Sebuah insiden kebakaran melanda pabrik kimia milik PT Indoraya di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Senin (28/10). Menurut informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.34 WIB.
Berdasarkan dugaan awal, percikan api dari salah satu mesin di dalam pabrik menjadi pemicu kebakaran yang kemudian menyambar dan menyebabkan kobaran api besar.
Dilansir dari ntvnews.id kebakaran ini menyebabkan kepanikan di area sekitar pabrik. Api yang langsung membesar disertai asap pekat terlihat dari kejauhan, menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Asap yang membubung tinggi membuat situasi semakin mencekam, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pabrik. BPBD menyatakan, api dengan cepat menyebar di sekitar area pabrik yang diduga berisi bahan kimia mudah terbakar, sehingga memperparah situasi.
Peristiwa kebakaran ini berdampak langsung pada lalu lintas di sepanjang Jalan Imam Bonjol, terutama karena kejadian berlangsung saat jam pulang kerja. Banyak pengendara yang berhenti di sisi jalan untuk menyaksikan kobaran api, sehingga menyebabkan kemacetan parah.
Polisi dan petugas lalu lintas setempat segera diterjunkan untuk mengatur arus kendaraan dan menghimbau pengendara agar tidak berhenti di lokasi kejadian demi kelancaran lalu lintas.
Tim pemadam kebakaran dari BPBD Kota Tangerang bersama unit pemadam lainnya segera diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api. Setidaknya lima unit mobil pemadam dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang terus membesar.
Para petugas bekerja keras untuk menjinakkan api, namun proses pemadaman terkendala oleh tingginya suhu dan lokasi api yang berada di bagian dalam pabrik. Selain itu, bahan kimia yang tersimpan di dalam pabrik menambah risiko bagi petugas pemadam, sehingga mereka harus ekstra hati-hati.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa atau luka-luka dari kejadian ini. Namun, pihak berwenang dan manajemen PT Indoraya masih melakukan pendataan untuk memastikan kondisi keselamatan seluruh karyawan yang berada di lokasi saat kebakaran terjadi.
Baca Juga: RAPBD 2025 Belum Jelas, Masa Depan Program Pemuda Blitar di Ujung Tanduk?
Pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran, meskipun dugaan awal menyebutkan bahwa percikan api dari mesin adalah pemicu utama insiden ini.
Dampak dari kebakaran ini cukup signifikan, terutama bagi aktivitas warga sekitar dan operasional pabrik. Warga diimbau untuk menjauhi lokasi kebakaran guna menghindari risiko terpapar asap beracun yang kemungkinan berasal dari bahan kimia yang terbakar. Sementara itu, tim medis dari puskesmas setempat telah disiagakan untuk menangani warga atau petugas yang mungkin terdampak oleh asap tersebut.
BPBD Kota Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi kebakaran lanjutan. Mereka juga mengingatkan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang bahan kimia untuk meningkatkan standar keselamatan dan perawatan mesin guna mencegah insiden serupa.
Baca Juga: Target Pembentukan AKD DPRD Blitar Tak Kunjung Jelas, Pembahasan RAPBD di Ujung Tanduk
"Kami akan terus melakukan pemantauan terhadap potensi bahaya dan meminta perusahaan-perusahaan kimia untuk memperketat protokol keselamatan," ujar seorang perwakilan BPBD.
Insiden kebakaran di PT Indoraya menjadi peringatan akan pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan di area industri, khususnya yang menangani bahan kimia. Hingga kini, pihak PT Indoraya belum memberikan pernyataan resmi terkait dampak kerugian atau tindakan lebih lanjut yang akan diambil pasca-kebakaran.(aul)
Editor : Aulia Ramadhani S.