Blitar – Dunia sepak bola Indonesia saat ini sedang berduka, Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya Surabaya meninggal dunia pada Selasa (25/2). Bejo Sugiantoro diketahui meninggal dunia saat bermain sepak bola di Lapangan SIER, Surabaya, Jawa Timur.
Bejo Sugiantoro mengalami insiden tragis ketika sedang berlatih dengan rekan-rekannya. Dilansir dari sport.detik.com, menurut keterangan Nugroho Mardiyanto, seorang rekan setim, Bejo sempat bermain penuh di 45 menit babak pertama.
Namun, ketika babak kedua baru berjalan lima hingga sepuluh menit, Bejo tiba-tiba kolaps dan jatuh di lapangan. Setelah itu, Bejo dilarikan ke RS Royal Surabaya menggunakan ambulans milik PT SIER. Meski sudah mendapatkan perawatan medis, Bejo dinyatakan meninggal dunia pada pukul 17.20 WIB.
Sebagai informasi, Bejo Sugiantoro dikenal sebagai salah satu pemain legendaris Persebaya Surabaya dengan karier panjang dan prestasi yang gemilang. Selain Persebaya Surabaya, Bejo juga pernah memperkuat berbagai tim sepak bola Indonesia, seperti Mitra Kukar, PSPS Pekanbaru, Persidafon Dafonsoro, dan Perseba Bangkalan.
Di level internasional, Bejo pernah memperkuat Timnas Indonesia dengan memperoleh medali perak pada ajang SEA Games 1997, serta medali perunggu SEA Games 1999. Bejo juga pernah tampil pada ajang Piala AFF 1998,2002, dan 2002.
Selain menjadi seorang pemain, Bejo juga pernah berkarir sebagai pelatih. Berbagai Tim yang pernah Bejo tangani, diantaranya Persik Kediri, Persebaya U-20, Serpong City, dan Deltras Sidoarjo.
Baca Juga: Berita Duka, Pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Meninggal Dunia
Kepergian Bejo Sugiantoro meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola Indonesia, khususnya bagi Persebaya dan Bonek yang selalu mengaguminya. Selamat jalan, legenda!
Editor : M. Subchan Abdullah