BLITAR - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang penuh keberkahan dan lebih baik dari seribu bulan. Salah satu cara terbaik untuk menyambut malam istimewa ini adalah dengan memakmurkan masjid melalui sholat berjamaah, i’tikaf, membaca Al-Quran, dan berbagai amal ibadah lainnya.
Memakmurkan masjid tidak hanya mendatangkan pahala besar, tetapi juga menjadi tanda keimanan seorang Muslim.
Keutamaan Memakmurkan Masjid dalam Islam
Memakmurkan masjid adalah perintah Allah SWT yang disebutkan dalam Al-Quran:
"Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS. At-Taubah: 18)
Ayat ini menunjukkan bahwa orang-orang yang senantiasa menghidupkan masjid dengan ibadah adalah mereka yang benar-benar beriman dan dijanjikan petunjuk dari Allah SWT.
Hadis Tentang Keutamaan Memakmurkan Masjid
Nabi Muhammad SAW juga banyak menyampaikan keutamaan bagi orang-orang yang senantiasa menghadiri dan memakmurkan masjid. Beberapa hadis yang menunjukkan keutamaannya antara lain:
-
Dijanjikan Cahaya di Hari Kiamat Rasulullah SAW bersabda: “Berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan ke masjid dalam kegelapan malam bahwa mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna pada hari kiamat.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Hadis ini mengajarkan bahwa mereka yang rutin ke masjid, terutama saat sholat Subuh dan Isya, akan mendapatkan cahaya yang menerangi jalannya di hari kiamat.
-
Dihapuskan Dosa dan Diangkat Derajatnya Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang pergi ke masjid pada pagi dan petang hari, maka Allah akan menyediakan baginya tempat di surga setiap kali ia pergi dan pulang.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan rutin menghadiri masjid, seorang Muslim akan mendapatkan keutamaan yang luar biasa, yaitu jaminan tempat di surga.
-
Orang yang Memakmurkan Masjid Adalah Tamu Allah Dalam sebuah hadis qudsi, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya masjid-masjid itu adalah rumah Allah di bumi, dan orang-orang yang mengunjunginya adalah tamu-Nya. Maka sungguh beruntunglah tamu yang memuliakan Tuan rumahnya.” (HR. Thabrani)
Hadis ini menunjukkan bahwa setiap Muslim yang datang ke masjid dianggap sebagai tamu Allah, dan Allah SWT akan memuliakan tamu-Nya dengan berbagai rahmat dan keberkahan.
Baca Juga: Macam-Macam Durian yang Cocok Buat Buka Puasa, Bikin Lidah Auto Happy
Memakmurkan Masjid di Malam Lailatul Qadar
Dalam menyambut malam Lailatul Qadar, berikut beberapa cara memakmurkan masjid yang bisa dilakukan:
-
Sholat Berjamaah – Menghadiri sholat lima waktu, terutama sholat Isya dan Subuh, karena Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang sholat Isya berjamaah, maka seakan-akan ia telah menghidupkan setengah malam. Dan barang siapa yang sholat Subuh berjamaah, maka seakan-akan ia telah sholat semalam penuh.” (HR. Muslim)
-
I’tikaf – Menghabiskan waktu di masjid dengan ibadah, seperti membaca Al-Quran, berzikir, dan berdoa. Rasulullah SAW selalu melakukan i’tikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk mencari Lailatul Qadar.
-
Membaca Al-Quran – Memperbanyak tilawah Al-Quran, karena malam Lailatul Qadar adalah malam diturunkannya Al-Quran (QS. Al-Qadr: 1).
-
Berzikir dan Berdoa – Memperbanyak istighfar dan doa yang diajarkan Rasulullah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.” (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.)
-
Bersedekah dan Berbuat Kebaikan – Memberikan sedekah kepada yang membutuhkan, baik dalam bentuk uang, makanan, maupun bantuan lainnya. (*)