Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Lewat Karnaval HUT ke-80 RI, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Makna Kemerdekaan

Findika Pratama • Selasa, 19 Agustus 2025 | 18:03 WIB

Lewat Karnaval HUT ke-80 RI, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Makna Kemerdekaan
Lewat Karnaval HUT ke-80 RI, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tekankan Makna Kemerdekaan

BLITAR – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia tahun ini berlangsung meriah lewat gelaran Karnaval Kemerdekaan, Minggu (17/8/2025) malam. Salah satu yang menarik perhatian adalah keikutsertaan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dengan kendaraan hias bertema “Tanah Bersertipikat, Negeri Berdaulat”.

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, hadir langsung bersama Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan. Dari atas kendaraan hias, Nusron menyampaikan pandangannya mengenai arti kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.

“Kemerdekaan adalah membebaskan rakyat dari belenggu penjajahan. Mari kita jaga negeri kita, jaga kedaulatan negara kita. Itulah makna hakiki dari kemerdekaan. Merdeka!” tegas Nusron dalam wawancara singkat di atas kendaraan hias.

Baca Juga: Semangat Kemerdekaan, Komunitas Honda Ramaikan Konvoi Merdeka di Blitar

Kehadiran Kementerian ATR/BPN dalam karnaval ini bukan sekadar memeriahkan acara. Kendaraan hias yang ditampilkan membawa pesan kuat mengenai pentingnya kepastian hukum atas tanah. Visualisasi peta holografik 3D tanah bersertipikat elektronik, patok tanah, hingga miniatur Kantor Pertanahan dihadirkan sebagai simbol bahwa sertipikasi tanah adalah fondasi kedaulatan bangsa.

Sinergi Antar Kementerian

Tak hanya ATR/BPN, kendaraan hias nomor urut 16 itu juga menampilkan kolaborasi dengan Kementerian Transmigrasi serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Tema yang diusung ialah “Cendrawasih di Tanah Nusantara” dengan narasi besar: Tanah Bersertipikat, Transmigrasi Patriot, Desa Mandiri dan Berdaya, Indonesia Sejahtera.

Wamen ATR/BPN Ossy Dermawan menilai karnaval ini bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga sarana edukasi publik.

Baca Juga: Komisi II DPRD Kota Blitar Soroti KMP usai Diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Ini Katanya

“Bapak Presiden ingin merayakan HUT ke-80 RI bersama rakyat lewat karnaval. Di sini, K/L bisa mengenalkan fungsi dan tugasnya dengan cara kreatif. Saya pikir pesan itu sampai,” ungkap Ossy.

Karnaval Semarak di Pusat Jakarta

Rangkaian karnaval berlangsung meriah sejak sore. Ribuan warga memadati jalanan ibu kota untuk menyaksikan parade kendaraan hias. Acara dibuka dengan penampilan drum band SMA Taruna Nusantara dan Gita Bahana Nusantara.

Arak-arakan kendaraan hias bergerak dari Monumen Nasional (Monas), melewati Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia (HI), hingga berakhir di kawasan Simpang Semanggi. Sepanjang rute, masyarakat disuguhi atraksi budaya, kostum tematik, hingga pertunjukan musik yang menambah semarak malam perayaan kemerdekaan.

Baca Juga: Terminal Patria Blitar Masih Tunggu Lampu Hijau Dishub Provinsi Jatim soal Trayek Baru Tujuan Bandara Dhoho Kediri

Di atas kendaraan hias ATR/BPN, tampak pula Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (Ikawati) ATR/BPN, Dily Nusron Wahid, serta Wakil Pembina Ikawati ATR/BPN, Wida Ossy Dermawan, yang turut menyapa masyarakat.

Tanah untuk Rakyat, Negeri Berdaulat

Melalui partisipasi di Karnaval Kemerdekaan ini, Kementerian ATR/BPN ingin menegaskan kembali peran vital pertanahan dalam pembangunan. Sertipikasi tanah bukan hanya soal administrasi, tetapi juga soal kepastian hukum, kesejahteraan masyarakat, serta kedaulatan negara.

Pesan itu sejalan dengan tema besar perayaan HUT ke-80 RI: Indonesia Unggul, Indonesia Maju. Dengan tanah yang bersertipikat, rakyat memiliki kepastian hak, negara semakin kuat, dan pembangunan dapat berjalan lebih adil.

Baca Juga: Cara Pemuda Garum di Blitar Peringati Kemerdekaan RI: Gelar Napak Tilas Bung Karni, Pahlawan Proklamasi

“ATR/BPN ingin hadir bukan hanya di atas kertas, tapi juga di hati masyarakat. Tanah bersertipikat adalah warisan kemerdekaan untuk generasi masa depan,” tutup Nusron.

 
Editor : Anggi Septian A.P.
#BPN #Kantor pertahanan Kabupaten Blitar #Menteri Nusron