BLITAR-Pencairan PKH dan BPNT tahap 3 September 2025 masih berjalan bertahap di sejumlah daerah. Namun, selain dua program utama tersebut, ada bocoran kabar gembira bagi penerima bantuan sosial (bansos). Beberapa jenis bantuan tambahan dikabarkan mulai cair di bulan ini.
Menurut informasi kanal YouTube Diari Bansos, sejumlah bantuan ekstra sudah terpantau masuk ke rekening KPM. Bantuan itu meliputi atensi yatim piatu, penebalan BPNT, BLT miskin ekstrem, hingga Program Indonesia Pintar (PIP).
“Tidak hanya PKH dan BPNT. Ada juga bantuan lain yang mulai dicairkan. Jadi KPM sebaiknya rajin mengecek saldo KKS atau rekening masing-masing,” ujar narasumber dalam tayangan tersebut.
Baca Juga: Waspada Ancaman Gelombang Tinggi, Nelayan di Blitar Selatan Diminta Hati-Hati
Salah satu bantuan yang cukup dinanti adalah Atensi Yatim Piatu. Nominalnya Rp600 ribu untuk periode Juli, Agustus, dan September. Dana ini khusus untuk anak-anak yatim piatu yang sudah memiliki kartu ATM atensi.
Bantuan ini sudah mulai masuk di sejumlah rekening Bank Mandiri. Namun, pencairan masih bertahap, sehingga sebagian penerima diminta bersabar. “Kalau saldo masih nol, cek dulu statusnya lewat operator desa atau pendamping sosial,” tambah narasumber.
Selain itu, ada juga penebalan BPNT. Bantuan ini berbeda dari reguler, karena bersifat tambahan. Nominalnya Rp400 ribu per keluarga, khusus bagi penerima baru atau KPM yang sempat tertunda pencairannya.
Baca Juga: Diterpa Isu Pengadaaan Buku Ilegal, Begini Respon Dispendik Kabupaten Blitar
Kemensos menjelaskan, penebalan BPNT merupakan langkah untuk mengantisipasi kebutuhan pangan keluarga prasejahtera di tengah inflasi. Bantuan ini diharapkan bisa menjaga daya beli masyarakat di desa maupun kota.
Tak hanya itu, BLT miskin ekstrem atau dikenal juga dengan BLT Dana Desa turut disalurkan. Besarannya Rp300 ribu per bulan. Pencairannya berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing desa, ada yang dicairkan 1 bulan sekali, ada pula yang langsung 2–3 bulan sekaligus.
Bantuan ini menyasar keluarga miskin yang belum masuk data PKH maupun BPNT. “BLT miskin ekstrem ini sangat membantu warga yang selama ini tidak tersentuh bantuan reguler,” ungkap salah satu pendamping sosial di Kecamatan Udanawu, Blitar.
Baca Juga: Cuma Modal Murah, Masak Soto Ayam Bisa Jadi Menu Lengkap Seharian!
Selain bansos tunai, Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih berjalan. Bantuan pendidikan ini ditujukan untuk pelajar SD hingga SMA yang berasal dari keluarga penerima manfaat. Dana PIP biasanya digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah hingga membayar biaya penunjang pendidikan.
Dengan berbagai bantuan tambahan ini, total dana bansos yang cair di September 2025 cukup besar. Pemerintah berharap masyarakat bisa memanfaatkannya secara bijak, baik untuk kebutuhan pokok maupun mendukung keberlangsungan pendidikan anak.
Meski begitu, pencairan tidak serentak. Banyak penerima yang mengaku belum menerima dana bantuan tambahan. Hal ini disebabkan pencairan dilakukan secara bertahap, menunggu data penerima benar-benar siap di bank penyalur.
Baca Juga: Resep Soto Ayam Ceker Ini Lagi Viral, Kuah Segar Gurih Bikin Ketagihan!
Bagi yang belum cair, Kemensos menyarankan agar penerima rutin mengecek melalui ATM, agen bank, atau aplikasi mobile banking. Jika hingga minggu ketiga bantuan tak kunjung masuk, KPM bisa mengecek status melalui operator desa atau pendamping sosial.
“Kalau sudah ada instruksi resmi dari Kemensos, dana akan masuk. Jadi KPM jangan panik kalau belum cair,” ujar narasumber.
Hadirnya berbagai bocoran bantuan tambahan ini menjadi angin segar di tengah banyaknya keluhan KPM soal pencairan yang belum merata. Harapannya, seluruh bantuan bisa segera tersalurkan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Editor : Anggi Septian A.P.