BLITAR-Memasuki awal Oktober 2025, masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) kembali menantikan pencairan PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Namun, hingga awal bulan ini, Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan bahwa penyaluran tahap keempat masih dalam proses persiapan dan belum dimulai secara resmi.
Kabar ini disampaikan melalui kanal YouTube Cek Bansos pada Senin, 6 Oktober 2025. Dalam tayangan tersebut, admin channel menjelaskan secara rinci status terkini penyaluran bantuan sosial berdasarkan hasil pengecekan di SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), portal resmi milik Kemensos.
Tahap Keempat Belum Terupdate di Sistem SIKS-NG
Hasil pengecekan pada menu Final Closing dan Riwayat Bansos DTKS menunjukkan bahwa periode salur Oktober–Desember 2025 untuk kedua bansos utama, PKH dan BPNT, belum muncul di sistem.
“Kalau statusnya masih proses cek rekening atau berhasil cek rekening, insyaallah bansos kalian masih bisa cair karena data aman. Tapi kalau sudah ‘exclude’, maka perlu segera diperbaiki,” jelasnya.
Kondisi ini juga berlaku bagi KPM peralihan dari Pos ke Kartu KKS. Selama statusnya aman dan data valid, bantuan sosial tetap berpeluang untuk disalurkan.
Kabar Baik: PKH dan BPNT Susulan Mulai Cair
Meski tahap keempat belum dimulai, kabar baik datang dari penyaluran susulan tahap ketiga (Juli–September 2025). Sejumlah KPM melaporkan bahwa bansos PKH dan BPNT susulan sudah mulai cair di berbagai daerah.
“Alhamdulillah, ada yang sudah cair untuk komponen lansia Rp600.000 di kartu KKS Bank BRI terbitan tahun 2020,” ujar narator channel. Selain itu, beberapa penerima juga melaporkan pencairan di bank lain, seperti BSI, BNI, Mandiri, dan BRI.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Oktober 2025: Jadwal Pencairan, BPNT Susulan, dan KKS Baru
Laporan pencairan tersebut bervariasi:
- Bank Mandiri: Rp2.200.000 untuk tahap kedua dan ketiga.
- Bank BSI: Rp975.000 untuk susulan BPNT.
- Bank BRI: Rp1.500.000 untuk PKH komponen anak sekolah dan lansia.
- Bank BNI: Rp950.000 dicairkan pada 6 Oktober 2025.
“Walau belum serentak di seluruh wilayah Indonesia, tapi proses pencairan terus berjalan bertahap,” ujar admin Cek Bansos.
Kemensos Fokus pada Validasi dan Peralihan Data
Kemensos diketahui tengah melakukan validasi data penerima bansos di seluruh daerah. Proses ini mencakup pembaruan data DTKS, verifikasi rekening penerima baru, serta penggantian kartu KKS lama bagi penerima yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos Indonesia.
Langkah ini penting untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan mencegah adanya data ganda atau penerima tidak layak. Karena itu, penerima disarankan rutin mengecek data dan memperbarui informasi kependudukan agar tetap terdaftar sebagai penerima aktif.
Masyarakat Diimbau Sabar dan Waspada Hoaks
Channel Cek Bansos menutup laporannya dengan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi palsu mengenai pencairan bansos.
“Informasi yang valid hanya bersumber dari Kemensos dan bisa dicek langsung di SIKS-NG. Jangan percaya kabar dari grup WhatsApp atau media sosial yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.
Dengan demikian, hingga 6 Oktober 2025, pencairan PKH dan BPNT tahap keempat masih dalam tahap persiapan, sementara bantuan susulan tahap ketiga mulai tersalurkan secara bertahap di sejumlah daerah