat pasar pertanian lebih inklusif.

PRISMA melakukannya dengan menjalin kemitraan bersama pelaku usaha dan pemerintah untuk menghilangkan hambatan pasar dan mempromosikan produk, jasa, dan teknologi yang inovatif kepada petani kecil.

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#petani #Padi dan Jagung #SIPINDO #Aplikasi pertanian