BLITAR – Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen memperkuat integritas dalam pelayanan publik. Salah satu langkah strategis ditempuh melalui sinergi dengan dunia perbankan. Bertempat di ruang rapat Kanwil BPN Jatim, Kepala Kantor Wilayah, Asep Heri, menerima kunjungan Direksi Bank Negara Indonesia (BNI) untuk membahas peluang kerja sama, khususnya terkait penguatan layanan berbasis digital.
Pertemuan ini menjadi wujud nyata semangat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam membangun sistem pertanahan yang transparan, akuntabel, sekaligus relevan dengan perkembangan teknologi keuangan.
Dorong Kolaborasi Strategis
Dalam sambutannya, Kakanwil BPN Jatim, Asep Heri, menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk dengan perbankan. Menurutnya, sejumlah program strategis nasional (PSN) yang dijalankan oleh Kementerian ATR/BPN berpotensi besar untuk disinergikan dengan layanan keuangan dari BNI.
“Di BPN ada beberapa program seperti program strategis nasional (PSN). Program-program tersebut akan kami tinjau, mana yang kiranya cocok untuk berkolaborasi dengan perbankan, khususnya BNI,” ujar Asep Heri.
Asep menambahkan, sinergi dengan perbankan diharapkan dapat menghadirkan layanan yang lebih efisien, misalnya penerapan transaksi cardless untuk mendukung transparansi dan mencegah potensi praktik penyalahgunaan.
Silaturahmi Perkuat Hubungan Lembaga
Sementara itu, Regional Chief Executive Officer BNI, Maya Agustin, menyampaikan bahwa kunjungan ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga menjadi forum awal untuk menjajaki kerja sama lebih konkret dengan Kanwil BPN Jatim.
“Silaturahmi ini semoga ke depannya akan menjadi kolaborasi yang baik antara BPN dan kami sebagai pihak perbankan. Program-program yang kami bawa, akan dicocokkan kembali mana yang sesuai,” terang Maya.
Ia menekankan bahwa BNI siap mendukung berbagai inisiatif Kementerian ATR/BPN dalam memberikan pelayanan publik berbasis digital yang lebih cepat, aman, dan terpercaya.
Perkuat Sistem Keuangan dan Pelayanan Publik
Kolaborasi antara Kanwil BPN Jatim dan BNI diharapkan tidak hanya sebatas formalitas, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan semakin banyak layanan pertanahan yang dapat diintegrasikan ke sistem perbankan, proses administrasi tanah akan semakin transparan dan efisien.
Kakanwil BPN Jatim menyampaikan apresiasi atas dukungan BNI yang selama ini turut hadir dalam berbagai program pemerintah. Menurutnya, keberadaan perbankan menjadi penting dalam memastikan program pertanahan tidak hanya berhenti pada tataran administrasi, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan masyarakat melalui akses keuangan yang lebih inklusif.
“Kami menilai BNI memiliki peran strategis dalam mendukung integritas layanan publik. Ke depan, peluang kerja sama lebih lanjut akan terus dijajaki, demi memperkuat sistem keuangan sekaligus menghadirkan pelayanan pertanahan yang lebih modern,” tegas Asep Heri.
Wujudkan Transformasi Digital di Pertanahan
Langkah ini sejalan dengan arahan Kementerian ATR/BPN yang terus mendorong transformasi digital di sektor pertanahan. Dari penerapan sertipikat elektronik hingga sistem layanan online, semua diarahkan untuk meminimalkan potensi praktik maladministrasi serta memberikan kepastian hukum yang lebih kuat bagi masyarakat.
Sinergi dengan lembaga keuangan seperti BNI menjadi bagian penting dari ekosistem digitalisasi ini. Dengan kolaborasi yang solid, pelayanan pertanahan di Jawa Timur diharapkan semakin cepat, aman, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Editor : Anggi Septian A.P.