Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

STPN Bentuk Karakter dan Kepemimpinan, Wamen ATR/BPN Ossy Titip Tiga Nilai untuk Taruna Baru

Findika Pratama • Senin, 15 September 2025 | 17:00 WIB
STPN Bentuk Karakter dan Kepemimpinan, Wamen ATR/BPN Ossy Titip Tiga Nilai untuk Taruna Baru
STPN Bentuk Karakter dan Kepemimpinan, Wamen ATR/BPN Ossy Titip Tiga Nilai untuk Taruna Baru

BLITAR – Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) terus memperkuat perannya sebagai kawah candradimuka bagi generasi muda di bidang pertanahan dan tata ruang. Sejak berdiri pada 1963, lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian ATR/BPN ini menjadi pusat pencetak tenaga ahli yang berkompeten di sektor agraria.

Hal ini ditegaskan Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan. Ia memberikan pembekalan sekaligus menutup kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Taruna Baru (PKKTB) Program Diploma IV Pertanahan Tahun 2025, Kamis (11/9/2025).

Menurut Ossy, STPN bukan sekadar tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter dan kepemimpinan. Lebih dari itu, menjadi taruna STPN adalah panggilan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“STPN ini bukan hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, dan panggilan untuk mengabdi kepada masyarakat,” kata Wamen ATR/Waka BPN dalam sambutannya yang disampaikan secara daring.

Taruna Dituntut Pegang Teguh Prinsip

Dalam pembekalannya, Ossy mengingatkan para taruna agar tidak hanya memahami aspek teknis pertanahan. Mereka juga harus menanamkan nilai keadilan, integritas, dan tanggung jawab moral.

“Pekerjaan kalian nanti bukan hanya membagikan sertipikat semata. Lebih dari itu, kalian dituntut memastikan layanan pertanahan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, taruna STPN kelak akan menjadi profesional dan pemimpin di bidang agraria dan tata ruang. Karena itu, kompetensi akademis harus diimbangi dengan integritas dan keberpihakan kepada rakyat.

“Kita semua mengelola sumber daya agraria yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Jadi selain kompetensi, kalian juga harus punya karakter yang kuat,” tambah Ossy.

Tiga Nilai Utama dari Wamen ATR/BPN

Dalam kesempatan tersebut, Wamen ATR/BPN menitipkan tiga nilai yang perlu dipedomani oleh taruna STPN.

Pertama adalah integritas. Menurut Ossy, integritas adalah modal utama seorang profesional. Tanpa integritas, ilmu setinggi apa pun bisa disalahgunakan. “Integritas berarti jujur, tidak menyalahgunakan wewenang, dan setia pada amanat rakyat,” tegasnya.

Kedua adalah profesionalisme. Taruna STPN dituntut menjadi generasi unggul secara akademis dan teknis. Mereka harus mampu menguasai teknologi, memahami hukum pertanahan, serta cakap dalam membaca tata ruang. “Dengan profesionalisme, kepercayaan rakyat akan tumbuh,” jelas Ossy.

Nilai ketiga yang tidak kalah penting adalah empati. Ossy menyebut empati akan membuat setiap ilmu dan keputusan yang diambil lebih manusiawi. “Integritas dan profesionalisme tidak cukup. Dengan empati, keputusan yang kalian buat akan selalu berpihak pada kebaikan,” tandasnya.

Cetak Generasi Tangguh di Bidang Agraria

Pesan dari Wamen ATR/BPN ini menjadi penekanan penting bagi taruna STPN angkatan 2025. Harapannya, mereka tidak hanya unggul dalam pengetahuan teknis, tetapi juga matang dalam karakter, kepemimpinan, dan kepekaan sosial.

Dengan bekal integritas, profesionalisme, dan empati, para taruna diharapkan mampu menjawab tantangan sektor pertanahan dan tata ruang di masa depan. STPN pun terus mengukuhkan diri sebagai lembaga strategis di bawah Kementerian ATR/BPN untuk melahirkan generasi penerus yang tangguh dan berintegritas tinggi.

Editor : Anggi Septian A.P.
#kantah kabupaten blitar #Kementerian ATR/BPN