BLITAR - Kabar gembira datang bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 mulai cair secara bertahap di berbagai daerah sejak 9 November 2025. Informasi pencairan ini ramai dibagikan warga di media sosial, terutama penerima bantuan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI.
Berdasarkan pantauan berbagai unggahan warga, pencairan kali ini menyasar sejumlah daerah seperti Sukoharjo, Bekasi, Tangerang, Tarakan, hingga Bolang Selatan. Nominal bantuan yang diterima pun bervariasi, mulai dari Rp600.000 hingga Rp1.200.000 tergantung pada komponen bantuan yang diterima penerima manfaat.
Seorang warga melaporkan, “Alhamdulillah, KKS baru mencair sore ini. PKH balita Rp750.000,” tulisnya dalam unggahan yang diunggah sekitar pukul 14.56 WIB, 9 November 2025. Informasi tersebut sontak disambut antusias warganet lain yang juga sedang menunggu giliran pencairan.
PKH Komponen Anak dan Balita Mulai Masuk Rekening
Selain untuk penerima BPNT murni, bantuan PKH komponen anak sekolah dan balita juga mulai masuk ke rekening KKS. Salah satu warga dari Kalimantan Utara menyebut bahwa dana PKH anak SD kelas 1 sebesar Rp225.000 telah masuk ke rekeningnya.
“PKH anak SD sudah cair hari ini, Bank BNI Kota Tarakan,” tulisnya pada unggahan yang diunggah pukul 13.11 WIB.
Sementara di wilayah Tangerang Kota, warga dengan KKS lansia tahun 2017 juga mengonfirmasi bahwa pencairan PKH plus BPNT sudah bisa ditarik tunai sebesar Rp1,2 juta. Sebagian dana dapat ditarik langsung sebesar Rp1 juta, sementara sisanya Rp200 ribu baru bisa dicairkan keesokan harinya.
Unggahan serupa juga datang dari Bekasi Utara. “Alhamdulillah, PKH KKS lama tahap keempat wilayah Bekasi Utara sudah cair Rp1 juta,” tulis penerima bantuan pada 9 November pukul 14.29 WIB. Unggahan tersebut menandai bahwa penerima dari KKS lama tahun 2018–2020 juga mendapat giliran pencairan.
BPNT Murni dan KKS 2017 Ikut Cair
Tak hanya penerima PKH, BPNT murni pun ikut cair. Berdasarkan laporan warganet, saldo Rp600.000 sudah masuk di sejumlah rekening penerima BPNT di berbagai daerah. Salah satu penerima menyebut, “BPNT BNI cair-cair, alhamdulillah semoga bermanfaat,” sambil membagikan bukti penarikan tunai melalui ATM.
Sementara itu, di Sukoharjo, Jawa Tengah, penerima dengan KKS tahun 2020 dan 2018 juga melaporkan pencairan ganda, yaitu PKH plus BPNT sebesar Rp600.000 hingga Rp1 juta. Pencairan ini berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB. Warga mengaku bersyukur karena pencairan kali ini berlangsung lancar tanpa antre panjang di mesin ATM.
Kabar serupa juga datang dari Bolang Selatan, di mana penerima PKH Bank BNI menyebut sudah menerima bantuan senilai Rp600.000. Beberapa penerima menyebut nominalnya berbeda tergantung pada komponen bantuan yang diterima, seperti anak SD, balita, atau lansia.
Pencairan Bertahap, Penerima Diminta Cek Rekening Secara Rutin
Hingga Minggu sore (9/11), unggahan kabar pencairan masih terus bermunculan setiap beberapa menit di berbagai grup dan forum daring. Banyak penerima yang mengaku sudah menerima notifikasi saldo masuk, sementara sebagian lainnya masih menunggu giliran.
“Bagi yang belum cair, jangan panik dulu. Biasanya penyaluran bertahap,” tulis salah satu admin komunitas penerima bansos di Facebook. Ia juga mengimbau agar para penerima tidak mudah percaya hoaks atau postingan yang belum terverifikasi.
Kementerian Sosial sendiri belum mengumumkan jadwal resmi nasional untuk pencairan tahap keempat ini. Namun, berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, penyaluran biasanya dilakukan bertahap antarbank penyalur seperti BNI, BRI, dan Mandiri.
Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar laporan menunjukkan pencairan lebih dulu dilakukan untuk rekening KKS Bank BNI, disusul bank lainnya beberapa hari kemudian. Warga diminta rutin mengecek saldo melalui ATM atau aplikasi resmi masing-masing bank untuk memastikan status bantuan.
Harapan agar Bank Lain Segera Menyusul
Meski mayoritas penerima BNI sudah mulai menerima dana bantuan, banyak penerima dari bank lain seperti BRI dan Mandiri yang berharap segera menyusul. “Semoga bank lain menyusul ya, biar semua bisa kebagian sebelum akhir bulan,” tulis salah satu penerima di grup komunitas.
Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan, disarankan untuk tidak tergesa menarik kesimpulan bahwa bantuan gagal cair. Sebab, berdasarkan pengalaman pencairan sebelumnya, proses transfer dilakukan secara bertahap hingga 10 hari kerja.
Pencairan PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 ini menjadi penutup tahun yang dinanti banyak keluarga penerima manfaat. Dengan bantuan tersebut, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dasar jelang akhir tahun.
Editor : Dimas Galih Nur Hendra Saputra