BLITAR – Kabar gembira bagi para guru di Indonesia. Tunjangan Profesi Guru (TPG) triwulan 4 2025 sudah resmi cair dan mulai masuk ke rekening guru non-ASN di beberapa daerah. Pencairan pertama dilaporkan terjadi di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, dan Lombok pada 6 November 2025.
Informasi TPG triwulan 4 2025 cair ini pertama kali viral di media sosial setelah para guru netizen membagikan tangkapan layar bukti transfer di rekening mereka. Seorang guru TK non-ASN di Bank BTN Kota Semarang melaporkan menerima pencairan sekitar Rp5,7 juta pada 6 November 2025 pukul 16.00 sore.
Pencairan TPG triwulan 4 2025 ini sesuai dengan jadwal yang tertera dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Pemberian Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru Aparatur Sipil Negara. Dalam peraturan tersebut, jadwal pembayaran triwulan 4 dimulai pada November 2025.
Daerah Mana Saja yang Sudah Cair
Selain Semarang, TPG triwulan 4 2025 cair juga dilaporkan di Lombok. Seorang kepala sekolah SMP swasta yang menggunakan Bank BNI mengonfirmasi bahwa tunjangannya sudah masuk pada sore hari tanggal 6 November 2025.
Di kolom komentar media sosial, banyak guru dari berbagai daerah yang ikut mengonfirmasi pencairan ini. Seorang kepala sekolah TK non-ASN juga menyampaikan rasa syukurnya karena TPG triwulan 4 sudah masuk ke rekeningnya.
Namun, tidak semua daerah menerima pencairan secara bersamaan. Hal ini wajar karena mekanisme penyaluran TPG memang dilakukan bertahap sesuai dengan validasi data dan koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah masing-masing.
Baca Juga: Musim Hujan, Perbaikan Jalan Penghubung Desa Slorok-Karangrejo di Blitar Dikebut
Mekanisme Pencairan Langsung dari APBN
Wakil Menteri Keuangan dalam konferensi pers sebelumnya menjelaskan bahwa mulai tahun 2025, penyaluran tunjangan profesi guru dilakukan langsung dari APBN ke rekening masing-masing guru. Ini merupakan tahun pertama sistem baru ini diterapkan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.
"Realisasi sampai dengan Agustus sudah mencapai 50 persen. Pencairan tahap 1 dan tahap 2 sebesar 33,3 triliun rupiah, atau sekitar 50 persen dari total TPG yang dialokasikan sebesar 66,9 triliun rupiah," ungkap Wakil Menteri.
Sistem penyaluran langsung ini memastikan TPG sampai tepat waktu, tepat jumlah, dan dapat meningkatkan kesejahteraan guru secara nyata. Para guru tidak perlu lagi khawatir dengan keterlambatan atau potongan tidak resmi karena dana langsung masuk ke rekening pribadi.
Besaran TPG yang Diterima
Berdasarkan laporan yang beredar, guru non-ASN di Semarang menerima pencairan sekitar Rp5,7 juta untuk TPG triwulan 4 2025. Besaran ini sesuai dengan ketentuan bahwa tunjangan sertifikasi guru non-ASN sebesar Rp2 juta per bulan, sehingga untuk tiga bulan (triwulan 4: Oktober, November, Desember) totalnya mencapai Rp6 juta sebelum dipotong pajak dan BPJS.
Untuk guru ASN, besaran TPG mengikuti gaji pokok masing-masing, sehingga jumlah yang diterima bervariasi tergantung golongan dan masa kerja.
Bagi yang Belum Cair, Bersabar dan Cek SKTP
Bagi guru yang belum menerima pencairan TPG triwulan 4 2025, diharapkan untuk bersabar karena proses pencairan dilakukan secara bertahap. Yang terpenting adalah memastikan SKTP (Surat Keputusan Tunjangan Profesi) sudah terbit dan valid.
Baca Juga: Manfaat Sentuh Tanahku, Urus Sertipikat Tanah Lebih Cepat dan Praktis
Jika SKTP sudah terbit dan valid, maka pencairan tinggal menunggu waktu. Biasanya penyaluran dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah dan bank yang digunakan.
Langkah yang Harus Dilakukan
Para guru diminta untuk rajin mengecek rekening, terutama pada hari kerja Senin hingga Jumat. Pencairan biasanya dilakukan pada jam kerja bank, mulai pagi hingga sore hari.
Pastikan juga untuk mengecek status SKTP melalui portal Info GTK atau berkonsultasi dengan operator sekolah. Jika ada kendala seperti kode error 02 atau 16, segera koordinasikan dengan dinas pendidikan setempat untuk perbaikan data.
Guru juga diminta untuk tidak mudah percaya dengan informasi hoaks. Selalu cek informasi dari kanal resmi Kemendikbud atau Info GTK. Jika ada pertanyaan, hubungi operator sekolah atau dinas pendidikan setempat.
Baca Juga: Kementerian ATR BPN Raih Top GPR Award Dua Tahun Beruntun
Apresiasi Pemerintah
Pencairan TPG triwulan 4 2025 yang tepat waktu ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru. Dengan sistem penyaluran langsung dari APBN, transparansi dan akuntabilitas pencairan tunjangan semakin terjamin.
Para guru di daerah lain yang belum menerima pencairan diminta untuk terus memantau rekening mereka dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari Kemendikbud. Pencairan bertahap akan terus dilakukan hingga semua guru yang berhak mendapatkan haknya. (*)