BLITAR - Kereta Api Indonesia (KAI) memprediksi terjadi lonjakan volume penumpang pada libur panjang momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Jumat (5/9), sementara puncak arus balik diprediksi pada Minggu (7/9/2025).
Selama masa angkutan libur panjang, KAI Daop 7 Madiun mencatat adanya peningkatan signifikan volume penumpang.
Data per 5 September menunjukkan, pada Kamis (4/9), total 7.962 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7.
Kemudian 8.813 penumpang turun di stasiun-stasiun tujuan.
Adapun angka yang tercatat untuk keberangkatan Jumat (5/9/2025) sebanyak 5.111 penumpang, dan kedatangan sejumlah 5.507 penumpang.
Angka ini masih dinamis hingga keberangkatan KA terakhir nanti malam.
“Untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan, KAI Daop 7 Madiun melakukan berbagai upaya optimalisasi stasiun. Di antaranya, layanan di area tunggu, loket, dan fasilitas kebersihan juga ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi para penumpang,” terang Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun, kemarin (5/9).
Sementara itu, khusus di Stasiun Blitar, volume penumpang pada Kamis (4/9) tercatat sebanyak 2.173 penumpang naik.
Terdiri dari 610 penumpang KA jarak jauh dan 1.563 penumpang KA lokal.
Sedangkan jumlah penumpang turun mencapai 2.675 dengan rincian 877 penumpang KA jarak jauh dan 1.798 penumpang KA lokal.
KAI mengingatkan para pelanggan untuk memperhatikan kembali jadwal keberangkatan dan mengatur waktu perjalanan menuju stasiun.
Jangan sampai terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan KA guna antisipasi kemungkinan tertinggal kereta api.
Hal ini mengingat arus lalu lintas di jalan raya cukup padat pada akhir pekan.
Daop 7 Madiun mengimbau para penumpang untuk selalu mengutamakan keselamatan.
Pastikan tiket dan identitas diri sudah disiapkan sebelum berangkat.
Selalu awasi barang bawaan pribadi, dan jangan pernah meninggalkan barang berharga tanpa pengawasan. (sub)
Editor : M. Subchan Abdullah