Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tiga Pedoman Sekjen Kementerian ATR/BPN untuk Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan

Findika Pratama • Senin, 25 Agustus 2025 | 19:00 WIB
Tiga Pedoman Sekjen Kementerian ATR/BPN untuk Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan
Tiga Pedoman Sekjen Kementerian ATR/BPN untuk Wujudkan Tata Kelola Anggaran Transparan

BLITAR – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Hal ini kembali ditegaskan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) yang digelar pada Rabu (20/8/2025) di Aula Prona, Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi, menekankan pentingnya tiga pedoman utama yang harus dipegang seluruh Satuan Kerja (Satker). Tiga pedoman itu adalah komitmen, profesionalisme, dan integritas.

“Untuk mencapainya, kita harus memiliki dasar komitmen, profesionalisme, dan integritas. Semua itu akan berpengaruh dan bergantung pada hasil yang berkualitas, akuntabel, dan bermanfaat,” ujar Pudji saat membuka kegiatan di hadapan 88 Satker yang hadir.

Dampak Nyata untuk Masyarakat

Pudji menambahkan, tiga pedoman tersebut diharapkan tidak hanya menjadi slogan, melainkan benar-benar diimplementasikan dalam setiap pelaksanaan program. Menurutnya, ILASPP akan memberi dampak nyata jika seluruh Satker Kementerian ATR/BPN berpegang teguh pada nilai tersebut.

“Agar hasil kerja benar-benar dapat dipertanggungjawabkan dan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Lebih dari 130 peserta yang hadir, baik dari pusat maupun daerah, diminta untuk menyamakan persepsi agar setiap program dapat berjalan selaras dengan arah kebijakan strategis kementerian.

Sinergi dan Pengawasan

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, menegaskan bahwa Bimtek ini menjadi ruang penting untuk menyelaraskan pemahaman. Ia menekankan perlunya sinergi dan koordinasi yang baik di antara seluruh Satker.

“Kita ada di sini untuk memastikan bahwa setiap komponen proyek dapat berkoordinasi dengan baik dan memastikan bahwa semua kegiatan berjalan sesuai dengan rencana,” ungkap Dalu.

Ia juga menambahkan bahwa pengawasan internal akan terus dilakukan agar pelaksanaan program berjalan transparan dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Kalibrantas Jadi Sahabat Alam, Wisata Desa Rafting Papringan Ubah Stigma Sungai

Apresiasi dari Bank Dunia

Dalam kesempatan yang sama, Senior Urban Specialist World Bank, Uri Raich, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Kementerian ATR/BPN yang terus memperkuat tata kelola anggaran. Menurutnya, kerja sama antara Indonesia dan Bank Dunia melalui ILASPP diharapkan dapat menjadi fondasi kolaborasi jangka panjang.

“Partisipasi Anda sangat penting untuk memastikan bahwa perjanjian kerangka kinerja ini tidak hanya menjadi keberhasilan prosedural semata, namun juga sebagai fondasi bagi kolaborasi yang berkelanjutan,” kata Uri.

Ia berharap seluruh peserta aktif terlibat dalam diskusi maupun praktik penyusunan rencana kerja agar implementasi ILASPP semakin matang.

Agenda Bimbingan Teknis

Bimbingan Teknis ILASPP berlangsung selama dua hari, 20–21 Agustus 2025. Agenda kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi teknis, hingga praktik penyusunan rencana kerja. Narasumber berasal dari internal Kementerian ATR/BPN serta pihak eksternal terkait.

Dengan adanya kegiatan ini, Kementerian ATR/BPN berharap tata kelola anggaran dapat dijalankan secara lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Harapannya, setiap hasil kerja mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi pijakan untuk pembangunan sektor pertanahan dan tata ruang yang lebih baik.

Editor : Anggi Septian A.P.
#kantah kabupaten blitar #Kementerian ATR BPN