BLITAR — Suasana haru dan penuh semangat mewarnai pelepasan mahasiswa magang dari Universitas Islam Balitar (Unisba) yang telah menyelesaikan kegiatan magang di Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar.
Acara pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar, Ulvi Ratnaningsih Saadah, S.Psi., M.Tr.A.P.
Dua mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unisba telah menuntaskan masa magang selama satu bulan di lingkungan Kantor Pertanahan. Selama masa tersebut, keduanya terlibat dalam berbagai kegiatan administrasi dan pelayanan publik, sekaligus mengenal lebih dekat sistem kerja instansi pemerintah, khususnya di bidang pertanahan.
Baca Juga: Penelusuran Akar Bahasa Jawa: Mengapa Ngapak Disebut Paling Otentik?
Belajar Langsung Dunia Kerja di Lingkungan Birokrasi
Program magang ini menjadi bagian dari upaya universitas untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sebelum terjun ke dunia profesional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana sistem birokrasi dijalankan, bagaimana pelayanan publik dilakukan, serta bagaimana sinergi antara instansi pemerintah dan masyarakat dibangun.
Kepala Subbagian Tata Usaha, Ulvi Ratnaningsih Saadah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para peserta magang atas dedikasi dan semangat belajar yang mereka tunjukkan selama menjalani masa magang.
“Harapan kami, pengalaman magang di Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar bisa menjadi bekal penting bagi adik-adik mahasiswa untuk melangkah ke dunia kerja nantinya. Di sini mereka tidak hanya belajar soal administrasi, tapi juga nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Penelusuran Akar Bahasa Jawa: Mengapa Ngapak Disebut Paling Otentik?
Ia menambahkan, Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar selalu membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk belajar dan berkontribusi melalui program magang.
Wujud Sinergi Antara Dunia Pendidikan dan Pemerintah
Kegiatan magang mahasiswa ini juga merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah. Dengan adanya kolaborasi seperti ini, mahasiswa dapat mempraktikkan teori yang didapat di kampus dan melihat secara langsung bagaimana kebijakan publik diterapkan di lapangan.
Menurut Ulvi, pengalaman magang di instansi seperti Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tidak hanya memberikan wawasan tentang administrasi pertanahan, tetapi juga menanamkan nilai pelayanan publik dan profesionalisme sejak dini.
Baca Juga: Pemberontakan PETA, Ilmu Spiritual, dan Hilangnya Sang Pahlawan
“Kami berharap para mahasiswa bisa membawa nilai-nilai positif yang mereka pelajari di sini, baik dalam hal etika kerja maupun pelayanan. Semoga ini bisa menjadi batu loncatan untuk karier mereka ke depan,” tambahnya.
Mahasiswa Apresiasi Pengalaman Berharga di Kantor Pertanahan
Sementara itu, salah satu mahasiswa peserta magang mengaku mendapatkan banyak pelajaran baru selama satu bulan magang di Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar. Mereka belajar tentang proses administrasi sertipikat, pengarsipan dokumen, hingga tata cara pelayanan masyarakat.
Baca Juga: UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Kota Blitar Gelar Literasi Wastra Nusantara
“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pegawai Kantor Pertanahan Blitar yang sudah membimbing kami selama magang. Banyak ilmu praktis yang kami dapatkan dan tidak kami temukan di bangku kuliah,” ujar salah satu peserta.
Kegiatan magang ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama antara pihak Kantor Pertanahan dan mahasiswa Unisba Blitar. Momen tersebut menjadi simbol perpisahan sekaligus awal perjalanan baru bagi para mahasiswa menuju dunia kerja yang sesungguhnya.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar berharap dapat terus menjadi mitra strategis bagi universitas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia berkualitas yang memahami birokrasi dan pelayanan publik dengan baik.
Editor : Anggi Septian A.P.