Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bantuan Balita dan SD di PKH Akhirnya Cair: Ini Nominal dan Cara Ceknya

Anggi Septiani • Rabu, 30 Juli 2025 | 18:30 WIB

Bantuan Balita dan SD di PKH Akhirnya Cair: Ini Nominal dan Cara Ceknya
Bantuan Balita dan SD di PKH Akhirnya Cair: Ini Nominal dan Cara Ceknya

BLITAR – Kabar gembira datang bagi keluarga penerima manfaat (KPM). Program Keluarga Harapan (PKH) untuk kategori Balita dan siswa Sekolah Dasar (SD) akhirnya mulai dicairkan secara bertahap di berbagai daerah sejak awal Juli 2025. Bersamaan dengan pencairan bantuan pangan non tunai (BPNT) dan Program Indonesia Pintar (PIP), banyak KPM melaporkan saldo bantuan sosial mereka telah masuk ke rekening masing-masing.

Pencairan bantuan ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini menantikan hak mereka. Khusus untuk PKH kategori Balita, sejumlah warga di wilayah Bogor melaporkan telah menerima dana sebesar Rp750.000.

Sementara itu, siswa SD yang tercatat dalam program PKH telah mendapatkan bantuan sebesar Rp450.000. Dana tersebut disalurkan melalui Bank Mandiri dan bisa dicek melalui aplikasi Livin’ Mandiri atau mesin ATM.

Baca Juga: ⁠Vaksinasi Jangan Tunggu Wabah PMK Merebak, Ini Langkah Disnakkan

Kabar pencairan ini pun cepat menyebar melalui berbagai grup penerima bantuan sosial, media sosial, hingga laporan dari pendamping PKH di lapangan. Selain kategori Balita dan SD, sebagian bantuan PKH lainnya juga mulai dicairkan secara bertahap sesuai dengan jadwal dari Kementerian Sosial RI. Di saat yang sama, masyarakat juga diminta aktif mengecek status mereka, baik untuk bantuan PKH, PIP, maupun BPNT.

Dana PKH Cair, KPM Diminta Segera Cek Rekening

Pencairan PKH tahap ini difokuskan pada komponen Balita usia 0–6 tahun serta siswa sekolah dasar. Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa warga mengaku telah menerima bantuan PKH Balita dengan nominal Rp750.000. Sementara bantuan PKH untuk siswa SD masuk sebesar Rp450.000 per anak.

Penyaluran dilakukan secara langsung ke rekening penerima melalui Bank Himbara, khususnya Bank Mandiri. Bagi KPM yang belum memiliki akses ke aplikasi Livin’ Mandiri, mereka disarankan untuk mengecek saldo melalui ATM atau meminta bantuan pendamping sosial.

Kementerian Sosial juga menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan data dan PIN untuk menghindari penyalahgunaan dana. Dalam beberapa kasus sebelumnya, dana bantuan PKH sempat tertunda akibat data yang belum valid atau rekening yang bermasalah.

Baca Juga: ⁠Mencari Sekda Definitif Kabupaten Blitar, Kepala Bappeda Ini Mengaku Siap Jika Dipercaya

Pencairan Berbarengan dengan BPNT dan PIP

Uniknya, pencairan PKH kali ini juga berbarengan dengan bantuan lainnya seperti BPNT dan PIP. Sejumlah KPM mengaku menerima lebih dari satu jenis bantuan secara bersamaan. Misalnya, selain mendapatkan Rp750.000 untuk komponen Balita, mereka juga menerima Rp600.000 dari program BPNT serta Rp375.000 untuk bantuan pendidikan dari PIP.

BPNT sendiri merupakan bantuan pangan non tunai yang biasanya disalurkan setiap bulan atau dalam bentuk susulan. Sementara PIP adalah bantuan dari Kemendikbudristek untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak usia sekolah.

Dengan cairnya ketiga jenis bantuan tersebut dalam waktu berdekatan, banyak keluarga merasa sangat terbantu, apalagi di masa awal tahun ajaran baru yang membutuhkan biaya ekstra.

Baca Juga: Seruan Lintas Iman di Momen Kemerdekaan: Merdeka dalam Salam dari Semua Keyakinan

Cara Cek Bantuan PKH, PIP, dan BPNT

Bagi penerima bantuan yang ingin memastikan status pencairan dana, berikut langkah yang dapat dilakukan:

  1. PKH dan BPNT:

    • Cek saldo melalui ATM bank penyalur (BRI, BNI, Mandiri).

    • Gunakan aplikasi Livin’ Mandiri untuk nasabah Bank Mandiri.

    • Hubungi pendamping sosial di desa/kelurahan untuk pengecekan data di SIK-NG.

    • Pastikan Anda masih masuk dalam desil 1–4 untuk PKH dan desil 1–5 untuk BPNT.

  2. PIP:

    • Verifikasi NISN anak Anda di sekolah.

    • Cek ke sekolah apakah dana PIP sudah masuk ke rekening siswa.

    • Gunakan BRI Mobile atau ATM BRI untuk mengecek dana bantuan pendidikan.

Kemensos dan Kemendikbudristek mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku bisa mempercepat pencairan bantuan. Semua proses dilakukan berdasarkan data sistem dan tidak dipungut biaya.

Harapan Penyaluran Tepat Waktu dan Merata

Cairnya bantuan PKH untuk komponen Balita dan SD menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan keluarga dan pendidikan anak. Pemerintah daerah dan pendamping sosial diharapkan terus mengawal proses penyaluran agar tepat sasaran.

“Anak saya akhirnya dapat PKH Balita setelah sekian lama zonk. Alhamdulillah, uangnya bisa buat beli susu dan keperluan gizi,” kata Dwi, salah satu ibu penerima manfaat dari Kecamatan Cibinong, Bogor.

Ia mengaku sempat putus asa karena bantuan tak kunjung cair meski data dirinya telah aktif di sistem. Namun kini, ia berharap program bantuan seperti ini bisa terus berlanjut tanpa kendala.

Penutup: Gunakan Bantuan untuk Prioritas Keluarga

Penerima bantuan sosial diminta untuk memanfaatkan dana yang diterima sebaik mungkin. Bagi orang tua yang menerima PKH dan PIP, alokasikan dana untuk kebutuhan pendidikan dan gizi anak. Sementara untuk BPNT, prioritaskan kebutuhan pangan yang bergizi dan mencukupi.

Pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan program perlindungan sosial sebagai jaring pengaman masyarakat kurang mampu. Selama data penerima selalu diperbarui dan tepat sasaran, diharapkan seluruh bantuan akan terus tersalurkan tanpa hambatan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#bansos