Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

BSU 2025 Cair Lewat Bank Himbara, Bukan Bank Swasta: Penerima Diminta Segera Ubah Rekening

Ichaa Melinda Putri • Senin, 20 Oktober 2025 | 20:00 WIB
BSU 2025 Cair Lewat Bank Himbara, Bukan Bank Swasta: Penerima Diminta Segera Ubah Rekening
BSU 2025 Cair Lewat Bank Himbara, Bukan Bank Swasta: Penerima Diminta Segera Ubah Rekening

BLITAR-Pemerintah menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 hanya akan disalurkan melalui bank-bank milik negara atau Bank Himbara, yakni BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI (khusus wilayah Aceh). Pekerja yang masih menggunakan rekening bank swasta diimbau segera melakukan perubahan agar tidak tertunda dalam pencairan bantuan sebesar Rp600.000.

BSU Ketenagakerjaan tahun 2025 merupakan salah satu program perlindungan sosial pemerintah bagi pekerja aktif peserta BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini diberikan sebesar Rp300.000 per bulan untuk dua bulan, dan dicairkan sekaligus Rp600.000 ke rekening penerima.

Penyaluran Hanya Lewat Bank Himbara

Dalam pengumuman resminya, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa penyaluran BSU tidak dilakukan melalui bank swasta mana pun, melainkan hanya lewat jaringan bank pemerintah.
Adapun daftar resmi bank penyalur BSU 2025 meliputi:

“Bank swasta tidak digunakan dalam penyaluran BSU. Peserta yang masih menggunakan rekening di luar Bank Himbara diminta segera mengubah rekeningnya,” tulis BPJS Ketenagakerjaan dalam pengumumannya.

Cara Mengubah Rekening agar BSU Cair

Bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang belum memiliki rekening di bank penyalur, pemerintah menyediakan opsi pembukaan rekening baru secara online.
Contohnya, untuk Bank BRI, penerima bisa mengunduh aplikasi BRImo, sedangkan untuk bank lain seperti BNI, Mandiri, atau BTN, proses pembukaan rekening dapat dilakukan melalui aplikasi digital resmi masing-masing bank.

Bagi pekerja di luar Aceh disarankan tidak menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI) karena sistemnya sering mengalami gangguan teknis. “Untuk wilayah Aceh, penggunaan BSI masih diperbolehkan. Tapi untuk daerah lain, sebaiknya gunakan BRI, BNI, Mandiri, atau BTN agar pencairan lancar,” ujar salah satu narasumber dalam video penjelasan resmi.

BPJS Ketenagakerjaan memberi batas waktu tertentu bagi peserta untuk memperbarui data rekening mereka. Setelah formulir diisi, peserta akan diarahkan untuk memasukkan nomor rekening baru sesuai bank penyalur yang ditunjuk.

Gunakan Kanal Resmi, Waspada Penipuan

Peserta diminta berhati-hati terhadap berbagai situs dan pesan palsu yang mengatasnamakan BSU. BPJS Ketenagakerjaan menegaskan bahwa satu-satunya portal resmi untuk informasi BSU adalah melalui situs bsubpjsketenagakerjaan.go.id

Baca Juga: BSU 2025 Cair Bertahap, Ini Penjelasan Kemnaker soal Jadwal dan Penyebab Keterlambatan

Selain itu, pengumpulan data peserta dilakukan hanya melalui aplikasi SIPP (Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan) yang dapat diakses oleh petugas HRD atau operator perusahaan yang ditunjuk. Masyarakat umum tidak memiliki akses langsung ke aplikasi tersebut.

“BSU tidak dikonfirmasi lewat WhatsApp, Telegram, atau pesan pribadi. Semua informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan,” tegas lembaga tersebut.

Untuk pengaduan atau klarifikasi, peserta juga dapat menghubungi Call Center 175 atau datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan terdekat.

Cegah Keterlambatan Pencairan

Perubahan rekening menjadi langkah penting agar proses pencairan BSU tidak tertunda. Sebab, data rekening yang tidak sesuai atau tidak aktif menjadi salah satu penyebab utama dana bantuan tidak dapat ditransfer.

Kemnaker menegaskan, bantuan hanya akan disalurkan ke rekening atas nama yang sesuai dengan data KTP peserta. Jika terjadi perbedaan nama atau rekening sudah tidak aktif, maka dana akan dikembalikan ke pemerintah dan pencairan tertunda hingga data diperbarui.

Oleh karena itu, pekerja yang telah dinyatakan lolos verifikasi BSU 2025 diimbau segera melakukan pembaruan data sebelum batas waktu yang ditentukan.

BSU Rp600 Ribu Dibayar Sekaligus

Pemerintah memastikan bantuan subsidi upah tahun 2025 dibayar sekaligus sebesar Rp600.000, bukan per bulan. Penyaluran dilakukan melalui kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Ketenagakerjaan, dengan dukungan perbankan nasional.

Program BSU diharapkan dapat membantu pekerja berpenghasilan rendah memenuhi kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga barang menjelang akhir tahun. Pemerintah pun berpesan agar penerima menggunakan bantuan tersebut secara bijak.

“Gunakan dana bantuan untuk kebutuhan penting, bukan konsumtif. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada para pekerja aktif,” tegas Kemnaker dalam pernyataannya.

Dengan mengikuti seluruh prosedur resmi dan menggunakan rekening di Bank Himbara, pencairan BSU 2025 diharapkan berjalan lancar tanpa hambatan.

Editor : Anggi Septian A.P.
#rekening bsu #BPJS Ketenagakerjaan #bank Himbara #BSU 2025 #bantuan subsidi upah