BLITAR-Kabar gembira datang dari Aceh. Seorang penerima manfaat mengaku kaget setelah mendapati bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) cair dobel di rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BSI.
Penerima tersebut membagikan pengalamannya saat mengaktifkan kembali kartu sembako yang sudah kedaluwarsa. “Alhamdulillah, syukur banget. Tadi pergi ke bank niat mau perbaiki kartu sembako Mama yang expired bulan 9 tahun 2025,” ujarnya dalam video yang beredar.
Saat dicek bersama petugas keamanan bank, ternyata kartu sembako itu langsung aktif kembali. Tidak hanya aktif, saldo dalam rekening juga sudah terisi. “Pas dicek sama Pak satpam, udah aktif dan alhamdulillah ada isinya,” katanya.
Penerima itu pun kaget ketika melihat saldo yang masuk. Jumlahnya mencapai Rp1,2 juta dan langsung bisa ditarik tunai. “Wow, kaget cus ditarik aja, Pak. Alhamdulillah rezeki orang tua saya. Amin ya Rabbal Alamin,” lanjutnya.
Bukti Penarikan di ATM
Dalam video tersebut, penerima menunjukkan struk penarikan dari ATM Bank BSI KCP Sawang, Aceh. Struk tercatat pada 22 September 2025 pukul 11.24 WIB dengan jumlah penarikan Rp1.200.000.
Nominal ini diyakini sebagai akumulasi dari dua bantuan berbeda. Bisa jadi merupakan pencairan ganda BPNT tahap kedua dan ketiga, atau kombinasi antara BPNT dengan PKH Lansia. “Jadi dapat BPNT 600 dan 600 PKH Lansia. Jadi total Rp1.200.000,” jelasnya.
Kabar ini sekaligus menjadi bukti bahwa penyaluran bansos September 2025 sudah mulai berjalan di sejumlah daerah. Walau begitu, pencairan dobel seperti ini tidak terjadi merata di seluruh wilayah.
Tidak Merata, Bisa Berbeda
Penerima menegaskan agar masyarakat tidak iri atau sakit hati apabila jumlah yang diterima berbeda. “Mungkin ini penebalan dan enggak merata atau belum rata. Jangan ada yang sakit hati atau iri. Rezeki dari Allah. Ini nyata bukan hoaks,” ujarnya menenangkan.
Pemerintah memang menyalurkan bansos dengan sistem bertahap. Mekanisme ini bergantung pada validasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di masing-masing daerah. Sehingga ada kemungkinan sebagian warga menerima lebih dulu, sementara lainnya menunggu giliran.
Baca Juga: Bansos PKH-BPNT Tahap 3 Cair 80–90 Persen, Sisanya Tertunda Karena Data dan Validasi
PKH dan BPNT Masih Berlanjut
PKH dan BPNT merupakan program reguler pemerintah untuk membantu keluarga miskin memenuhi kebutuhan dasar. BPNT biasanya disalurkan dalam bentuk saldo untuk membeli bahan pangan, sedangkan PKH diberikan sesuai kategori penerima seperti lansia, anak sekolah, hingga ibu hamil.
Untuk tahun 2025, pemerintah menegaskan bahwa kedua program tersebut masih berlanjut dengan anggaran yang disiapkan dalam APBN. Total anggaran perlindungan sosial tahun ini mencapai ratusan triliun rupiah, termasuk untuk PKH dan BPNT.
Masyarakat yang sudah terdaftar sebagai KPM diimbau rutin mengecek KKS di bank penyalur. Apabila kartu kedaluwarsa, segera lakukan aktivasi ulang agar bantuan bisa tetap diterima.
Antisipasi Hoaks
Di tengah euforia kabar bansos cair dobel, masyarakat juga diminta berhati-hati terhadap informasi palsu. Pemerintah selalu mengingatkan agar penerima manfaat hanya mempercayai informasi resmi dari Kemensos atau bank penyalur.
“Ini nyata bukan hoax dan lihat tanggal di struknya,” tegas penerima di video yang viral itu.
Dengan bukti pencairan di Aceh, masyarakat di daerah lain kini menanti giliran pencairan bansos. Apakah fenomena cair dobel juga akan terjadi di wilayah lain? Publik masih menunggu kabar selanjutnya dari Kementerian Sosial.
Editor : Anggi Septian A.P.