BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Netizen mengunjungi rumah Pak Sun, pedagang es teh yang viral pada Selasa, (3/12/2024) setelah mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari Gus Miftah dalam sebuah pengajian di Magelang.
Dalam acara tersebut, Gus Miftah mengolok-olok Pak Sun dengan sebutan "goblok", disertai tawa para jamaah.
Tanggapan Pak Sun hanya senyum dan menghela napas mendengar ejekan Gus Miftah tersebut, meskipun ia tengah berjuang keras untuk menghidupi keluarganya.
Pak Sun sehari-hari berjualan es teh untuk menghidupi istri dan dua anaknya, setelah mengalami kecelakaan yang menyebabkan patah tulang tangan.
Pada hari kejadian, meski berjualan seharian hingga malam, ia hanya meraup penghasilan Rp 10 ribu.
Setelah video tersebut viral, netizen merasa simpati dan datang mengunjungi rumah Pak Sun di Desa Gesari, Banyusari Graham, Magelang, untuk memberikan dukungan moral.
Mereka datang ke rumahnya untuk berbicara langsung dan menyampaikan rasa simpati, serta memberikan bantuan finansial.
Banyak yang mengapresiasi ketabahan Pak Sun dalam menghadapi ejekan, dan mereka berusaha membantu agar ia bisa terus bertahan menjalani kehidupan sebagai pedagang es teh.
Pak Sun sendiri, meski mendapat perhatian yang lebih besar pasca kejadian tersebut, tetap dengan rendah hati menerima bantuan yang datang.
Ia menyatakan bahwa keikhlasannya dalam berjualan bukan untuk mencari perhatian, melainkan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Meskipun hari itu penuh dengan cemoohan, ia tetap menjaga sikap positif dan tidak membiarkan ejekan tersebut merusak semangat hidupnya.
"Saya cuma ingin anak-anak saya bisa sekolah, dan istri saya bisa hidup lebih baik," ungkap Pak Sun dengan penuh kesederhanaan.
Lebih dari itu, kejadian ini memberikan pelajaran bagi banyak orang tentang pentingnya empati dan bagaimana setiap orang harus dihargai.
Kejadian yang viral ini juga membuka mata banyak pihak mengenai kondisi sosial pedagang kecil yang sering kali tidak terlihat di mata masyarakat.
Kini, dukungan untuk Pak Sun terus mengalir bahkan ada netizen yang akan mengumrohkan beliau, dengan harapan ia bisa terus melanjutkan usahanya dan mendapatkan kehidupan yang lebih layak. (*)