BLITAR — Dalam rangka memperkuat koordinasi dan percepatan capaian target Program Strategis Nasional (PSN) di bidang pertanahan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur secara virtual melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil BPN Jawa Timur, dengan fokus utama pada evaluasi pelaksanaan program prioritas nasional di sektor pertanahan. Beberapa isu strategis dibahas secara mendalam, antara lain percepatan penyelesaian PDDM, tipologi residu PTSL, K3 backlog, serta KW456 yang belum landing.
Melalui forum daring ini, setiap Kantor Pertanahan diminta menyampaikan perkembangan terkini pelaksanaan program di wilayahnya masing-masing. Tujuannya adalah memastikan bahwa seluruh satuan kerja memiliki progres yang sejalan dengan target Kementerian ATR/BPN, baik dari sisi realisasi, kualitas data, maupun tata kelola layanan pertanahan.
Baca Juga: Waspada, Kasus Brucellosis Serang Sapi Perah di Wilayah Gandusari Blitar Melonjak Drastis
Percepatan Program Strategis Nasional Jadi Fokus Utama
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar menyampaikan bahwa kegiatan monev ini sangat penting sebagai wadah sinkronisasi dan evaluasi terhadap program-program strategis yang dijalankan. Terutama dalam hal percepatan pelaksanaan Penyelesaian Data Dasar Manajemen (PDDM) yang menjadi landasan utama sistem administrasi pertanahan modern.
“PDDM adalah kunci bagi peningkatan kualitas data pertanahan nasional. Kami di Kantah Blitar terus berkomitmen menyelesaikan seluruh tahapan sesuai jadwal agar pelayanan publik semakin akurat dan terintegrasi,” ujarnya.
Baca Juga: PORNAS XVII KORPRI Resmi Dibuka, Kementerian ATR/BPN Target Juara di Tujuh Cabor Unggulan
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian residu PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Residu ini merupakan sisa bidang tanah yang belum terdaftar akibat kendala teknis maupun administrasi. Melalui evaluasi ini, diharapkan setiap kantor pertanahan dapat menemukan solusi efektif untuk mempercepat proses sertipikasi dan mengurangi backlog yang masih tersisa.
Pembahasan Tipologi Residu PTSL dan K3 Backlog
Dalam monev tersebut, isu tipologi residu PTSL menjadi salah satu topik utama. Pembahasan ini menekankan pada klasifikasi bidang tanah yang masih tertunda penyelesaiannya, baik karena sengketa, keterbatasan data yuridis, maupun faktor sosial masyarakat. Dengan tipologi yang jelas, setiap kantor pertanahan dapat menentukan strategi penyelesaian yang paling tepat sesuai karakteristik wilayahnya.
Selain itu, Kanwil BPN Jawa Timur juga menyoroti K3 backlog, yakni kendala terkait ketiga indikator utama dalam pengelolaan data pertanahan: Kualitas Data, Kuantitas Target, dan Kecepatan Pelayanan. Ketiganya menjadi tolok ukur dalam menilai keberhasilan pelaksanaan Program Strategis Nasional di tingkat daerah.
Sementara itu, isu KW456 yang belum landing turut dibahas sebagai bagian dari upaya penyempurnaan sistem kerja dan pemetaan program di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Seluruh satuan kerja diminta melakukan langkah percepatan agar setiap inisiatif strategis dapat segera dijalankan sesuai rencana.
Meningkatkan Kualitas Layanan Publik Pertanahan
Baca Juga: Rahasia Analisis Bisnis: Cara Menilai Perusahaan Sebelum Investasi
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini tidak hanya bertujuan memastikan pencapaian target, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kualitas layanan publik. Dengan melakukan evaluasi rutin, Kementerian ATR/BPN ingin memastikan bahwa setiap program benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah dan kemudahan akses layanan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar menegaskan bahwa seluruh jajaran di wilayahnya siap berbenah dan memperkuat kinerja pelayanan. “Kami berkomitmen menjadikan Kantah Blitar sebagai unit kerja yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa hasil evaluasi akan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan, baik dari segi manajemen data, percepatan sertipikasi, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan ATR/BPN Kabupaten Blitar.
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Perbedaan Gaya Kepemimpinan Jokowi, SBY, dan Prabowo
Sinergi dan Inovasi untuk Blitar Lebih Maju
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar terus mendukung penuh agenda besar Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang modern, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.
Melalui kegiatan monev Kanwil BPN Jatim ini, diharapkan setiap satuan kerja dapat mempercepat realisasi target PSN serta meningkatkan kualitas layanan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan nyata oleh masyarakat Blitar dan sekitarnya.
Editor : Anggi Septian A.P.