BLITAR – Dalam momentum Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Kementerian ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar menghadiri undangan dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar untuk turut serta dalam forum penerimaan aspirasi masyarakat.
Forum ini merupakan bagian dari kegiatan aksi unjuk rasa damai yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Blitar, Rabu (24/9). Aksi tersebut berlangsung di depan halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Blitar, diikuti oleh sekitar 1.000 peserta dari berbagai elemen mahasiswa dan pemuda.
Dalam orasinya, GMNI Blitar menyampaikan sejumlah aspirasi terkait isu agraria, kesejahteraan petani, dan kebijakan pertanian di tingkat daerah. Mereka menyoroti pentingnya peran negara dalam memastikan pemerataan akses tanah, percepatan reforma agraria, serta dukungan bagi petani kecil agar dapat meningkatkan produktivitas dan taraf hidup.
Aksi damai ini bertepatan dengan peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) 2025 yang juga menjadi momentum 65 tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA). GMNI menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara tertib, damai, dan konstitusional, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan tentang penyampaian pendapat di muka umum.
Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar menyambut baik langkah dialogis tersebut. Pihaknya menilai, keterlibatan aktif generasi muda dalam isu-isu pertanahan merupakan sinyal positif bagi pembangunan yang berkeadilan.
“Kami mengapresiasi semangat adik-adik mahasiswa. Aspirasi ini menjadi masukan berharga untuk perbaikan kebijakan dan layanan pertanahan. Kantor Pertanahan siap menjadi bagian dari solusi melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor,” ujar Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar.
Ia menambahkan, Kementerian ATR/BPN berkomitmen untuk terus mendorong reforma agraria, memperkuat kepastian hukum hak atas tanah, serta mendukung kebijakan yang berpihak pada petani. Langkah tersebut sejalan dengan visi pemerintah mewujudkan tanah untuk rakyat, sekaligus menciptakan pemerataan ekonomi melalui redistribusi tanah dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui forum ini, Kementerian ATR/BPN juga menegaskan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan strategi kebijakan pertanahan di Kabupaten Blitar, terutama dalam konteks peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan tata kelola agraria yang berkeadilan.
Peringatan Hari Tani Nasional dan HANTARU 2025 di Kabupaten Blitar pun menjadi refleksi bersama atas semangat UUPA, yang menempatkan tanah sebagai sumber kemakmuran rakyat. Dengan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh pihak, diharapkan agenda reforma agraria berkeadilan dapat terus diwujudkan di Bumi Penataran.
Editor : Anggi Septian A.P.