BLITAR - Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara mengalami erupsi lagi pada Jumat, (17/1/2025).
Berdasarkan informasi yang dilansir dari unggahan resmi Instagram Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tingkat aktivitas Gunung Ibu dinaikkan dari level III (SIAGA) menjadi level IV (AWAS) terhitung sejak Rabu, 15 Januari 2024.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari situs resmi PVMBG, pada hari Jumat pukul 06.00 WIT, pengamatan secara visual menunjukkan gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut.
Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 100-200 m di atas puncak kawah. Teramati 13 kali letusan dengan tinggi 300-800 m dan warna asap kelabu.
Sedangkan untuk pemantauan secara instrumental, PVMBG menyatakan hingga pukul 06:00 WIT, gempa yang tercatat di Gunung Ibu sebanyak 13 kali gempa Letusan/Erupsi, 28 gempa Hembusan, 80 kali gempa Vulkanik Dangkal, 8 kali gempa Vulkanik Dalam dan 5 kali gempa Tektonik Jauh.
Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental, aktivitas vulkanik Gunung Ibu masih tinggi, oleh karena itu tingkat aktivitas Gunung Ibu pada tanggal 17 Januari 2025 pukul 06.00 WIT masih tetap di Level IV (AWAS).
Pada tingkatan (AWAS) ini PVMBG menghimbau kepada semua masyarakat sekitar yang terdampak diminta untuk waspada terhadap potensi lahar di sungai-sungai yang berhulu di puncak gunung, terutama saat hujan lebat.
Diharapkan agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu mengenai erupsi, serta mengikuti petunjuk dari BPBD Provinsi Maluku Utara dan BPBD Kabupaten Halmahera Barat. (*/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah