Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Presiden Prabowo Tambah BLT 2025: 35 Juta Keluarga Dapat Rp900 Ribu Sekaligus Mulai Pekan Depan

Findika Pratama • Kamis, 23 Oktober 2025 | 00:15 WIB
Presiden Prabowo Tambah BLT 2025: 35 Juta Keluarga Dapat Rp900 Ribu Sekaligus Mulai Pekan Depan
Presiden Prabowo Tambah BLT 2025: 35 Juta Keluarga Dapat Rp900 Ribu Sekaligus Mulai Pekan Depan

BLITAR — Kabar baik bagi masyarakat penerima bantuan sosial. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan yang mulai dicairkan pekan depan, bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Program ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah untuk melindungi daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi global, sekaligus menandai evaluasi satu tahun kinerja pemerintahan yang fokus pada kesejahteraan rakyat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, total ada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) yang akan menerima BLT sebesar Rp900.000. Bantuan tersebut mencakup periode Oktober hingga Desember 2025 dan dicairkan dalam satu kali penyaluran.

“Keluarga penerima manfaat akan menerima BLT sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan sekaligus. Pencairannya bisa dilakukan melalui rekening bank yang sudah ditentukan atau melalui kantor pos,” ujar Teddy di Jakarta, Senin (20/10).

Efisiensi Anggaran Jadi Sumber Dana BLT 2025

Teddy menjelaskan bahwa tambahan BLT ini merupakan hasil efisiensi anggaran pemerintah di awal tahun 2025. Pemerintah berhasil mengoptimalkan belanja negara tanpa menambah beban APBN, sehingga sebagian hasil efisiensi dialihkan untuk program perlindungan sosial.

“BLT tiga bulan ini adalah hasil dari efisiensi anggaran yang pemerintah laksanakan di awal tahun. Totalnya untuk 35,4 juta keluarga penerima manfaat,” kata Teddy.

Langkah ini menunjukkan bahwa kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo tetap disiplin namun responsif terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Pemerintah menilai bantuan langsung tunai menjadi cara tercepat untuk menyalurkan manfaat ekonomi secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Cair Mulai Pekan Depan Lewat Bank dan Kantor Pos

Berdasarkan jadwal resmi, BLT 2025 akan mulai dicairkan pada Senin pekan depan. Penerima dapat mencairkan bantuan melalui bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, serta PT Pos Indonesia bagi penerima yang tidak memiliki rekening.

Mekanisme penyaluran disesuaikan dengan data yang telah diverifikasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Penerima bantuan bisa memeriksa status penyalurannya secara mandiri melalui situs cekbansos.kemensos.go.id

Baca Juga: Oligarki Menguasai Indonesia: Bagaimana Danantara, Patriot Bond, dan Jaringan Bisnis Rezim Prabowo Menguras APBN untuk Segelintir Elit
atau aplikasi Cek Bansos di smartphone.

Cara mengeceknya pun mudah:

Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.

Pilih wilayah sesuai alamat KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa).

Masukkan nama lengkap sesuai identitas dan kode captcha yang tertera.

Klik tombol Cari Data. Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima dan jenis bantuannya.

Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi dari pihak yang mengaku dapat mempercepat proses pencairan. Pemerintah memastikan penyaluran dilakukan tanpa potongan dan langsung ke rekening penerima.

Program Prioritas Pemerintah untuk Jaga Daya Beli

Tambahan BLT 2025 ini merupakan bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional menjelang akhir tahun. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan konsumsi rumah tangga, terutama pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

“Presiden ingin agar ekonomi tetap tumbuh dan rakyat kecil tetap bisa berbelanja kebutuhan pokok di tengah kenaikan harga barang,” ungkap Teddy.

Selain memberikan manfaat langsung bagi penerima, program BLT juga memiliki efek berganda terhadap ekonomi daerah. Perputaran uang di tingkat lokal diharapkan mampu memperkuat aktivitas usaha mikro dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah.

Pemerintah menegaskan, kebijakan ini bukan hanya bentuk empati sosial, melainkan langkah strategis memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pemerataan daya beli. “Dengan tambahan BLT ini, kita berharap akhir tahun 2025 menjadi momentum penguatan kesejahteraan rakyat sekaligus evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo,” tutup Teddy.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#cek bansos kemensos #bantuan langsung tunai #efisiensi anggaran #Prabowo Subianto #BLT 2025