Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gegara Guyon Bendera One Piece, Bakesbangpol Kabupaten Blitar Panggil Kades

Fajar Rahmad Ali Wardana • Kamis, 7 Agustus 2025 | 17:42 WIB

Gegara Guyon Bendera One Piece, Bakesbangpol Kabupaten Blitar Panggil Kades
Gegara Guyon Bendera One Piece, Bakesbangpol Kabupaten Blitar Panggil Kades

BLITAR – Usai viral saat menanggapi bendera One Piece di sosial media, Kepala Desa (Kades) Purworejo, Kecamatan Wates, Jarno, langsung dipanggil oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Blitar untuk klarifikasi.

Hasilnya, kades hanya menganggap hal itu guyonan dan tidak benar-benar memasang bendera One Piece.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar, Setiyana, membenarkan adanya kabar yang menyeret nama Kades Purworejo.

Sang kades mengomentari bendera One Piece di media sosial. Namun, dia memastikan bahwa tidak ada unsur kesengajaan atau niat untuk mengibarkan simbol non-negara di wilayah tersebut.

"Sudah kami panggil dan klarifikasi. Ternyata tidak ada niat apa pun. Itu hanya guyonan, merespons fenomena yang sedang ramai di media sosial. Dia tidak pernah memasang bendera One Piece, bahkan di desanya sudah dipasang bendera merah putih dan umbul-umbul secara lengkap," ujarnya, saat ditemui di kantornya.

Setiyana melanjutkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar sudah mengantisipasi potensi gangguan serupa melalui surat edaran resmi Bupati Blitar terkait semarak HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Edaran itu telah dikirim ke seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kades, dan lurah.

Surat edaran itu salah satunya memuat kewajiban pemasangan bendera merah putih, umbul-umbul, dan dekorasi kemerdekaan mulai 1 hingga 31 Agustus 2025. Hal itu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga nilai nasionalisme.

"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada yang menyalahi aturan. Kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan forkopimcam, kepala desa, dan lurah untuk memastikan tidak ada pemasangan bendera bergambar One Piece di Kabupaten Blitar," ungkapnya.

Terkait potensi tindakan penertiban terhadap simbol non-negara, Setiyana menegaskan bahwa tidak akan melakukan sweeping.

Dia yakin masyarakat Kabupaten Blitar cinta terhadap tanah air atau Negara Kesetuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga tidak ada yang memasang bendera selain merah putih.

"Tidak ada sweeping. Kami percaya masyarakat Blitar adalah masyarakat yang paham, cinta NKRI, dan tidak mudah memprovokasi dan terprovokasi. NKRI harga mati," pungkasnya. (jar/c1/ynu (*)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#Kabupaten Blitar #bendera #Bakesbangpol #guyon #one piace