BLITAR – Menjelang akhir tahun, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pertanahan. Salah satunya dilakukan Kantor Wilayah BPN Jawa Timur dengan menggelar rapat evaluasi penyelesaian tunggakan pelayanan pertanahan, Selasa (9/9/2025).
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kakanwil BPN Jatim dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Asep Heri. Hadir dalam kesempatan tersebut seluruh Kepala Bidang, Kepala Bagian Tata Usaha, Tim Analis, serta Pejabat Fungsional Ahli Madya. Fokus utama rapat yakni membahas strategi percepatan penyelesaian berkas tunggakan yang masih ada di sejumlah Kantor Pertanahan di Jawa Timur.
Tekankan Percepatan Penyelesaian Berkas
Dalam arahannya, Asep Heri menegaskan bahwa pelayanan publik yang cepat, tepat, dan transparan adalah prioritas utama. Menurutnya, tunggakan pelayanan harus segera diselesaikan agar masyarakat tidak lagi menunggu terlalu lama.
“Kami tidak ingin ada lagi berkas permohonan masyarakat yang menumpuk. Semua jajaran harus bekerja ekstra untuk menyelesaikan tunggakan ini secepatnya. Buat formula tindakan yang jelas agar permasalahan dapat dituntaskan,” tegasnya.
Instruksi tersebut ditujukan kepada seluruh tim yang membina Kantor Pertanahan. Mereka diminta segera melakukan identifikasi dan klasifikasi terhadap berkas-berkas yang masih menumpuk, terutama yang berpotensi menimbulkan masalah hukum.
Identifikasi Kendala di Lapangan
Dalam rapat, juga dibahas berbagai faktor penyebab keterlambatan penyelesaian berkas. Beberapa di antaranya menyangkut kelengkapan dokumen dari pemohon, kendala teknis di lapangan, hingga masalah koordinasi antar instansi terkait.
Asep Heri menekankan pentingnya kerja sama lintas bidang untuk mempercepat proses. Dengan sinergi yang baik, penyelesaian tunggakan dapat dilakukan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Evaluasi tunggakan pelayanan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran BPN di Jawa Timur. Dengan langkah konkret dan kerja keras, kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat terkait kepemilikan tanah mereka.
“Pelayanan pertanahan adalah wajah Kementerian ATR/BPN di mata masyarakat. Karena itu, setiap keterlambatan harus diminimalisir. Saya yakin dengan komitmen bersama, target penyelesaian tunggakan ini dapat tercapai sebelum akhir tahun,” ujar Asep Heri.
Optimistis Target Bisa Tercapai
Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim menegaskan bahwa pihaknya optimistis target penyelesaian bisa dicapai. Seluruh jajaran diminta mengutamakan langkah-langkah strategis untuk mengurai permasalahan yang masih tersisa.
Dengan adanya evaluasi dan arahan ini, Kantor Wilayah BPN Jawa Timur berharap dapat mempercepat proses pelayanan, memberikan kepastian hukum, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Kementerian ATR/BPN.
Editor : Anggi Septian A.P.