Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

BSU 2025 Tahap 1 Cair ke 2,4 Juta Pekerja, Total 17 Juta Penerima Akan Dapat Rp600 Ribu

Ichaa Melinda Putri • Selasa, 7 Oktober 2025 | 19:20 WIB
BSU 2025 Tahap 1 Cair ke 2,4 Juta Pekerja, Total 17 Juta Penerima Akan Dapat Rp600 Ribu
BSU 2025 Tahap 1 Cair ke 2,4 Juta Pekerja, Total 17 Juta Penerima Akan Dapat Rp600 Ribu

BLITAR-Pemerintah resmi menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 tahap 1 kepada 2.450.068 pekerja sejak Senin, 23 Juni 2025. Program bantuan yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat perekonomian nasional di tengah tekanan inflasi.

Penyaluran BSU tahap pertama dilakukan melalui jaringan Bank Himbara, meliputi BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan juga Bank Syariah Indonesia (BSI) khusus untuk wilayah Aceh. Bantuan senilai Rp600.000 ini mencakup subsidi gaji dua bulan yang disalurkan sekaligus kepada penerima yang telah terverifikasi dalam sistem BPJS Ketenagakerjaan.

Belum Semua Pekerja Terima BSU Tahap 1

Meski proses pencairan sudah dimulai, Menteri Ketenagakerjaan Yasser Lee menegaskan bahwa belum semua pekerja mendapatkan bantuan di tahap pertama. Berdasarkan data Kemnaker, masih ada 1.247.768 pekerja yang tengah menunggu proses penyaluran karena sedang dalam tahap verifikasi dan administrasi.

“Penyaluran BSU 2025 tahap awal sudah dimulai sejak 23 Juni, namun sebagian penerima masih dalam proses. Kami pastikan seluruh pekerja yang memenuhi syarat akan menerima haknya,” ujar Yasser Lee, Selasa (24/6/2025).

Dengan demikian, total jumlah penerima BSU 2025 tahap 1 mencapai 3.697.836 pekerja di seluruh Indonesia. Pemerintah menegaskan proses distribusi bantuan dilakukan secara bertahap untuk memastikan ketepatan sasaran dan keamanan administrasi keuangan.

Tiga Tahap Penyaluran BSU 2025

Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menyebut bahwa program BSU tahun ini akan disalurkan dalam tiga tahap. Tahap pertama sudah berjalan, sementara tahap kedua dan ketiga akan menyusul setelah proses validasi data selesai dilakukan.

“Rencananya ada tiga tahap penyaluran BSU 2025. Saat ini kami masih dalam proses administrasi dan validasi data untuk tahap berikutnya,” ujar Sunardi kepada Kompas.com, Kamis (26/6/2025).

Sunardi menambahkan, total 17 juta pekerja di seluruh Indonesia ditargetkan menjadi penerima BSU 2025, mencakup pekerja swasta, buruh industri, serta tenaga pendidik non-ASN seperti guru honorer.

Namun, ia belum dapat memastikan jadwal pasti pencairan BSU tahap 2 dan tahap 3, karena masih menunggu proses pengesahan administrasi anggaran dari Kementerian Keuangan dan sinkronisasi data dari BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Cair Juni! BSU 2025 Cuma Sekali, Ternyata Segini Uang yang Didapat Pekerja dan Guru Honorer

Proses Pencairan dan Mekanisme Penyaluran

Penyaluran BSU dilakukan melalui dua mekanisme utama. Pertama, melalui rekening Bank Himbara bagi penerima yang telah memiliki rekening aktif. Kedua, bagi penerima yang belum memiliki rekening, penyaluran akan dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

“Proses ini membutuhkan waktu karena kami memastikan tidak ada data ganda dan seluruh rekening penerima valid. Penyaluran dilakukan bertahap agar lebih akurat,” jelas Sunardi.

Masing-masing penerima akan mendapatkan Rp600.000 secara langsung di rekening mereka, tanpa potongan. Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat tidak percaya pada pihak-pihak yang meminta biaya administrasi atau menjanjikan percepatan pencairan.

Guru Honorer Termasuk Penerima BSU 2025

Selain pekerja sektor swasta, pemerintah juga menargetkan 3,4 juta guru honorer untuk menerima bantuan BSU 2025. Kelompok ini mendapatkan perhatian khusus mengingat peran mereka dalam sektor pendidikan yang masih sering menghadapi keterbatasan ekonomi.

“Guru honorer juga akan menerima bantuan Rp600.000 per orang, sama seperti pekerja sektor lainnya,” ujar Sunardi.

Penyaluran bagi guru honorer dilakukan bekerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Pendidikan, dan BPJS Ketenagakerjaan, guna memastikan validitas data dan mempercepat proses penyaluran.

Pemerintah Imbau Waspada Hoaks

Kemnaker juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi palsu yang beredar di media sosial terkait BSU 2025. Seluruh informasi resmi hanya diumumkan melalui situs bsu.kemnaker.go.id, kemnaker.go.id, dan bpjs.ketenagakerjaan.go.id.

Yasser Lee menegaskan, masyarakat sebaiknya tidak mengunduh aplikasi atau membuka tautan tidak resmi yang mengatasnamakan BSU. Hal ini untuk menghindari pencurian data pribadi dan penipuan digital.

“Kami tidak pernah meminta data pribadi melalui pesan WhatsApp atau tautan tak resmi. Semua verifikasi hanya dilakukan lewat situs resmi Kemnaker dan BPJS,” tegasnya.

Baca Juga: BSU 2025 Cair Rp600 Ribu, Ternyata Tak Perlu Daftar! Begini Penjelasannya

Dengan penyaluran BSU 2025 tahap 1 yang telah berjalan, pemerintah berharap program ini mampu mendorong daya beli masyarakat, memperkuat konsumsi domestik, serta menjadi stimulus positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional menjelang semester kedua tahun 2025.

Editor : Anggi Septian A.P.
#BPJS Ketenagakerjaan #kemnaker #Yasser Lee #BSU 2025 #bantuan subsidi upah