BLITAR – Kabar penting bagi para pekerja penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025. Pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan telah membuka fitur baru di portal SIPP Online (sip.bpjsketenagakerjaan.go.id) untuk melakukan pengkinian data penerima BSU. Pembaruan ini wajib dilakukan oleh pihak perusahaan atau HRD agar data rekening pekerja valid dan pencairan bantuan sebesar Rp600 ribu bisa berjalan lancar mulai 5 Juni 2025.
Melalui tutorial yang diunggah kanal Edgar Tutorial, dijelaskan langkah-langkah lengkap cara update data BSU 2025 menggunakan akun SIPP Online. Sistem ini menjadi penghubung antara perusahaan, BPJS Ketenagakerjaan, dan Kementerian Ketenagakerjaan untuk verifikasi data penerima bantuan subsidi upah.
Login ke SIPP BPJS Ketenagakerjaan untuk Update Data BSU 2025
Langkah pertama, pihak HRD atau admin perusahaan harus masuk ke situs resmi sip.bpjsketenagakerjaan.go.id. Portal ini hanya dapat diakses oleh perwakilan perusahaan yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.
Login menggunakan username dan password yang telah dibuat sebelumnya.
Jangan lupa mengisi kode captcha sebelum menekan tombol login.
Bagi perusahaan yang belum memiliki akun, wajib membuat akun baru terlebih dahulu.
Setelah berhasil masuk, pengguna akan menemukan menu terbaru bertanda “Pengkinian Data BSU 2025” yang mulai aktif sejak 5 Juni 2025. Menu ini menjadi sarana utama untuk memperbarui data peserta yang berhak menerima BSU tahun ini.
Download Template dan Isi Data Rekening Penerima BSU
Di dalam menu tersebut, perusahaan dapat mengunduh template Excel yang telah disediakan BPJS Ketenagakerjaan. File ini berfungsi untuk memperbarui informasi rekening dan kontak penerima BSU.
Bentuk file Excel tersebut sudah terkunci pada kolom tertentu. Data penting seperti NIK, nama, dan nomor peserta tidak dapat diubah karena sudah terverifikasi di sistem. Perusahaan hanya bisa memperbarui kolom nama bank, nomor rekening, dan nomor ponsel.
Baca Juga: Makna dan Wujud Cinta Tanah Air: Menanamkan Nasionalisme Sejak Dini untuk Kemajuan Indonesia
Terdapat lima bank resmi penyalur BSU 2025, yaitu:
BNI (Bank Negara Indonesia)
BRI (Bank Rakyat Indonesia)
BTN (Bank Tabungan Negara)
Mandiri
BSI (Bank Syariah Indonesia)
Untuk mengisi kolom nomor rekening, disarankan menambahkan tanda petik (‘) di depan angka agar tidak terjadi kesalahan input jika nomor rekening dimulai dengan angka nol.
Selain itu, nama rekening harus sama persis dengan nama di data peserta BPJS, termasuk gelar atau tanda baca. Bila terdapat perbedaan kecil pada nama, sistem akan menolak data tersebut dan menampilkan notifikasi pada menu “Konfirmasi Rekening”.
Upload File ke SIPP Online dan Verifikasi ke BPJS Ketenagakerjaan
Setelah data diisi lengkap, file Excel harus disimpan tanpa mengganti nama file. Perusahaan kemudian dapat mengunggahnya kembali ke sistem melalui menu upload di SIPP Online.
Langkah-langkahnya:
Klik “Pilih File” dan cari file Excel yang sudah diisi.
Tekan “Upload” untuk mengirim data ke server BPJS Ketenagakerjaan.
Pastikan nama file tidak diubah, karena sistem hanya mengenali format default yang sudah ditentukan.
Jika berhasil, sistem akan menampilkan notifikasi bahwa data sudah tersimpan dan diteruskan ke Kementerian Ketenagakerjaan.
Data yang sudah dikirim akan diverifikasi untuk memastikan kesesuaian antara nama rekening dan data peserta. Jika ditemukan perbedaan, HRD wajib memperbaikinya melalui menu Konfirmasi Rekening sebelum batas waktu verifikasi berakhir.
BSU 2025 Cair Sekali untuk Dua Bulan, Wajib Data Valid
Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa BSU 2025 hanya dicairkan satu kali, mencakup dua bulan sekaligus, yaitu Juni dan Juli 2025. Karena itu, validitas data penerima menjadi syarat mutlak agar dana bantuan tidak gagal transfer.
Penerima yang datanya valid akan langsung menerima Rp600 ribu di rekening bank penyalur atau melalui Pos Indonesia bagi yang tidak memiliki rekening.
Dengan sistem pembaruan data ini, pemerintah berharap tidak ada lagi keterlambatan pencairan seperti tahun-tahun sebelumnya. Pengkinian data SIPP menjadi langkah penting memastikan bahwa BSU diterima oleh pekerja yang benar-benar berhak.
Melalui pembaruan sistem SIPP Online BPJS Ketenagakerjaan, pencairan BSU 2025 diharapkan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan bebas kendala administrasi. Para pekerja diimbau untuk segera memastikan bahwa perusahaan tempat mereka bekerja telah memperbarui data rekening sesuai instruksi terbaru per 5 Juni 2025.
BSU tahun ini menjadi salah satu program penting pemerintah untuk menjaga daya beli pekerja berpenghasilan rendah sekaligus memperkuat pemulihan ekonomi nasional.