BLITAR-Kabar gembira bagi keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Pemerintah resmi menyiapkan tiga bansos tambahan yang akan dicairkan mulai Oktober 2025. Tambahan ini terdiri dari dua bansos non-tunai berupa beras dan minyak goreng, serta satu bansos tunai lewat Program Indonesia Pintar (PIP
Total penerima manfaat bantuan pangan ini mencapai 18,3 juta KPM di seluruh Indonesia. Distribusi beras diperkirakan mencapai 365,5 ribu ton, sementara minyak goreng sekitar 73 ribu ton.
Arief menegaskan, minyak goreng masuk daftar bansos karena terbukti menjadi komoditas yang memengaruhi tingkat kemiskinan, terutama setelah harga naik pada Februari 2025.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Selain bansos pangan, KPM PKH maupun BPNT yang memiliki anak sekolah bisa mendapatkan Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini diberikan dalam bentuk tunai melalui rekening siswa.
Untuk pengecekan, orang tua bisa mengakses laman resmi pip.kemendikbud.go.id, lalu mengonfirmasi ke sekolah masing-masing. Sekolah akan mengeluarkan surat pengantar untuk aktivasi rekening di bank penyalur.
Dana PIP biasanya cair 1–2 kali setahun, tergantung alokasi dari pemerintah. Besaran bantuan berbeda sesuai jenjang pendidikan.
Cara Mengecek Nama Penerima
Bagi KPM yang ingin memastikan status penerima bansos:
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store.
- Login menggunakan email dan password.
- Masukkan data KTP sesuai identitas.
- Informasi status penerima akan muncul di aplikasi.
- Alternatif lain, KPM bisa menanyakan langsung ke pendamping sosial atau perangkat desa.
Catatan Penting
Tidak semua KPM langsung menerima bansos tahap 3, khususnya yang masih dalam proses peralihan KKS baru atau distribusi lewat PT Pos di wilayah 3T.
Ada kemungkinan status exclude (dihapus dari daftar penerima) jika data tidak sesuai.
Kesimpulan
Artinya, mulai Oktober 2025, sebagian besar KPM akan menerima paket beras 20 kg + minyak goreng 4 liter, dan bagi yang memiliki anak sekolah berkesempatan mendapat bansos tunai PIP. Pemerintah berharap bantuan tambahan ini bisa meringankan beban masyarakat menjelang akhir tahun.
Editor : Anggi Septian A.P.