BLITAR-Kabar baik datang bagi masyarakat yang menantikan pembukaan tes CPNS 2026. Setelah satu tahun tidak ada rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 2025, peluang untuk kembali mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin terbuka lebar.
Konten kreator edukasi ASN, Mr. Mili, mengungkapkan dalam video terbarunya bahwa tanda-tanda dibukanya tes CPNS tahun 2026 sudah mulai terlihat. Sejumlah kementerian dan lembaga, baik di tingkat pusat maupun daerah, disebut telah mengajukan usulan kebutuhan pegawai ke Kementerian PAN-RB.
“Kalau sudah ada usulan kebutuhan dari instansi, biasanya tak lama lagi tes CPNS akan diselenggarakan,” ujar Mr. Mili dalam unggahan videonya.
Angin Segar bagi Calon ASN
Menurutnya, penyelesaian pengangkatan tenaga honorer dan PPPK yang ditarget rampung pada Oktober 2025 menjadi faktor penting dibukanya kembali rekrutmen CPNS. Dengan begitu, pemerintah tidak lagi terbebani persoalan status tenaga non-ASN.
Selain itu, masih banyaknya formasi kosong dari seleksi CPNS 2024—yakni sekitar 400 ribu kuota—menjadi alasan kuat kebutuhan ASN baru. “Belum lagi 13 kementerian baru di pemerintahan Presiden Prabowo tentu memerlukan tambahan SDM yang kompeten,” jelasnya.
Faktor lain yang mendorong kebutuhan pegawai baru adalah tingginya angka pensiun ASN setiap tahun. Dengan banyaknya posisi kosong akibat purna tugas, pemerintah dipastikan akan membuka lowongan baru pada tes CPNS 2026.
Persiapan Dokumen dari Sekarang
Mr. Mili menegaskan pentingnya menyiapkan berkas sejak dini agar pelamar tidak tergesa-gesa saat pendaftaran dibuka. Beberapa dokumen yang wajib disiapkan antara lain:
- Kartu Keluarga (KK) yang sudah tersinkron dengan Dukcapil.
- e-KTP berbentuk fisik, bukan KTP digital.
- Ijazah asli (bukan SKL) dan transkrip nilai.
- Pas foto berlatar merah ukuran 4x6 dalam format digital (JPG).
- Akte kelahiran dari Disdukcapil.
- Akun e-Meterai untuk kebutuhan tanda tangan elektronik dokumen lamaran.
“Pastikan semua berkas hasil scan adalah dokumen asli, bukan fotokopian atau legalisir. Jika tidak, bisa langsung gugur di tahap administrasi,” tegasnya.
Tahapan Tes CPNS 2026
Tes CPNS memiliki tiga tahap utama. Pertama, pendaftaran online melalui laman resmi sscasn.bkn.go.id
. Pelamar wajib membuat akun baru setiap periode seleksi karena data tahun sebelumnya dihapus.
Tahap kedua adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem CAT yang terdiri atas tiga komponen:
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
- Tes Intelegensi Umum (TIU)
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Peserta harus melampaui passing grade untuk masing-masing kategori: TWK minimal 65, TIU minimal 80, dan TKP minimal 166 poin. “Kalau ada satu nilai di bawah passing grade, otomatis gugur,” jelas Mr. Mili.
Tahap ketiga adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang menyesuaikan formasi. Misalnya, untuk formasi guru akan ada praktik mengajar, sedangkan penjaga tahanan harus melalui tes kesamaptaan dan psikotes.
Menariknya, nilai SKD tahun 2024 disebut masih bisa digunakan kembali pada periode tes CPNS 2026, asalkan aturan rekrutmen tidak berubah.
Tips Lolos Seleksi
Agar lebih siap menghadapi seleksi, Mr. Mili membagikan sejumlah strategi:
- Tentukan instansi dan formasi yang ingin dilamar sejak awal.
- Pelajari syarat dan tahapan seleksi dengan cermat.
- Siapkan dokumen lengkap sebelum pendaftaran dibuka.
- Fokus berlatih soal SKD-CAT karena tahap ini paling banyak menggugurkan peserta.
- Perbanyak latihan dan tryout secara berkala agar terbiasa dengan pola soal.
“Belajarlah bertahap mulai sekarang, jangan menunggu tes dibuka. Yang penting konsisten dan teliti dalam setiap tahapnya,” pesannya.
Dengan berbagai indikasi dan persiapan yang mulai dilakukan pemerintah, peluang besar terbuka bagi masyarakat untuk menjadi bagian dari ASN tahun depan. Maka, bagi yang sudah menanti lama, saatnya mulai bersiap menyambut tes CPNS 2026.
Editor : Anggi Septian A.P.