BLITAR-Kabar gembira bagi masyarakat penerima bantuan sosial (bansos). Pemerintah memastikan delapan bantuan reguler akan dicairkan pada Oktober 2025. Kementerian Sosial (Kemensos) dan sejumlah kementerian terkait tengah menyiapkan pencairan bantuan mulai dari PKH, BPNT, BLT Dana Desa, hingga PIP.
Kabar ini disampaikan oleh kreator konten bantuan sosial, Indah Yusni, melalui kanal YouTube-nya. Ia menjelaskan bahwa Oktober menjadi bulan penting bagi banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena sebagian bantuan yang sempat tertunda akan segera disalurkan.
PKH Tahap 4 Segera Cair
Bantuan pertama yang akan dicairkan pada bulan ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) tahap keempat tahun 2025. Sesuai jadwal, pencairan dilakukan pada akhir Oktober 2025, namun sebagian daerah kemungkinan masih menyalurkan tahap 2 dan tahap 3 bagi penerima yang sempat mengalami keterlambatan.
Indah menjelaskan, penerima PKH tidak perlu khawatir jika belum menerima dana karena proses verifikasi dan pemindahan data dari PT Pos Indonesia ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masih berlangsung. Asalkan nama penerima tidak masuk daftar exclude (tidak memenuhi syarat), dana tetap akan cair.
BPNT Rp200 Ribu Masuk Akhir Bulan
Bantuan kedua yang ditunggu-tunggu adalah BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Untuk Oktober 2025, pencairan tahap keempat direncanakan berlangsung di akhir bulan, sementara awal hingga pertengahan Oktober digunakan untuk menyelesaikan pencairan tahap sebelumnya.
Nilai bantuan BPNT tetap sebesar Rp200.000 per bulan untuk setiap KPM, disalurkan melalui rekening KKS masing-masing dalam bentuk saldo atau uang tunai.
Penebalan Rp400 Ribu untuk Penerima Susulan
Selanjutnya, masyarakat juga akan menerima bantuan penebalan Rp400.000. Bantuan ini ditujukan bagi penerima yang belum sempat mendapatkan pencairan pada tahap sebelumnya.
“Bantuan penebalan Rp400 ribu ini hanya cair satu kali. Kalau sebelumnya sudah cair, maka di Oktober ini tidak lagi,” kata Indah.
Bantuan Beras 10–20 Kilo untuk 18,3 Juta KPM
Program bantuan beras kembali digulirkan pada Oktober ini. Sebanyak 18,3 juta KPM di seluruh Indonesia akan mendapatkan beras 10 kilo untuk tahap kedua, sementara di beberapa wilayah penyalurannya langsung 20 kilo sekaligus.
Bantuan ini diberikan bagi penerima BPNT aktif, bukan untuk peserta PKH. Jika anggaran mencukupi, distribusi beras akan berlanjut hingga Desember 2025.
Minyak Goreng 2 Liter Tambahan untuk KPM BPNT
Pemerintah juga memastikan bantuan minyak goreng 2 liter akan kembali dibagikan. Setiap KPM menerima total 4 liter dalam dua tahap. Program ini ditujukan bagi penerima BPNT dan PKH.
“Beras plus minyak goreng jadi paket bantuan tambahan bagi keluarga penerima manfaat,” ujar Indah.
BLT Dana Desa untuk Warga Miskin Ekstrem
Bantuan keenam yang cair pada Oktober adalah BLT Dana Desa atau BLT Miskin Ekstrem. Pencairan bervariasi antar daerah, tergantung kebijakan masing-masing pemerintah desa.
Ada yang menyalurkan setiap tiga bulan, ada pula yang enam bulan sekali, dengan nominal antara Rp200.000 hingga Rp300.000 per bulan, bergantung pada kapasitas anggaran desa.
BPJS Kesehatan Gratis bagi Peserta PBI
Selain bantuan tunai, pemerintah juga menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin melalui program Penerima Bantuan Iuran (PBI). Dengan demikian, peserta dapat menikmati layanan kesehatan secara gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS.
Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap jaminan kesehatan nasional, terutama bagi warga kurang mampu.
PIP untuk Siswa SD hingga SMA
Bantuan terakhir yang akan dicairkan Oktober ini adalah Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan pendidikan ini disalurkan melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Pencairan dilakukan setahun dua kali, namun bagi siswa yang berada di semester ganjil—seperti transisi dari SD ke SMP atau SMP ke SMA—biasanya cair satu kali dalam setahun.
Besaran bantuannya yaitu:
- SD: Rp450.000 per tahun
- SMP: Rp750.000 per tahun
- SMA: Rp1.800.000 per tahun
Dana PIP dikirim langsung ke rekening Simpel PIP penerima melalui Bank BRI, BNI, atau BSI tanpa perantara.
Masyarakat Diminta Cek Status Penerima
Indah menegaskan, masyarakat perlu rutin memeriksa status penerima bansos melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi SIKS-NG.
“Pastikan nama kalian masih aktif di DTKS supaya bantuan terus bisa diterima,” ujarnya menutup video.
Dengan pencairan delapan bantuan tersebut, diharapkan daya beli masyarakat meningkat menjelang akhir tahun dan membantu menekan angka kemiskinan di berbagai daerah.