Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Makna Lagu “Tanah Airku” yang Kerap Diputar Seusai Laga Timnas Indonesia TimnasDay

Anggi Septian A.P. • Sabtu, 26 Juli 2025 | 06:20 WIB
Photo
Photo

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Di setiap momen mengharukan usai laga Timnas Indonesia, terutama di pentas internasional, terdengar alunan lagu “Tanah Airku”. Seperti usai lagai Indonesia vs Thailand di AFF 2025 U23 pada Jumat(25/7).

Lagu nasional karya Ibu Sud ini seolah menjadi penanda emosional yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia — baik yang hadir di stadion maupun yang menyaksikan dari rumah. Tapi, apa sebenarnya makna lagu ini?

Lahir dari Rasa Rindu dan Nasionalisme

“Tanah Airku” diciptakan oleh Saridjah Niung, yang lebih dikenal dengan nama Ibu Sud, pada masa penjajahan sekitar tahun 1940-an.

Saat itu, Indonesia belum merdeka, dan banyak seniman menyuarakan kecintaan kepada tanah air melalui seni.

Lagu ini lahir dari rasa kerinduan dan cinta yang mendalam terhadap tanah kelahiran, meski sedang berada jauh dari kampung halaman.

Ibu Sud sendiri merupakan sosok penting dalam dunia musik nasional. Karyanya sederhana namun menyentuh, penuh nilai-nilai kebangsaan, dan dikenang lintas generasi.

Makna Lirik yang Dalam dan Menyentuh

Di balik lirik-liriknya yang lembut, lagu “Tanah Airku” mengandung pesan patriotik yang kuat. Pada bagian awal lirik:

"Tanah airku tidak kulupakan, kan terkenang selama hidupku..."

tersirat pesan bahwa cinta kepada tanah air tidak akan lekang oleh waktu atau jarak.

Bahkan ketika seseorang merantau ke negeri lain, rasa bangga terhadap Indonesia tetap tertanam. Lirik selanjutnya:

"Biarpun banyak negeri kujalani, tetapi kampung dan rumahku, di sanalah ku rasa senang..."

menegaskan bahwa kebahagiaan sejati adalah saat kita kembali ke akar, ke kampung halaman yang membawa damai dan kebanggaan.

Simbol Kesatuan dan Kebanggaan

Tak heran, lagu ini diputar setelah Timnas Indonesia bertanding — baik menang maupun kalah. Di stadion-stadion Asia Tenggara, saat lagu ini diputar, ribuan suporter berdiri, menitikkan air mata, menyanyikannya dengan lantang.

Sebab, lagu ini bukan hanya soal kemenangan di lapangan, tapi simbol kebanggaan menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

Dari Stadion hingga Sekolah

Lagu “Tanah Airku” bukan hanya akrab di arena olahraga. Lagu ini juga diputar dalam upacara bendera, peringatan Hari Kemerdekaan, hingga pelajaran di sekolah. Ini menunjukkan bahwa nilai-nilai nasionalisme yang dikandungnya tetap relevan dari generasi ke generasi.

Di tengah kemajuan zaman dan maraknya musik populer, lagu ini tetap punya tempat khusus di hati masyarakat. Terlebih saat dinyanyikan setelah pertandingan Timnas Indonesia, suasana yang tercipta begitu khidmat, menyentuh, dan membangkitkan rasa nasionalisme.

Kutipan Lirik yang Tak Terlupakan

 “Engkau kubanggakan…”

Potongan lirik ini menjadi penegas. Bahwa meski tanah air kita penuh tantangan, Indonesia tetap membanggakan.

Lagu ini mengajarkan untuk tidak melupakan akar, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap tanah kelahiran sendiri.

“Tanah Airku” bukan sekadar lagu penutup di laga sepak bola. Ia adalah pengingat tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan betapa berharganya tanah ini. Sebuah lagu yang menghidupkan semangat Indonesia — dari stadion hingga sudut kampung.(*)

Editor : Anggi Septian A.P.
#Timnas Indonesia #Tanah airku #AFF 2025 #indonesia vs thailand