BLITAR — Kabar gembira bagi masyarakat penerima bantuan sosial. Pemerintah kembali menyalurkan BLT Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mulai 1 November 2025. Pencairan bantuan dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, serta Kantor Pos, sesuai dengan data DTKS Kementerian Sosial.
Sejumlah warga di berbagai daerah melaporkan dana BLT Kesra sudah masuk ke rekening mereka melalui aplikasi BRImo, BNI Mobile, maupun pengecekan di ATM dan agen bank terdekat. Berdasarkan pantauan kanal YouTube Cek Bansos, setidaknya 50 kabupaten dan kota di Indonesia telah mulai mencairkan bantuan tersebut.
Pemerintah memastikan program BLT Kesra Rp900 ribu ini menyasar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta warga non-penerima yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kriteria Penerima dan Mekanisme Penyaluran
BLT Kesra Rp900.000 diberikan kepada masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah berdasarkan data DTKS. Penyaluran dilakukan melalui dua jalur utama, yakni perbankan dan kantor pos, bergantung pada status penerima.
Bagi penerima yang telah memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), baik lama maupun baru, bantuan disalurkan langsung ke rekening masing-masing. Kelompok ini mencakup penerima PKH, BPNT, maupun yang menerima keduanya. Dana bisa diambil melalui ATM, agen bank, atau ditransfer ke aplikasi perbankan digital.
Sementara itu, penerima yang belum memiliki KKS atau belum pernah menerima bansos sebelumnya akan menerima dana melalui Kantor Pos. Mekanisme ini disiapkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah pedesaan atau terpencil yang belum memiliki akses perbankan. Petugas pos akan melakukan verifikasi data sebelum menyalurkan uang tunai secara langsung kepada penerima manfaat.
Wilayah yang Sudah Mencairkan BLT Kesra Rp900 Ribu
Penyaluran terbesar BLT Kesra terpantau di Pulau Jawa, diikuti wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Indonesia Timur.
Di Pulau Jawa, daerah yang telah mencairkan bantuan antara lain Kota Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Cimahi, Sleman, Pekalongan, Madiun, Bantul, Sragen, Depok, Bogor, Grobogan, Probolinggo, Sidoarjo, Kediri, Sukabumi, Blitar, Tangerang, dan Klaten.
Untuk wilayah Sumatera, bantuan telah tersalurkan di Pekanbaru, Banyuasin, dan Jambi. Sedangkan di luar Jawa dan Sumatera, penyaluran berlangsung di Denpasar, Pontianak, Samarinda, Badung, Bontang, Ambon, Balikpapan, Makassar, Palu, serta beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Proses penyaluran di wilayah lain akan terus berlanjut hingga seluruh penerima mendapatkan haknya. Kementerian Sosial menargetkan seluruh pencairan rampung sebelum pertengahan November 2025.
Imbauan Kemensos dan Cara Cek Penerima
Kementerian Sosial mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan tautan palsu atau situs tidak resmi yang mengatasnamakan “cek bansos”. Beberapa situs ilegal bahkan disinyalir memuat game online atau iklan yang berpotensi merugikan pengguna.
Informasi resmi hanya dapat diakses melalui situs cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos Kemensos RI yang tersedia di Google Play Store. Masyarakat cukup memasukkan NIK dan alamat sesuai KTP untuk memastikan apakah terdaftar sebagai penerima BLT Kesra Rp900 ribu.
Kemensos juga menegaskan, penyaluran bantuan tidak dipungut biaya. Bila ditemukan pungutan liar atau permintaan data pribadi di luar prosedur resmi, masyarakat diminta segera melapor ke aparat desa atau kantor dinas sosial terdekat.
Program Bantuan Lain yang Juga Cair
Selain BLT Kesra, pemerintah juga menyalurkan PKH Tahap IV dan BPNT Oktober–Desember 2025. Bank penyalur seperti BSI, Mandiri, BNI, dan BRI melaksanakan pencairan secara bergilir mulai 25 Oktober hingga awal November 2025.
Melalui kombinasi tiga bantuan tersebut — PKH, BPNT, dan BLT Kesra — pemerintah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah peningkatan harga pangan dan energi. Program ini juga menjadi bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan ekstrem yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan cairnya BLT Kesra Rp900 ribu, masyarakat diharapkan dapat menggunakan bantuan ini secara bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok dan mendukung stabilitas ekonomi keluarga menjelang akhir tahun.
Editor : Anggi Septian A.P.