BLITAR – Menjelang musim umroh 2025, obrolan receh namun menyentil dari komedian Abdel Achrian kembali jadi viral. Dalam salah satu episode podcastnya yang ramai komentar, Abdel membahas persiapan umrah dengan gaya santai dan penuh celetukan, mulai dari urusan tiket ke Jeddah, koper seragam jamaah, sampai... rokok yang “lebih baik dibawa dari rumah karena di Arab mahal.” Semua itu dibumbui dengan tawa khas stand-up dan sound horeg yang mengiringi setiap punchline.
Lebih dari sekadar guyonan receh, obrolan Abdel justru menggambarkan realitas unik masyarakat Indonesia saat menjalankan ibadah umrah. Ada yang khawatir ketinggalan koper, takut barcode boarding hilang, hingga repot sendiri karena harus selfie depan logo HUT di bandara. “Umrah itu ibadah suci, tapi juga penuh drama. Apalagi kalau sudah rame-rame sama rombongan koper warna sama,” canda Abdel dalam siaran berdurasi hampir satu jam itu.
Meski dibalut humor, bahasan travel umrah dalam podcast Abdel sebenarnya menyentuh sisi sosial yang sangat nyata. Ia menyindir banyak hal, termasuk biro travel yang fokus pada "voucher oleh-oleh" ketimbang edukasi ibadah, serta jamaah yang lebih takut kehilangan sandal daripada kehilangan arah thawaf. Semua ini disajikan dengan gaya stand-up yang justru makin terasa dekat dan relevan.
Baca Juga: Harga Beras di Pasar Tradisional Kota Blitar Cenderung Naik, Ini Penyebabnya
Koper Seragam dan Mental Rombongan
Salah satu segmen paling ramai dikomentari adalah saat Abdel membahas koper jamaah yang “warnanya selalu sama, dan pasti ada yang salah ambil.” Ia menyebut koper biru tua dengan pita merah sebagai “spesies paling berbahaya” di bandara Jeddah karena kerap memicu salah paham antarjamaah.
“Kadang saya pikir, kenapa travel nggak sekalian kasih tattoo barcode aja di jamaahnya biar nggak hilang-hilangan,” celetuk Abdel sambil menirukan gaya petugas bandara. Tawa pun pecah, tapi juga menyadarkan banyak penonton bahwa pengalaman umrah tidak selalu sakral—kadang juga penuh kehebohan seperti pasar malam, lengkap dengan sound horeg dari speaker travel.
Fenomena “sound horeg” sendiri jadi istilah baru untuk menggambarkan kebisingan ala toa rombongan, pengumuman mendadak, atau bahkan ringtone HP jamaah yang masih pakai lagu dangdut remix. “Umrah rasa konser,” komentar seorang netizen dalam unggahan ulang cuplikan podcast Abdel di TikTok.
Baca Juga: Mengenal Konsep Ketuhanan Kepercayaan Kapitayan, Sang Hyang Taya
Dari Rokok sampai Logo HUT
Dalam obrolannya, Abdel tak hanya berhenti di masalah koper dan sound. Ia juga menyinggung perilaku jamaah Indonesia yang masih menyempatkan beli rokok sebelum take off. “Kalau bisa, satu slop rokok diikat di perut. Karena di Arab, satu bungkus bisa bikin kita merenung,” seloroh Abdel, membuat seluruh ruangan tertawa.
Lucunya, di bagian akhir podcast, salah satu kru menunjukkan kaus bertuliskan logo HUT ke-80 RI yang konon akan dipakai sebagai seragam umrah. Abdel langsung menimpali, “Keren sih... ibadah sambil branding nasionalisme.” Walau jelas bercanda, komentar ini menyentil tren rombongan jamaah yang makin kreatif dalam seragam, dari kaus komunitas motor hingga logo organisasi masyarakat.
Tak disangka, cuplikan soal kaus logo HUT ini malah viral di media sosial. Banyak warganet membandingkan desain logo HUT dengan simbol-simbol yang “terlalu filosofis untuk dipahami saat lari-lari ngejar gate boarding.”
Baca Juga: Mengenal Ritual Kapitayan, Tradisi Leluhur untuk Penghormatan Sang Hyang Taya
Umrah: Ibadah, Tapi Tetap Indonesia Banget
Bagi Abdel, umrah adalah ibadah penting, tapi tetap tidak bisa lepas dari identitas orang Indonesia. “Di Tanah Suci, kita tetaplah orang Indonesia. Suka makan kerupuk, takut sendal hilang, dan doyan ngobrol meski lagi antri zamzam,” ujarnya dengan nada hangat.
Humor yang dibawakan Abdel terasa tidak menghina, justru mengajak audiens tertawa pada kebiasaan sendiri. Bahkan beberapa travel umrah ikut mengunggah video reaksi atas segmen ini, dan menyebutnya sebagai “pengingat ringan agar jamaah lebih siap, dan nggak cuma sibuk dokumentasi.”
Tak sedikit netizen yang menyambut positif. “Lebih enak denger Abdel daripada briefing 3 jam dari tour leader,” tulis akun @hasantrip. Bahkan ada travel yang mulai menjadikan video ini sebagai bagian dari materi pengantar sebelum berangkat.
Baca Juga: Dari SD Hingga Kuliah Bisa Dapat Bantuan! Ini Jalur Lanjutan PIP ke KIP Kuliah
Ketika Stand Up Menyentuh Halal
Kombinasi antara gaya stand up, observasi sosial, dan konteks religius membuat Abdel Achrian berhasil mengangkat topik umroh 2025 secara segar. Di tengah dominasi konten serius dan penuh dalil, pendekatan lucu tapi nyata justru terasa menyegarkan.
Dengan gaya khasnya, Abdel membuktikan bahwa tidak semua pembahasan agama harus berat. Humor bisa menjadi pintu masuk menuju refleksi, bahkan motivasi. Dalam podcastnya, ia tak sekali pun melecehkan ibadah. Justru, ia mengajak audiens memahami bahwa kekacauan kecil itu manusiawi—asal niat tetap lurus.