Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

SBY Dukung Kenaikan Gaji ASN 2025: Harus Sesuai Kemampuan Fiskal Negara

Findika Pratama • Jumat, 24 Oktober 2025 | 17:16 WIB
SBY Dukung Kenaikan Gaji ASN 2025: Harus Sesuai Kemampuan Fiskal Negara
SBY Dukung Kenaikan Gaji ASN 2025: Harus Sesuai Kemampuan Fiskal Negara

BLITAR — Isu kenaikan gaji ASN 2025 kembali menjadi sorotan publik. Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara mengenai pentingnya penyesuaian gaji bagi aparatur negara, termasuk TNI, Polri, guru, dan pensiunan. Menurutnya, kenaikan gaji harus menjadi agenda tahunan pemerintah sebagai bentuk keadilan di tengah meningkatnya biaya hidup akibat inflasi.

Dalam pernyataannya, SBY menegaskan bahwa setiap tahun terjadi kenaikan harga barang dan jasa, yang secara langsung menurunkan daya beli masyarakat bila pendapatan tidak ikut naik. “Kalau gaji tidak dinaikkan setiap tahun, maka penghasilan ASN, TNI, Polri, guru, dan pensiunan akan menurun. Itu tentu tidak adil,” ujarnya.

SBY yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu menyampaikan, partainya berkomitmen untuk memperjuangkan kenaikan gaji ASN 2025 bila mendapat kepercayaan rakyat di parlemen dan pemerintahan. “Bagi kami itu penting. Jika Demokrat kembali kuat di DPR dan masuk pemerintahan, ini menjadi agenda perjuangan agar taraf hidup rakyat terus meningkat,” tambahnya.

Gaji Naik Harus Sesuai Kemampuan Fiskal Negara

Meski mendorong kenaikan gaji, SBY juga menekankan bahwa kemampuan keuangan negara tetap harus menjadi pertimbangan utama. “Fiskal kita jangan diabaikan, jangan dilupakan. Penyesuaian gaji ASN, TNI, Polri, guru, dan pensiunan harus tetap memperhatikan kemampuan fiskal negara,” jelasnya.

Pernyataan SBY ini datang di tengah meningkatnya perbincangan publik tentang kebijakan kenaikan gaji ASN dan pensiunan tahun 2025 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Isu ini menjadi hangat setelah beberapa kalangan berharap ada penyesuaian gaji signifikan menyusul inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok selama beberapa bulan terakhir.

Menurut pengamat ekonomi, wacana yang disampaikan SBY selaras dengan kebutuhan reformasi birokrasi dan peningkatan kesejahteraan aparatur negara. Penyesuaian gaji diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi dan semangat kerja ASN yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik.

Dari Pameran Seni ke Pesan Perdamaian

Selain membahas isu ekonomi dan kesejahteraan, SBY juga menghadiri pameran lukisan bertema “Art for Peace and a Better Future” yang digelar oleh Komunitas Seni SBY. Acara tersebut diikuti para pelukis dari berbagai daerah seperti Jakarta, Solo, Yogyakarta, dan Bandung.

Melalui pameran itu, para seniman ingin menyampaikan pesan perdamaian dan harapan akan masa depan Indonesia yang lebih baik. “Para seniman mengekspresikan pikiran, hati, dan harapan mereka agar negeri ini selalu damai,” ujar SBY.

Menurutnya, komunitas seni memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan antarelemen bangsa. “Seniman bukan hanya peduli, tetapi juga menjadi bagian dari solusi. Mereka ingin masa depan Indonesia dan dunia menjadi lebih baik,” lanjutnya.

Baca Juga: Kantor Pertanahan Kabupaten Blitar Gelar Monev SAKIP, ILASPP, dan Renstra 2025–2029

Pesan untuk Bangsa: Dari Krisis Menuju Peluang

Dalam kesempatan itu, SBY juga menyampaikan optimismenya terhadap arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangun bangsa dengan semangat persatuan. “Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, kita bisa bersama-sama melangkah from crisis to opportunity. Bangsa ini memiliki banyak sumber daya,” tuturnya.

SBY menegaskan bahwa perdamaian, dialog, dan solidaritas antarwarga harus terus dijaga. “Kita harus membangun kesadaran tinggi untuk menyambung komunikasi dan persaudaraan. Dengan dialog yang tulus, kita bisa memastikan masa depan Indonesia menjadi lebih adil dan sejahtera,” kata dia.

Pesan ini, menurut SBY, menjadi pengingat bahwa kesejahteraan tidak hanya berbicara soal ekonomi, tetapi juga tentang kedamaian sosial dan harmoni antarwarga negara. Dengan keseimbangan itu, Indonesia diharapkan mampu mencapai cita-cita menjadi bangsa besar yang makmur dan damai.

Pernyataan SBY tersebut pun menuai apresiasi dari sejumlah kalangan, terutama ASN dan pensiunan yang menanti kepastian kebijakan kenaikan gaji ASN 2025. Bagi mereka, suara tokoh nasional seperti SBY diharapkan dapat memperkuat perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur negara dan masyarakat luas.

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#Kenaikan Gaji ASN 2025 #prabowo #partai demokrat #sby