Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kementerian ATR/BPN Terima Delegasi Nepal untuk Learning Exchange Modernisasi Administrasi Pertanahan

Findika Pratama • Rabu, 20 Agustus 2025 | 18:00 WIB

Kementerian ATR/BPN Terima Delegasi Nepal untuk Learning Exchange Modernisasi Administrasi Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Terima Delegasi Nepal untuk Learning Exchange Modernisasi Administrasi Pertanahan

BLITAR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menerima kunjungan resmi delegasi dari Nepal dalam rangka Learning Exchange Visit of Nepali Land Officials to Indonesia on the Modernization of the Land Administration. Kick Off Meeting kegiatan ini digelar di Aula PTSL Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (11/8/2025), dan dibuka langsung oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan.

Dalam sambutannya, Wamen Ossy menyatakan bahwa program pertukaran ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama kedua negara di bidang pertanahan. “Kami senang menjadi tuan rumah program ini.

Pertemuan ini memberi kesempatan bagi Indonesia dan Nepal untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, sekaligus praktik terbaik dalam memodernisasi administrasi pertanahan,” ujarnya.

Baca Juga: Kutukan Cinta Gagal: Putri Lodaya Meminang Jayabaya, Lalu Jadi Arca Raksasa Totok Kerot

Progres Pendaftaran Tanah di Indonesia

Wamen Ossy menjelaskan capaian signifikan Indonesia dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sejak diluncurkan pada 2017. Menurutnya, percepatan pendaftaran tanah berjalan pesat dengan kemampuan sertipikasi 5 hingga 10 juta bidang tanah setiap tahun.

“Hingga saat ini, sudah tercatat 122,9 juta bidang tanah yang terdaftar. Dari jumlah itu, 96,7 juta bidang telah diterbitkan sertipikatnya, sehingga memberi kepastian hukum bagi pemilik tanah,” terangnya.

Selain soal pendaftaran, Wamen Ossy juga menekankan pentingnya penguatan pelayanan publik melalui transformasi digital dan pengembangan sumber daya manusia. “Teknologi berperan besar dalam meningkatkan transparansi dan efisiensi. Namun, harus ditopang tata kelola yang kuat, perlindungan data, serta kapasitas SDM yang berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga: Asal-usul Arca Totok Kerot di Kediri, Benarkah dari Putri Cantik yang Tersambar Petir?

Nepal Ingin Adopsi Praktik Indonesia

Delegasi Nepal dipimpin oleh Ganesh Prasad Bhatta, Joint Secretary dari Ministry of Land Management, Cooperatives and Poverty Alleviation (MoLMCPA). Dalam keterangannya, Ganesh mengaku tertarik mempelajari praktik administrasi pertanahan Indonesia, mulai dari tingkat nasional hingga kota/kabupaten.

“Kami juga ingin memahami inovasi pemetaan kadastral, penggunaan teknologi drone dan satelit untuk akuisisi data, serta integrasinya dengan sistem pendaftaran tanah, valuasi, dan perpajakan,” ujarnya.

Ganesh menambahkan, Indonesia menjadi contoh penting bagi Nepal karena mampu mengelola daratan yang jauh lebih luas. “Daratan Indonesia 15 kali lebih besar dari Nepal. Kementerian ATR/BPN mampu mendaftarkan 5–10 juta bidang tanah per tahun, sedangkan capaian kami baru sekitar 35–40 juta bidang. Kami ingin mengadopsi pembelajaran ini untuk roadmap pertanahan di Nepal,” jelasnya.

Baca Juga: Legenda Tragis Putri Lodaya: Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Berujung Jadi Arca Raksasa Totok Kerot

Rangkaian Kegiatan Learning Exchange

Program Learning Exchange ini berlangsung pada 11–15 Agustus 2025. Delegasi Nepal akan melakukan sejumlah kunjungan lapangan, mulai dari Badan Informasi Geospasial, Kantor Pertanahan Kulon Progo, kuliah umum di Universitas Gadjah Mada, hingga Kantor Wilayah BPN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, turut hadir mendampingi Wamen Ossy dalam acara pembukaan. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan kementerian ATR/BPN.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama Indonesia dan Nepal semakin erat, khususnya dalam mewujudkan administrasi pertanahan yang modern, transparan, dan berkeadilan.

Baca Juga: Antara Wisata dan Sakral: Gua Embultuk, Keajaiban di Perut Bumi Blitar

Editor : Anggi Septian A.P.
#kantah kabupaten blitar #Kementerian ATR BPN