Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dipicu Hal Sepele Berujung Perusakan Polsek Watulimo Trenggalek, Pedagang Cilok Disebut

Didin Cahya Firmansyah • Rabu, 22 Januari 2025 | 04:30 WIB

 

BIKIN ULAH: Tangkapan layar video netizen saat pesilat meluruh Polsek Watulimo pada Senin (20/1) malam.
BIKIN ULAH: Tangkapan layar video netizen saat pesilat meluruh Polsek Watulimo pada Senin (20/1) malam.

TRENGGALEK - Peristiwa pengrusakan Polsek Watulimo Trenggalek oleh anggota perguruan silat pada Senin (20/1) malam mengejutkan banyak pihak.

Banyak orang, khususnya warga Trenggalek bertanya-tanya motif apa yang mendasari aksi anarkis hingga berujung rusaknya kantor Polsek Watulimo Trenggalek.

Dihimpun dari berbagai sumber, aksi anarkis anggota salah satu perguruan silat di Trenggalek ini dipicu ditangkapnya salah satu anggota mereka.

Pasalnya anggota perguruan silat bersangkutan diduga menganiaya seorang anggota perguruan silat lain di Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek.

Yakni memukulkan helm pada seorang anggota perguruan silat lain yang sedang membeli cilok pada Sabtu (19/1) malam lalu.

Si bocah yang dipukul dengan helm itu tampaknya tidak terima dengan perlakuan itu.

Diduga si bocah melaporkan kejadian itu ke polisi hingga akhirnya ada penangkapan yang menyulut emosi rekan seperguruan terduga pelaku pemukulan.

Rekan terduga pelaku pun meminta agar teman mereka dibebaskan polisi.

Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranu Dikarta mengatakan, personel kepolisian sebenarnya sudah menjelaskan duduk perkara dan menindak sesuai SOP yang berlaku.

Namun anggota perguruan silat tersebut mengabaikan hingga akhirnya berujung tindakan pengrusakan Polsek Watulimo.

"Peristiwa ini masih kami dalami untuk mencari otak dari kericuhan ini," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suasana Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, Trenggalek pada Senin (20/1) malam mencekam.

Hal ini tidak lepas dari aksi anarkis yang dilakukan salah satu kelompok perguruan silat yang menggeruduk Polsek Watulimo Trenggalek.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kelompok perguruan silat ini menuntut pembebasan salah satu rekan mereka yang diamankan polisi beberapa hari sebelumnya.

Bahkan aksi yang terjadi hingga menjelang Subuh itu berujung anarkis karena melempari Mapolsek Watulimo dengan batu.

Tak ayal aksi beringas mereka membuat kaca depan dan genteng Mapolsek Watulimo pecah berantakan.

Bahkan dari peristiwa ini membuat tiga polisi mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Polsek Watulimo #perusakan #trenggalek