Hasil ini membuat kedua tim harus bertukar posisi di klasemen sementara, dengan Dalberto dkk harus turun ke posisi 10, sedangkan tim Juku Eja-julukan PSM Makasar naik ke posisi 9 klasemen setelah dengan tambahan satu poin.
Sejak peluit laga dimulai, tuan rumah Arema FC langsung mengepung pertahanan tim tamu. Beberapa kali peluang emas langsung didapatkan, namun sayang tim tamu terus bertahan dengan gigih. Peluang demi peluang dilewati, membuat Dalberto dkk yang kesulitan membobol gawang lawan sedikit mengendorkan serangan. Babak pertama berakhir dengan skor kaca mata.
Babak kedua, tuan rumah kembali menggempur pertahanan tim tamu. Ini memaksa para pemain PSM Makasar merapatkan barisan pertahanan. Sebuah crossing indah dilakukan oleh pemain sayap kanan Juku Eja, yang mendarat di kaki Nermin Haljeta yang dengan mudah membuat tendangan terukur mengecoh Frigeri yang terjatuh, membuat bola melesat indah ke pojok kanan atas gawang. Skor berubah 0-1 untuk keunggulan tim tamu. Ogah kalah di depan pendukung, Arkhan Fikri dkk kembali mendominasi laga, hingga sebuah bola crossing disambar Pablo Olivera yang membuat kedudukan 1-1. Hasil imbang bertahan hingga laga berakhir.
Hasil imbang ini sedikit membuat pelatih Arema FC, Ze Gomes kecewa. Sebab Singo Edan terus mengurung pertahanan PSM Makasar dan sangat mendominasi laga ini. Beberapa kali peluang emas belum bisa dimaksimalkan secara sempurna. Ini menjadi evaluasi untuk laga ke depannya, para penyerang belum melakukan tugasnya dengan tenang. “Kita punya banyak peluang, namun belum bisa diselesaikan dengan baik. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi para penyerang untuk lebih baik lagi di laga-laga mendatang,” jelasnya.
Pria asal Portugal ini mengapresiasi permainan dan dominasi Arema FC. Semangat dan upaya “ngotot” untuk meraih poin telah dilakukan, namun sayang keberuntungan belum berpihak, sehingga hanya bisa meraih 1 poin dari hasil imbang ini. “Ya, anak-anak sudah bermain sangat baik, bermain dengan kompak, namun sayang belum beruntung membuat gol. Semoga laga ke depannya lebih baik lagi,” ujarnya.
Pelatih PSM Makasar Bernardo tavares mengakui laga berjalan sulit, dengan para pemain Arema FC yang bermain ngotot. Beruntung kami mampu bertahan dengan baik, bahkan bisa membuat gol terlebih dahulu lewat skema serangan balik. Namun para pemain Arema FC bermain dengan penuh motivasi untuk menang. “Kami bertahan cukup baik, mencoba menyerang balik. Dan bisa mencetak gol terlebih dahulu. Arema FC membuat kami terus bertahan, hingga harus membuat pelanggaran dan berbuah satu kartu merah, ini cukup kami sesalkan,” tegasnya. (ham/ady)
Editor : Anggi Septian A.P.