Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kolaborasi dengan IPPAT Jadi Kunci Transformasi Layanan Pertanahan, Wamen Ossy Tekankan Transparansi dan Kepastian Hukum

Findika Pratama • Rabu, 24 September 2025 | 18:40 WIB
Kolaborasi dengan IPPAT Jadi Kunci Transformasi Layanan Pertanahan, Wamen Ossy Tekankan Transparansi dan Kepastian Hukum
Kolaborasi dengan IPPAT Jadi Kunci Transformasi Layanan Pertanahan, Wamen Ossy Tekankan Transparansi dan Kepastian Hukum

BLITAR – Transformasi layanan pertanahan tidak bisa berjalan sendiri. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara kementerian ATR/BPN dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT). Hal itu ia sampaikan saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Pengurus Wilayah (Pengwil) Jawa Timur IPPAT di Dyandra Convention Center, Surabaya, Senin (22/9/2025).

“Kolaborasi ATR/BPN dan PPAT adalah kunci percepatan transformasi layanan pertanahan. Ada tiga kata kunci yang harus dipegang: transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum,” ujar Wamen Ossy.

Menurutnya, jika tiga prinsip tersebut dijalankan secara konsisten, kerja sama antara ATR/BPN dan IPPAT akan menghasilkan layanan yang lebih cepat, modern, dan dipercaya masyarakat.

Pentingnya Kekompakan Organisasi Profesi

Dalam sambutannya, Wamen Ossy juga menekankan nilai persatuan di tubuh IPPAT. Menurutnya, kekompakan internal organisasi profesi merupakan modal besar untuk memperkuat sinergi dengan kementerian ATR/BPN.

“Persatuan ini mahal harganya. Kalau internal IPPAT solid, hubungan dengan ATR/BPN baik, maka segala persoalan yang masih work in progress bisa ditemukan solusi dan jalan keluarnya,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan salam dari Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, kepada seluruh peserta seminar. Menteri Nusron disebut memberikan perhatian besar terhadap kolaborasi dengan IPPAT, terutama di tengah agenda transformasi layanan pertanahan dari sistem manual menuju digital.

Apresiasi untuk Peran IPPAT

Wamen Ossy memberikan apresiasi khusus kepada IPPAT Jawa Timur yang dinilai berada di garis depan pelayanan publik pertanahan. Menurutnya, PPAT tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berperan menjaga tertib hukum pertanahan dan memberikan kepastian bagi masyarakat.

“Semua ini kini memasuki babak baru dengan sistem elektronik. Dengan layanan digital, kita berharap lebih transparan, cepat, dan akuntabel. Dedikasi IPPAT telah membuat capaian pertanahan, baik di tingkat nasional maupun daerah, lebih nyata,” jelasnya.

Seminar Berskala Besar

Seminar ini diikuti 1.000 peserta, terdiri atas 731 anggota IPPAT dan 269 jajaran dari Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur. Kehadiran jumlah besar itu mencerminkan antusiasme tinggi dalam memperkuat sinergi antara profesi PPAT dan kementerian ATR/BPN.

Acara ini juga dihadiri Ketua Umum PP IPPAT, Hapendi Harahap, serta Ketua Pengwil Jawa Timur IPPAT, Sri Wahyu Jatmikowati. Keduanya memberikan sambutan yang senada dengan semangat kolaborasi.

Wamen Ossy hadir bersama Wakil Pembina Ikatan Istri Karyawan dan Karyawati (Ikawati) ATR/BPN, Wida Ossy Dermawan, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur, Asep Heri, beserta jajaran.

Transformasi Digital Layanan Pertanahan

Melalui momentum ini, kementerian ATR/BPN kembali menegaskan komitmennya mendorong transformasi digital layanan pertanahan. Kolaborasi dengan IPPAT menjadi bagian integral untuk memastikan bahwa setiap layanan berbasis elektronik mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan cepat, transparan, dan memiliki kepastian hukum.

“Kolaborasi ini adalah ikhtiar bersama agar pelayanan pertanahan di Indonesia memasuki era baru yang lebih modern dan terpercaya,” pungkas Wamen Ossy.

Editor : Anggi Septian A.P.
#kantah kabupaten blitar #Kementerian ATR/BPN